Coca Cola (dok. Pexels)

Peringatan Diabetes pada Kemasan Cola Efektif Edukasi Masyarakat

02 February 2022   |   13:29 WIB

Label kemasan yang berisi peringatan tentang risiko penyakit akibat gaya hidup tidak sehat menjadi edukasi yang baik di tengah masyarakat. Contohnya saja bungkus rokok bergambar penderita kanker nasofaring atau paru-paru akibat mengonsumsi produk tersebut.

Belakangan sejumlah brand juga menerapkan imbauan serupa, salah satunya produk minuman kemasan seperti Cola

Ilmuwan di Amerika Serikat menemukan bahwa label yang menyoroti peningkatan risiko penyakit jantung dan diabetes karena mengonsumsi terlalu banyak gula, seperti yang tertera pada kemasan Cola mengurangi pembelian hampir seperlima.

Label grafis pada kemasan tersebut menunjukkan gambar kaki gangren yang disebabkan oleh diabetes, serta jantung yang rusak. Selain gambar grafis, kemasan juga memiliki teks yang menyatakan 'kelebihan konsumsi minuman dengan tambahan gula berkontribusi terhadap diabetes tipe 2 atau kerusakan jantung.

“Peringatan tersebut akan membantu mengurangi pembelian minuman manis,” ujar Profesor Lindsey Taillie, yang menulis penelitian ini dilansir dari Daily Mail, Rabu (2/2/2022).

Sejumlah besar penelitian telah menyarankan diet terlalu tinggi gula berkontribusi terhadap obesitas, terutama pada anak-anak. Obesitas adalah masalah yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker.
 

Cola bergambar kaki penderita diabetes (dok. Istimewa)

Cola bergambar kaki penderita diabetes (dok. Istimewa)

Dalam studi terbaru ini, 326 orang tua dari anak-anak berusia antara dua dan 12 tahun pergi berbelanja di supermarket tiruan. Setengah orang memperhatikan label peringatan pada minuman manis saat berbelanja dan setengah lainnya tidak.

Orang tua diinstruksikan untuk memilih satu minuman dan satu makanan ringan untuk anak mereka, di samping satu barang rumah tangga, untuk menutupi tujuan penelitian.

Dari orang tua dalam kelompok kontrol, 45 persen membeli minuman manis dibandingkan dengan 28 persen pada kelompook dengan peringatan gambar.

Para orang tua juga diminta untuk mengisi survei setelah pengalaman berbelanja mereka. Kelompok yang memperhatikan label peringatan mengatakan mereka merasa lebih tahu tentang apa yang diberikan kepada anak-anak mereka untuk diminum.

Penulis lain dari studi tersebut, Profesor Marissa Hall, mengatakan bahwa temuan ini seharusnya berguna bagi pembuat kebijakan kesehatan secara global.

"Bukti ini mendukung peringatan yang kuat di depan kemasan untuk mengurangi konsumsi minuman manis pada anak-anak," katanya.

Layanan Kesehatan Inggris (NHS) mengatakan orang dewasa harus menghindari makan lebih dari 30 gram gula per hari. Sementara jika diperhatikan, sebotol coke atau minuman bersoda 500ml mengandung 53 gram gula.

Editor: Fajar Sidik
SEBELUMNYA

4 Tips Berolahraga di Luar Saat Cuaca Dingin

BERIKUTNYA

Enuma Rilis Aplikasi Pembelajaran Daring untuk Pendamping Belajar Siswa

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: