Resep Nenek Antar Bisnis MV Cookies Naik Kelas

14 August 2025   |   08:00 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id
Resep Nenek Antar Bisnis MV Cookies Naik Kelas

Produk Crispy Puff dari MV Cookies. (Sumber foto: Hypeabis.id/Robby Fathan)


Berawal dari hobi membuat kue di rumah, Yetty Arwiyanti kini berhasil mengembangkan MV Cookies menjadi bisnis kuliner kue kering yang solid dan dikenal luas. Ide untuk terjun ke dunia usaha muncul pada 2018, saat dia mulai merasa karier kantoran yang dijalani tidak lagi memberikan prospek menjanjikan

“Awalnya saya sempat kerja kantoran, tapi rasanya kurang cocok. Kalau mau pindah kerja enggak memungkinkan karena usia," tuturnya saat ditemui di SMEXPO Pertamina 2025.

Yetty pun akhirnya fokus menekuni hobinya membuat kue, dengan resep-resep yang merupakan warisan neneknya. Dia mulai membuat berbagai kue rumahan yang biasanya menjadi kudapan sehari-hari.

Baca juga: Perjalanan Bisnis Rahasio Emak, Lahir dari Resep Keluarga

Awalnya dia belum terpikir untuk membuat cookies. Yetty banyak membuat kue musiman seperti kue-kue musiman macam kastengel, nastar, dan lainnya. Namun, kue-kue tersebut tidak bertahan lama. Apabila tanpa pengawet, umumnya hanya bertahan 1-2 bulan itu pun harus dalam kondisi penyimpanan yang baik.

Yetty kemudian mencoba bereksperimen dengan brownies kering sampai puff pastry yang jangka waktu penyimpanannya terbilang lama, sekitar 12-13 bulan. Memasuki 2019, kue-kue tersebut mulai dipasarkan secara resmi. Dari hanya beberapa jenis kue, kini berkembang menjadi sekitar 200 varian. 

Produk pertamanya dijual dengan kemasan kaleng. Supaya lebih praktis untuk dibawa kemana-mana, Yetty mengubahnya jadi kemasan pouch dengan ziplock. Harga per kemasan berkisar antara Rp15.000 hingga Rp40.000, tergantung jenis dan ukuran kuenya.

“Dengan modal awal tepung 5 kilogram dan mentega 1 kilogram, penjualan pertama di kisaran Rp150.000 rupiah per batch,” cerita Yetty
 

Yetty

Yetty Arwiyanti pendiri MV Cookies. (Sumber foto: Hypeabis.id/Robby Fathan)

Pada awal mendirikan bisnisnya, Yetty dihadapkan pada tantangan memasarkan produk-produknya. Dulu dia belum mengetahui Strategi pemasaran yang baik dan terarah. Setelah mengikuti pelatihan-pelatihan dan pameran yang difasilitasi Pertamina, lambat laun dia berani memasarkan produknya secara mandiri.

Keunikan MV Cookies terletak pada kualitas bahan baku dan varian rasa. Semua bahan menggunakan kualitas terbaik, termasuk cokelat dari petani lokal Jawa Timur. Selain itu, kemasan produknya juga modern dan premium, dilengkapi nitrogen untuk menjaga kue tetap aman dan tidak mudah hancur saat dikirim ke luar kota.

Target MV Cookies dalam 1-2 tahun ke depan adalah meningkatkan omszet minimal 20 persen, terutama dengan memperluas pasar ke luar Pulau Jawa. Saat ini, omset bulanan MV Cookies berada di kisaran Rp40-45 juta. Tahun sebelumnya, total omset mencapai kisaran Rp500 juta.

Produk MV Cookies kini memiliki beberapa varian, ada Almond Brownie, Hi Brown!, Crispy Puff, Soes Snack, chokiez raisin cookies dan masih banyak lagi. Semuanya terdiri dari berbagai rasa seperti keju, cokelat, matcha, dan lainnya.

"Almond Bronies menjadi produk terlaris, diikuti dengan Hi Brown! dan Crispy Puff," katanya.

Dari hobi bikin kue di dapur sampai membangun bisnis berskala nasional, perjalanan Yetty Arwiyanti sebagai pemilik MV Cookies menunjukkan bagaimana kreativitas, kualitas produk, dan strategi pemasaran yang tepat mampu membuat UMKM Indonesia naik kelas.

Adapun MV atau singkatan dari Maraville Cookies merupakan bagian dari Bumi Agro Indonesia dari Sidoarjo. UMKM ini merupakan salah satu mitra binaan Pertamina dan didukung penuh untuk terus berkembang hingga menembus pasar global.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Perjalanan Astuti Membangun Cimeler hingga Siap Menembus Pasar Ekspor

BERIKUTNYA

Arti Warna Segel pada Kemasan Roti Tawar

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.


Produk Crispy Puff dari MV Cookies. (Sumber foto: Hypeabis.id/Robby Fathan)

Resep Nenek Antar Bisnis MV Cookies Naik Kelas

14 August 2025   |   08:00 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id
Resep Nenek Antar Bisnis MV Cookies Naik Kelas

Produk Crispy Puff dari MV Cookies. (Sumber foto: Hypeabis.id/Robby Fathan)


Berawal dari hobi membuat kue di rumah, Yetty Arwiyanti kini berhasil mengembangkan MV Cookies menjadi bisnis kuliner kue kering yang solid dan dikenal luas. Ide untuk terjun ke dunia usaha muncul pada 2018, saat dia mulai merasa karier kantoran yang dijalani tidak lagi memberikan prospek menjanjikan

“Awalnya saya sempat kerja kantoran, tapi rasanya kurang cocok. Kalau mau pindah kerja enggak memungkinkan karena usia," tuturnya saat ditemui di SMEXPO Pertamina 2025.

Yetty pun akhirnya fokus menekuni hobinya membuat kue, dengan resep-resep yang merupakan warisan neneknya. Dia mulai membuat berbagai kue rumahan yang biasanya menjadi kudapan sehari-hari.

Baca juga: Perjalanan Bisnis Rahasio Emak, Lahir dari Resep Keluarga

Awalnya dia belum terpikir untuk membuat cookies. Yetty banyak membuat kue musiman seperti kue-kue musiman macam kastengel, nastar, dan lainnya. Namun, kue-kue tersebut tidak bertahan lama. Apabila tanpa pengawet, umumnya hanya bertahan 1-2 bulan itu pun harus dalam kondisi penyimpanan yang baik.

Yetty kemudian mencoba bereksperimen dengan brownies kering sampai puff pastry yang jangka waktu penyimpanannya terbilang lama, sekitar 12-13 bulan. Memasuki 2019, kue-kue tersebut mulai dipasarkan secara resmi. Dari hanya beberapa jenis kue, kini berkembang menjadi sekitar 200 varian. 

Produk pertamanya dijual dengan kemasan kaleng. Supaya lebih praktis untuk dibawa kemana-mana, Yetty mengubahnya jadi kemasan pouch dengan ziplock. Harga per kemasan berkisar antara Rp15.000 hingga Rp40.000, tergantung jenis dan ukuran kuenya.

“Dengan modal awal tepung 5 kilogram dan mentega 1 kilogram, penjualan pertama di kisaran Rp150.000 rupiah per batch,” cerita Yetty
 

Yetty

Yetty Arwiyanti pendiri MV Cookies. (Sumber foto: Hypeabis.id/Robby Fathan)

Pada awal mendirikan bisnisnya, Yetty dihadapkan pada tantangan memasarkan produk-produknya. Dulu dia belum mengetahui Strategi pemasaran yang baik dan terarah. Setelah mengikuti pelatihan-pelatihan dan pameran yang difasilitasi Pertamina, lambat laun dia berani memasarkan produknya secara mandiri.

Keunikan MV Cookies terletak pada kualitas bahan baku dan varian rasa. Semua bahan menggunakan kualitas terbaik, termasuk cokelat dari petani lokal Jawa Timur. Selain itu, kemasan produknya juga modern dan premium, dilengkapi nitrogen untuk menjaga kue tetap aman dan tidak mudah hancur saat dikirim ke luar kota.

Target MV Cookies dalam 1-2 tahun ke depan adalah meningkatkan omszet minimal 20 persen, terutama dengan memperluas pasar ke luar Pulau Jawa. Saat ini, omset bulanan MV Cookies berada di kisaran Rp40-45 juta. Tahun sebelumnya, total omset mencapai kisaran Rp500 juta.

Produk MV Cookies kini memiliki beberapa varian, ada Almond Brownie, Hi Brown!, Crispy Puff, Soes Snack, chokiez raisin cookies dan masih banyak lagi. Semuanya terdiri dari berbagai rasa seperti keju, cokelat, matcha, dan lainnya.

"Almond Bronies menjadi produk terlaris, diikuti dengan Hi Brown! dan Crispy Puff," katanya.

Dari hobi bikin kue di dapur sampai membangun bisnis berskala nasional, perjalanan Yetty Arwiyanti sebagai pemilik MV Cookies menunjukkan bagaimana kreativitas, kualitas produk, dan strategi pemasaran yang tepat mampu membuat UMKM Indonesia naik kelas.

Adapun MV atau singkatan dari Maraville Cookies merupakan bagian dari Bumi Agro Indonesia dari Sidoarjo. UMKM ini merupakan salah satu mitra binaan Pertamina dan didukung penuh untuk terus berkembang hingga menembus pasar global.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Perjalanan Astuti Membangun Cimeler hingga Siap Menembus Pasar Ekspor

BERIKUTNYA

Arti Warna Segel pada Kemasan Roti Tawar

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.