Isyana Sarasvati (Sumber gambar: Isyana Sarasvati Official Instagram)

Enggak Biasa, Isyana Sarasvati Tunggangi Reog Ponorogo saat Konser di Surabaya

17 July 2022   |   22:01 WIB

Penyanyi Isyana Sarasvati mencuri perhatian publik berkat aksinya yang tak biasa saat konser. Dalam konser bertajuk Lexiconcert yang digelar di DBL Arena Surabaya pada Jumat (15/7/2022) malam, dia tampak menunggangi Reog Ponorogo pada salah satu aksinya.

Hal itu terlihat dalam satu unggahan warganet di Twitter yang menonton konser tersebut. Dengan penampilannya yang bertema gothic, Isyana tampak menikmati saat menunggangi Reog Ponorogo sambil menyapa para penonton di sekitarnya.
 

Aksinya itu pun menuai banyak respon positif dari warganet di media sosial. Tak sedikit dari mereka yang menilai bahwa aksi Isyana menunggangi Reog adalah konsep yang out of the box dalam sebuah konser.

"Reognya yang jadi keren karena dinaikin Isyana atau Isyana jadi keren karena naik reog?," tulis akun @Annauri_.

"Kata gue MAMA 2022 mending undang Isyana buat perwakilan dari Indonesia. Soalnya doi all out banget kalo soal stage performance, jangan lupa sekalian bawa suling sakti sambil digendong reog ponorogo juga," tulis akun @from_soulshine.

"Isyana Sarasvati dari yang tampil pake dress, yang nonton cewe semua, sampe sekarang tampil naik reog dandanan gothic, tampil sama Deadsquad, kacau banget sih gokil," tulis akun @jimmynakajima.

Konser Isyana di Surabaya itu merupakan bagian dari tur konser bertajuk Lexiconcert yang telah digelar sejak Juni 2022.  Dalam konsernya di Surabaya, Isyana juga menggaet band death metal DeadSquad dan tampil berduet di atas panggung membawakan lagu-lagu hit Isyana salah satunya II Sogno.

Sebelum di Surabaya, Isyana juga telah menggelar konsernya di Jakarta, Bandung, dan Semarang. Setelah di Surabaya, dia akan menggelar tur konser terakhirnya di Bali tepatnya di Taman Bhagawan, pada 22 Juli 2022.

Sementara itu, Lexicon sendiri merupakan nama album ketiga Isyana yang dirilis pada 29 November 2019 lalu. Dalam album tersebut terdapat 8 trek yakni Sikap Duniawi, Untuk Hati yang Terluka, Pendekar Cahaya, Lexicon, Ragu Semesta, Lagu Malam Hari, Biarkan Aku Tertidur dan Terima Kasih.

Berbeda dari dua album sebelumnya yang cenderung mengusung genre pop dan R&B, pada Lexicon, Isyana justru menunjukkan jati dirinya yang sesungguhnya lewat musik-musik klasik atau opera. 

Hampir semua lagu dalam album Lexicon mengusung genre neo klasik, dan satu lagu dengan genre rock progresif yang berjudul Lexicon. Di album ini, Isyana boleh dibilang berani menampilkan sisi idealisnya dalam bermusik.

Berkat album tersebut, Isyana juga berhasil menyabet beberapa penghargaan seperti Karya Produksi Progresif Terbaik Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2020 lewat lagu Sikap Duniawi, Konser Virtual Terfavorit Pahlawan Musik Lokal Jak FM 2020 lewat Lexicon Virtual Home Concert dan Video Klip Musik Terfavorit Piala Maya 2020 lewat lagu Sikap Duniawi.

Editor: Fajar Sidik 
SEBELUMNYA

Penyebab dan Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung

BERIKUTNYA

Hai Para Maba, Ada Beasiswa dari Tanoto Foundation Nih, Begini Cara Daftarnya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: