Candi Borobudur yang menjadi warisan sejarah dan budaya di Indonesia. (Sumber gambar : Borobudurpark)

Harga Tiket Bakal Naik Fantastis, Simak 4 Fakta Menarik Candi Borobudur

05 June 2022   |   18:03 WIB

Rencana kenaikan tiket ke Candi Borobudur cukup menyita perhatian publik. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan tiket untuk naik ke situs bersejarah tersebut, nanti dipatok Rp750.000 untuk wisatawan lokal dan US$100 setara Rp1,4 juta untuk wisatawan mancanegara.

Khusus pelajar, biaya tiket dikenakan Rp5.000 saja. Luhut menyampaikan bahwa ini adalah bagian dari membatasi kuota turis yang ingin naik ke Candi Borobudur. Ya, kenaikan biaya hanya untuk naik ke situs bersejarah tersebut, bukan tiket masuk kawasan Borobudur. 

Adapun saat ini, tiket masuk kawasan Candi Borobudur seharga Rp50.000 untuk dewasa dan Rp25.000 untuk anak-anak. Sementara tiket bundling Borobudur-Prambanan sebesar Rp75.000 untuk dewasa dan Rp35.000 untuk anak usia 3-10 tahun. Bagi wisatawan mancanegara yang ingin ke Borobudur, mereka dikenakan biaya tiket masuk US$25 setara Rp360.837.

Baca juga: Candi Barong, Kala Dewa Wisnu dan Dewi Sri Memelihara Bumi

Lepas dari persoalan tiket, simak fakta menarik dari Candi Borobudur berikut ini: 
 

1. Sejarah

Candi yang pernah dinobarkan sebagai 7 keajaiban dunia oleh UNESCO ini dibangun pada era Dinasti Sailendra pada 780-840 Masehi. Dijelaskan dalam situs Borobudurpark, candi Budha terbesar di dunia ini dibangun sebagai tempat pemujaan dan ziarah. 

Borobudur berisi petunjuk agar manusia menjauhkan diri dari nafsu dunia dan menuju pencerahan dan kebijaksanaan seperti ajaran Buddha. 
 

2. Penemu bukan orang Indonesia

Pasukan Inggris yang dipimpin Sir Thomas Stanford Raffles lah yang pertama kali menemukan peninggalan bersejarah ini pada 1814. Pada 1835, seluruh area candi berhasil dibersihkan. 
 

2. Gaya arsitektur

Dibangun dengan gaya Mandala, Borobudur mencerminkan alam semesta dalam kepercayaan Buddha. Struktur bangunan candir berbentuk kotak dengan empat pintu masuk dan titik pusat berbentuk lingkaran.
 

3. Ada 2 bagian dan 3 zona

Jika dilihat dari luar hingga ke dalam, Borobudur terbagi menjadi dua bagian. Antara lain bagian alam yang terdiri dari tiga zona di bagian luar, dan alam Nirwana di bagian pusat.

Zona pertama disebut Kamadhatu yang memiliki arti alam dunia yang terlihat dan sedang dialami oleh manusia sekarang.

Terdiri dari 160 relief, area ini menjelaskan hukum sebab akibat Karmawibhangga Sutra. Zona tersebut menggambarkan sifat dan nafsu manusia seperti merampok, membunuh, memperkosa, penyiksaan, dan fitnah. 

Zona kedua yakni Rupadhatu atau alam peralihan, dimana manusia telah dibebaskan dari urusan dunia. Secara keseluruhan ada 328 patung Buddha yang juga memiliki hiasan relief pada ukirannya. Sementara itu terdapat 1300 relief yang membentang sejauh 2,5 km dengan 1212 panel.

Zona terakhir adalah Arupadhatu alias alam tertinggi atau rumah Tuhan. Tiga serambi berbentuk lingkaran mengarah ke kubah di bagian pusat atau stupa yang menggambarkan kebangkitan dari dunia. 

Serambi pada bagian ini terdiri dari stupa berbentuk lingkaran yang berlubang, lonceng terbalik, berisi patung Buddha yang mengarah ke bagian luar candi. Total da 72 stupa.

Stupa terbesar yang berada di tengah, kosong dan tidak setinggi versi aslinya yang memiliki tinggi 42m diatas tanah dengan diameter 9.9m. 

Sementara itu, total ada 504 patung Buddha dengan sikap meditasi dan 6 posisi tangan yang berbeda. 

Baca juga: Menyelamatkan Candi dari Erupsi Gunung Merapi
 

4. Didampingi candi berukuran lebih kecil

Tidak jauh dari Borobudur, terdapat dua candi yang ditemukan pda awal abad ke-20. Candi tersebut adalah Candi Pawon yang berada 1,15 km dari Borobudur dan Candi mendut dengan jarak 3 km. 

Terdapat kepercayaan bahwa ada hubungan di antara ketiga candi Buddha ini. 

Editor: Dika Irawan
SEBELUMNYA

STAYC Akhirnya Punya Lightstick Resmi, Cantik Banget!

BERIKUTNYA

30 Aktor Korea Terpopuler Bulan Ini, Son Sukku My Liberation di Posisi Teratas

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: