Ilustrasi (dok. Istimewa)

Baru Ditemukan, Asteroid Ini Siap Temani Bumi 4.000 Tahun Lagi

03 February 2022   |   10:55 WIB

Genhype, Bumi memiliki asteroid baru nih. Dinamakan Asteroid 2020 XL5, ukurannya tiga kali lebih besar dari Trojan Bumi, Asteroid 2010 TK7, yang dikonfirmasi pada 2011 lalu. Asteroid Trojan diketahui berjalan di depan atau di belakang planet saat mengorbit Matahari. Mereka mengorbit pada titik yang dikenal sebagai titik Lagrange.

Bumi dan matahari memiliki lima titik Lagrange, tetapi hanya L4 dan L5 yang dapat menarik sesuatu yang lewat dan menahannya untuk sementara waktu. Itu terjadi karena gravitasi planet dan Matahari saling meniadakan di titik-titik ini, sehingga mereka relatif stabil.

Dalam laporan di jurnal Nature Communications, Selasa (1/2/2022), Trojan yang baru ditemukan berada di titik Lagrangian yang mengorbit di depan Bumi di jalur yang sama dimana kedua benda langit ini akan tinggal di sana selama 4.000 tahun lagi atau lebih. 

Asteroid 2020 XL5 diperkirakan berdiameter sekitar 0,7 mil (1,18 kilometer). Kendati demikian, prediksi ini bisa saja meleset jika permukaan asteroid lebih atau kurang reflektif daripada yang diasumsikan para astronom.

(Baca juga: Cegah Ancaman ke Bumi, Ilmuwan China Siapkan 23 Roket buat Tabrak Asteroid)

Asteroid ini pertama kali terlihat dalam survei Pan-STARRS1, yang menggunakan teleskop 1,8 meter di Hawaii untuk mengambil gambar langit dengan bidang lebar. Data tindak lanjut dikumpulkan dari teleskop di Arizona, Chili, dan Kepulauan Canary.

“Ketika Anda melihat satu gambar, keraguan pasti muncul apakah ini benar-benar sebuah objek, itu bisa jadi semacam debu di kamera. Tetapi ketika Anda menghubungkan semua gambar dari tahun yang berbeda, Anda menyadari bahwa mereka mengikuti orbit,” ujar Tony Santana-Ros, seorang ilmuwan planet di University of Alicante di Spanyol yang memimpin studi ini.

Dia mengatakan penemuan asteroid Trojan kedua di Bumi yang mengorbit titik L4 ini menunjukkan kemungkinan ada lebih banyak lagi benda serupa yang bisa ditemukan. "Penemuan ini menegaskan bahwa yang kami temukan 10 tahun lalu bukan pengecualian. Ini adalah satu lagi dari keluarga objek yang akan kita temukan dalam beberapa tahun ke depan,” tuturnya.

Soal mengapa baru dipastikan benda tersebut adalah asteroid, Santana-Ros. menyampaikan selain letaknya jauh di L4 hingga cahayanya redup dan hanya dapat dilihat melalui teleskop besar, Trojan juga tampak sangat dekat dengan Matahari. Dengan demikian, para astronom hanya memiliki waktu singkat di senja sebelum Matahari terbit untuk melihat apa pun di sekitar L4.

"Jika ingin melihat asteroid ini, Anda hanya punya waktu 15-20 menit sebelum Matahari mulai mengganggu Anda," katanya.

Sementara itu dia menyampaikan bahwa Trojan ada di orbit planet lain juga. Mereka terlihat di sekitar Venus, Mars, Jupiter, Uranus dan Neptunus. Memang lebih sulit untuk melihat Trojan Bumi, karena mereka sering duduk di bayangan Bumi atau mengorbit pada sudut yang aneh dari planet ini, membuat mereka redup dan sulit ditangkap.


Editor: Avicenna
SEBELUMNYA

All of Us Are Dead Jadi Serial TV Non-Bahasa Inggris Terpopuler di Netflix

BERIKUTNYA

Yacht Club Games Umumkan Proyek Kickstarter Anyar, Petualangan Tikus Tituler 

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: