Cuplikan film Turning Red (Sumber gambar: Disney/Pixar)

3 Alasan Wajib Menonton Film Turning Red di Disney+

15 March 2022   |   10:20 WIB

Bagi Genhype yang ingin menonton film animasi Disney, film Turning Red yang sudah tayang sejak 11 Maret 2022 ini bisa jadi film yang menarik untuk ditonton bersama keluarga. Berpusat pada kisah keluarga Asia, Turning Red melihat hubungan ibu dan anak saat menghadapi perubahan besar di masa remaja.

Digarap oleh Disney dan Pixar, Turning Red bercerita tentang Meilin Lee atau Me, remaja berusia 13 tahun yang unik dan penuh kepercayaan diri. Dia dikenal sebagai sosok yang suka menghabiskan waktu dengan teman-temannya, memiliki capaian akademis di atas rata-rata, dan dekat dengan keluarganya.

Akan tetapi, kehidupan yang cemerlang ini berubah ketika dia sadar akan perubahan kondisi yang tidak biasa. Saat remaja, Mei digambarkan akan berubah menjadi panda merah raksasa saat sulit mengendalikan emosinya. Agar dirinya bisa kembali ke tubuh manusianya, Mei harus menenangkan diri dengan bernafas dan mengendalikan emosinya.

Selain cerita ini, ada 3 alasan mengapa Genhype harus menyaksikan film animasi garapan sutradara Domee Shi ini.

 

1. Ada unsur personal

 

Cuplikan film Turning Red. (Sumber gambar: Disney/Pixar)

Cuplikan film Turning Red. (Sumber gambar: Disney/Pixar)

Domee Shi berbagi bahwa Turning Red merupakan film spesial baginya, sebab dia menjelaskan ada beberapa elemen dalam film ini yang diberikan sentuhan personal. Salah satunya adalah latar sekolah Mei dan kawan-kawannya yang terinspirasi dari tata letak gedung sekolah Domee semasa kecil.

Untuk merealisasikannya, Domee bersama tim animasi fim ini berusaha menemukan rancangan sekolah tersebut guna menciptakan animasi realistis yang mirip dengan sekolah-sekolah yang terletak di kawasan Toronto pada masa Domee bersekolah.

 

2. Terinspirasi dari anime

 

Cuplikan film Turning Red. (Sumber gambar: Disney/Pixar)

Cuplikan film Turning Red. (Sumber gambar: Disney/Pixar)

Berbeda dengan film-film Disney dan Pixar pada umumnya, Turning Red punya unsur yang menarik perhatian pecinta tayangan animasi melalui unsur anime. Ini bisa terlihat dari pemilihan warna, tekstur, hingga gaya animasinya yang mirip seperti kebanyakan film anime.

Domee bercerita bahwa referensi anime digunakan karena emosinya yang cepat dan bebas sebagaimana pengalaman yang dia rasakan saat menonton anime sejak kecil. "Gaya ini sangat tepat untuk film tentang remaja yang sedang mengalami naik turunnya emosi dengan segala perubahan suasana hatinya," jelasnya.

 

3. Unsur boyband

 

Karakter boy group 4*TOWN dalam film Turning Red. (Sumber gambar: Disney/Pixar)

Karakter boy group 4*TOWN dalam film Turning Red. (Sumber gambar: Disney/Pixar)

Tidak hanya pada tahun 1990-an, era 2000-an juga masih lekat dengan kehadiran boyband yang populer di industri musik global dan menjadi tren yang terus berkembang. Menurut Domee, unsur boyband yang menjadi obsesi Mei selama film Turning Red berjalan bisa menunjukkan sulitnya ibu Mei untuk menerima hal yang disukainya.

Untuk merancang boyband bernama 4*TOWN, Turning Red menarik musisi Billie Eilish dan FINNEAS dalam merancang lagu yang ditujukan sebagai salah satu soundtrack orisinalnya. Tidak hanya itu, FINNEAS juga berpartisipasi dalam pengisian suara salah satu karakter dalam boy band 4*TOWN.

Turning Red yang menghadirkan Rosalie Chiang, Sandra Oh, Maitreyi Ramakrishnan, Ava Morse, dan Hyein Park kini telah tayang secara daring di platform Disney+ Hotstar.


Editor: Gita Carla

SEBELUMNYA

Perhatikan 4 Hal Ini setelah Terima Paket Pesanan Online

BERIKUTNYA

Jangan Salah, Ini Perbedaan Serangan Panik dan Serangan Cemas

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: