Sumber protein nabati lebih rendah lemak dan serat lebih tinggi- Hermes Rivera (Unsplash)

Ini 5 Sumber Protein Nabati Pengganti Daging

06 June 2021   |   11:40 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Saat ini, semakin banyak orang yang memilih mengurangi konsumsi daging dan beralih ke sumber protein pengganti daging. Salah satunya protein nabati yang dinilai lebih sehat dibandingkan dengan daging. 

Sumber protein nabati, seperti kacang-kacangan biasanya lebih rendah lemak dan seratnya lebih tinggi daripada protein hewani seperti daging sapi atau ayam. Namun, sumber protein hewani cenderung memiliki jumlah protein yang lebih tinggi yang membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. 

Berikut ini beberapa makanan sumber terbaik protein nabati yang bisa Genhype jadikan alternatif. Simak yuk!

1. Quiona

Sam (Unsplash)

Sam (Unsplash)

Quinoa adalah biji yang tidak hanya memiliki protein lengkap tetapi juga mengandung serat. Ada beberapa manfaat serat seperti meningkatkan kesehatan usus dengan menghilangkan sembelit dan dapat membantu mengatur berat badan dengan meningkatkan rasa kenyang. Satu cangkir quinoa yang dimasak memiliki 8 gram protein, 222 kalori, dan 5 gram serat.

2. Tahu

Anh Nguyen (Unsplash)

Anh Nguyen (Unsplash)

Tahu juga merupakan sumber protein lengkap yang terbuat dari kedelai. Tahu mengandung mineral penting seperti kalsium dan magnesium, yang meningkatkan kesehatan tulang. Dalam 3 ons tahu mengandung 8 gram protein dan hanya 80 kalori. Karena tahu tidak memiliki rasa yang menonjol, paling cocok jika ditambahkan ke dalam masakan tumis atau ke dalam makanan kari.

3. Tempe

Ella Olsson (Unsplash)

Ella Olsson (Unsplash)

Tempe mirip dengan tahu tetapi terbuat dari kedelai yang difermentasi. Tempe biasanya sering digunakan sebagai pengganti daging untuk vegan dan vegetarian. Satu cangkir tempe mengandung 34 gram protein, 319 kalori, dan 5 miligram zat besi. Sama seperti tahu, kamu bisa mencampurkan tempe ke dalam masakan tumis atau membuatnya seperti sate dengan tambahan sayuran.

4. Edamame

Vo Thuy Tien (Pexels)

Vo Thuy Tien (Pexels)

Edamame adalah kacang kedelai hijau yang direbus. Kacang satu ini tidak hanya sarat dengan protein tetapi rendah kalori dan tinggi serat. Satu cangkir edamame yang dimasak memiliki 19 gram protein, 224 kalori, dan 8 gram serat. Untuk mengonsumsi edamame, kamu bisa mencampurkannya ke dalam menu salad, memakannya sebagai camilan, atau mencampurkannya ke dalam nasi goreng.

5. Kacang lentil

Daniela (Unsplash)

Daniela (Unsplash)

Lentil adalah satu jenis kacang-kacangan yang mengandung pati resisten, sejenis karbohidrat yang dicerna dengan lambat dan membantu menjaga kadar gula darah agar tidak meningkat. Oleh karena itu, lentil sering dijadikan pilihan yang baik bagi orang-orang yang memiliki diabetes. 

Satu cangkir lentil yang dimasak memiliki sekitar 18 gram protein dan 230 kalori. Biasanya lentil ditambahkan ke dalam cup atau semur yang hangat, tetapi bisa juga dipadukan dengan hidangan-hidangan dari India misalnya gulab jamun.

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

Kiat Memilih Anting Emas yang Tepat untuk Berbagai Acara

BERIKUTNYA

Wow! Seniman Italia Ini Sukses Menjual Patung Tak Kasat Mata Seharga US$18.000

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: