Ilustrasi (Sumber gambar: Tangkapan layar laman Christie's)

Lukisan Triptych 1986-7 Akan Dilelang untuk Pertama Kalinya

15 February 2022   |   12:54 WIB

Lukisan karya Francis Bacon, yakni Triptych 1986-7 akan dilelang untuk yang pertama kalinya di Christie's 20 th / 21 st Century: London Evening Sale pada 1 Maret 2022. Karya sang seniman diperkirakan memiliki harga £35.000.000-£55.000.000.

Dilihat dalam laman Balai Lelang Christie’s , Katharine Arnold, Kepala Pasca-Perang dan Seni Kontemporer Christie's Europe, menuturkan sang seniman menangkap segalanya untuk menjadi manusia.

“Tidak takut untuk meningkatkan cinta yang menggairahkan atau membawa ke depan kesedihan yang mendalam. Kemampuannya untuk menerjemahkan keseluruhan emosi kita dirangkum dengan sempurna dalam mahakarya ini, Triptych 1986-7,” katanya.

Format triptych skala besar yang langka menawarkan Bacon kesempatan untuk menelusuri kembali kehidupannya melalui peristiwa bersejarah abad ke-20, menanamkan kanvas dengan pengalaman hidupnya, kemenangannya, dan traumanya.

Karya ini akan menjadi sorotan utama dalam London Evening Sale. Tidak hanya itu, karya ini juga diyakini akan menawarkan kolektor kesempatan untuk mendapatkan yang telah disimpan dalam koleksi pribadi.

Karya yang telah dipamerkan secara luas tersebut membuktikan status sang seniman. Menurutnya, kualitas dan kekuatan mahakarya tersebut akan menarik basis kolektor global.

Berada dalam format 3 panel, Bacon disebut menyatukan citra yang diambil dari catatan sejarah abad kedua puluh dengan pandangan retrospektif yang menyentuh tentang kehidupan dan seninya sendiri.

Dari 3 panel yang ada pada karya sang seniman, panel sebelah kiri disebut oleh Christie’s berdasarkan kliping pers Presiden AS Woodrow Wilson yang melangkah saat meninggalkan negosiasi dalam perjanjian Versailles pada 1919.

Sementara panel sebelah kanan terinspirasi dari foto ruang kerja Trotsky yang diambil setelah pembunuhannya pada 1940. Adapun panel tengah terlihat duduk sosok yang mirip dengan rekan sang seniman, yakni John Edwards.

Pose rekan sang seniman tersebut mengingatkan pada kekasih artis George Dyer dalam Triptych August 1972 (Tate, London). Karya Triptych 1986-7 telah dipamerkan di banyak tempat, dan terakhir kali terlihat di pameran 'Bacon en Toutes Lettres'  (2019-20) yang diakui Center Georges Pompidou.

Triptych 1986-7 adalah salah satu dari sejumlah karya triptych skala besar yang langka dari Bacon untuk tetap berada di tangan pribadi. Antara 1962 dan 1991, sang seniman hanya menghasilkan 28 karya berukuran 78 kali 58 inci, hampir setengahnya berada di museum di seluruh dunia.


Editor: Gita
 
SEBELUMNYA

Sebab Akibat Kekacauan Multisemesta dalam Trailer Terbaru Doctor Strange 2

BERIKUTNYA

Pertama Kalinya, Otoritas Inggris Menyita NFT Buntut Kasus Penipuan 

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: