dok. unsplash

Viral Video Yupi Mengandung Babi, Produsen Pastikan Produknya Halal & Aman

03 February 2022   |   21:00 WIB
Image
Dewi Andriani Jurnalis Hypeabis.id

Beberapa waktu terakhir sempat ramai video di media sosial yang menyebutkan bahwa permen Yupi yang berbentuk jeli dan bertekstur kenyal ini diisukan melibatkan elemen minyak babi di dalam prroses pembuatannya.

Video  berdurasi 1 menit 5 detik tersebut awalnya dibagikan di Facebook dan TikTok pada Januari 2022, dan cukup viral sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat. Pasalnya Yupi menjadi salah satu permen yang cukup digemari anak-anak.

Lantas, bagaimanakah kebenarannya?

Direktur Marketing & Sales dari PT Yupi Indo Jelly Gum, Juliwati Husman memastikan kabar tersebut adalah hoaks karena sejak berdiiri pada 1996, Yupi selalu menerapkan Sistem Jaminan Halal dalam proses produksinya.

Seluruh produk Yupi yang diproduksi di pabrik Yupi di Gunung Putri, Bogor, sudah melalui proses sertifikasi halal dan berbagai sertifikasi lainnya untuk memastikan kualitas tertinggi sebelum dipasarkan ke masyarakat luas di Indonesia.

“Selama lebih dari 25 tahun Yupi terus berkomitmen untuk memproduksi permen Gummy yang sehat dengan standar kualitas internasional dan tentunya aman untuk seluruh penikmatnya di manapun mereka berada,” tutur Juliwati.

Adapun klarifikasi mengenai isu gelatin yang beredar di masyarakat, dipastikan bahwa gelatin yang digunakan dalam proses produksi Yupi di Indonesia adalah gelatin sapi. Bahan ini bisa membuat tekstur permen jauh lebih lembut dibandingkan dengan permen lainnya, sehingga produk jadi lebih mudah dibentuk.

Tidak hanya itu, beberapa produk inovasi terbaru dari Yupi, seperti Yupi CDZ, bahkan sudah mengandung vitamin C, D, dan Zinc. “Jadi, selain halal, produk ini juga aman dan sehat untuk dikonsumsi,” tuturnya.

Direktur Pelayanan Audit Halal LPPOM MUI (Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia) H. Muslich ikut memastikan kehalalan perman Yupi.

"Yupi saya kira sudah melewati dua masa yang berbeda sertifikasi sifatnya sukarela dan sifatnya wajib. Jadi sudah lama menjadi produk halal, dan setahu saya sudah semua produknya memiliki label halal dan tentu itu sudah dapat izin sesuai LPPOM MUI," kata Muslich.

Yupi sendiri telah memiliki izin edar dari BPOM untuk semua produknya, sertifikasi Good Manufacturing Practice (GMP) dan Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) sejak  2003, ISO 22000 sejak  2008, dan sertifikasi halal dari MUI sejak 2012, serta telah menjalani perpanjangan sertifikasi tersebut sebanyak lima kali.

Ketua Tim Halal Yupi Nurcholis mengatakan bahwa pihaknya akan terus menjaga komitmennya terhadap penyediaan dan penerapan sistem halal sesuai ketetapan dengan memantau dan memastikan seluruh hal terkait produk serta fasilitas terjamin kehalalannya.

“Kami sudah menjalani sertifikasi halal sebanyak lima kali dan saat ini tengah memasuki perpanjangan sertifikasi halal keenam,” ujarnya.


Editor: Indyah Sutriningrum

SEBELUMNYA

Sejumlah Seniman Adakan Pameran Bersama

BERIKUTNYA

Hadirkan Kejahatan Remaja, Serial Juvenile Justice Akan Tayang pada 25 Februari

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: