Soyeon (G)I-DLE (Dok. Soyeon (G)I-DLE Official Instagram)

Soyeon (G)I-DLE & Agensi Minta Maaf Soal Plagiarisme Lagu My Teen Girl

01 March 2022   |   17:14 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Anggota girlband K-pop (G)I-DLE, Soyeon, menyatakan permintaan maaf setelah menjiplak beberapa bagian dari lagu Wave milik boyband ATEEZ untuk menggubah lagunya berjudul Sun pada Senin (28/2/2022). Permintaan maafnya itu datang satu hari setelah dia meluncurkan lagu yang ditulisnya sendiri di program audisi MBC, My Teen Girl.

Program audisi My Teen Girl bertujuan untuk mencari bakat-bakat baru yang akan dibentuk menjadi girlband. Program ini menayangkan acara finalnya pada Minggu (27/2/2022), di mana para lineup dan nama grup diumumkan.

Selama final, para kontestan menampilkan lagu-lagu asli yang telah dibuat. Namun, salah satu lagu berjudul Sun, yang dibuat oleh Soyeon yang merupakan salah satu mentor di acara tersebut, menjadi perbincangan publik karena chorus lagu tersebut mirip dengan lagu Wave milik ATEEZ yang dirilis pada 2019.

“Saya ingin meminta maaf karena memicu kontroversi. Saya terlambat menyadari bahwa beberapa melodi di lagu Sun terdengar mirip dengan Wave. Jadi saya memberi tahu komposer lagu Wave tentang situasinya dan membuat permintaan maaf. Ke depan, saya akan lebih berhati-hati,” tulis Soyeon di platform komunitas penggemarnya.
 

Ketika lagu Sun pertama kali diluncurkan, Soyeon dan produser dari Pop Time ditulis sebagai satu-satunya komposer lagu tersebut. Namun, setelah tuduhan plagiarisme mencuat, nama produser lagu Wave, Eden-ary, tiba-tiba tertulis dalam kredit lagu.

Menanggapi hal tersebut, agensi dari Eden-ary, KQ Entertainment, menegaskan bahwa tidak ada diskusi sebelumnya tentang hal tersebut baik dengan Eden-ary atau agensi.

“Dengan tujuan menghormati karya yang melekat pada pencipta, kami meminta orang-orang untuk menahan diri dari spekulasi sembarangan dan menghentikan laporan palsu di pihak mereka,” tulis KQ Entertainment.
 

(Baca juga: Rekor Lagi, BTS Raih Sertifikat Diamond dari Asosiasi Rekaman Jepang)

Kejadian itupun ditanggapi oleh agensi Soyeon, Cube Entertainment. Melalui pernyataan resminya, pihak agensi menjelaskan bahwa penulisan nama kredit tersebut dilakukan karena mereka menganggap telah mengakui tindakan plagiarisme yang dilakukan Soyeon. 

Namun, satu jam sebelum dirilis, pihak KQ Entertainment menentang hal tersebut. Sayangnya, karena permintaan penulisan kredit ke perusahaan produksi telah dibuat, lagu tersebut akhirnya dirilis apa adanya.

“Sekali lagi, kami mohon maaf atas situasi di mana kredit diubah tanpa diskusi jelas dengan produser yang bersangkutan dan agensi mereka. Kami akan melakukan yang terbaik agar masalah ini tidak terjadi lagi,” tulis Cube Entertainment dalam pernyataan resminya.

Editor: Nirmala

SEBELUMNYA

8 Lokasi Cantik untuk Foto Prewedding

BERIKUTNYA

NFT Worlds Kembangkan Web3 Game Minecraft

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: