Ilustrasi (Siddharth Bhogra on Splash)

World Hearing Day 2022: Mari Mendengarkan dengan Aman

03 March 2022   |   19:38 WIB

Menggunakan earphone atau headphone untuk menikmati musik dengan gadget sudah menjadi kebiasaan sehari-hari, terutama di kalangan generasi milenial ataupun gen Z. Padahal, penggunaan earphone atau headphone yang tidak aman dapat mengakibatkan gangguan pendengaran.

Penggunaan earphone atau headphone memang bukan satu-satunya penyebab gangguan pendengaran. Suara bising yang  terus menerus  dan suara keras dapat juga mengakibatkan gangguan pendengaran.

World Health Organization menetapkan 3 Maret sebagai World Hearing Day. Masalah pendengaran ini sudah menjadi masalah global yang harus menjadi perhatian bersama. Adapun tema The World Hearing Day 2022 adalah “To hear for life, listen with care” yang berfokus pada pentingnya menjaga pendengaran melalui cara mendengarkankan secara aman.

Pada 2021, WHO meluncurkan World Report on Hearing, yang menyoroti meningkatnya jumlah orang yang hidup dan berisiko kehilangan pendengaran.  

Seperti dikutip dari Instagram WHO Indonesia, saat ini satu dari dua orang muda berpotensi kehilangan pendengaran karena aktivitas mendengarkan yang tidak aman.
 
WHD 2022/worldhearingday.org
Adapun  beberapa gangguan pendengaran yang terjadi, seperti:
1. Gangguan pendengaran karena suara yang keras merusak telinga. Suara yang keras dapat merusak sel-sel sensorik telinga. Hal ini dapat mengakibatkan gangguan pendengaran akibat kebisingan atau telinga berdengung (tinitis).

2. Gangguan pendengaran karena kebisingan yang rutin, seperti bekerja di tempat yang bising, mendengarkan musik dengan menggunakan earphone atau headphone, mengunjungi tempat tempat yang bising, seperti klub malam atau klub kebugaran.

3. Gangguan pendengaran akibat kebisingan bersifat permanen. Gangguan pendengaran ini tidak dapat dipulihkan, dan penderita harus memakai alat bantu dengar.

Namun demikian, gangguan pendengaran akibat kebisingan ini dapat dicegah dengan menjaga pendengaran. Semakin keras suara yang kalian dengarkan, waktu mendengarkan yang aman akan semakin pendek. Dengan mengecilkan volume atau melindungi telinga, kalian dapat mendengarkan dalam waktu yang lama tanpa merusak telinga.

Untuk menjaga kesehatan pendengaran,  kalian bisa menerapkan beberapa kebiasaan mendengarkan yang aman:
  • Kecilkan volume. Atur volume agar tidak lebih dari 60%. Gunakan headphone yang pas dengan fitur peredam bising.
  • Lindungi telinga dari suara yang keras. Gunakan penyumbat telinga saat berada di tempat bising. Jauhi sumber suara sepertu pengeras suara.
  • Batasi waktu yang dihabiskan untuk menjalankan aktivitas yang bising. Saat berada di tempat yang bising, beristirahatlah secara berkala di tempat yang tenang. Batasi penggunaan harian perangkat audio pribadi.
  • Pantau tingkat pendengaran. Gunakan aplikasi untuk memantau eksposur suara. Pilih perangkat yang sudah dilengkapi fitur mendengarkan yang aman.

Apabila merasakan gangguan telinga, seperti telinga berdengung terus-menerus, kesulitan mendengarkan nada tinggi atau pembicaraan, segera temui tenaga profesional.

Editor: M R Purboyo

 

SEBELUMNYA

The Paris Apartment Jadi Buku Terlaris di AS

BERIKUTNYA

Hari Obesitas Sedunia, Ini 5 Tips untuk Jaga Berat Badan Ideal

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: