Perjalanan Bisnis Rahasio Emak, Lahir dari Resep Keluarga

13 August 2025   |   12:24 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id
Perjalanan Bisnis Rahasio Emak, Lahir dari Resep Keluarga

Rahasio Emak, salah satu mitra binaan Pertamina (Sumber gambar: Hypeabis.id/Robby)


Berawal dari resep warisan keluarga, Rahasio Emak lahir sebagai usaha kuliner pempek Palembang yang dikenal dengan cita rasanya yang konsisten. Didirikan oleh Widia Villani Angela pada 2020, nama “Rahasio Emak” dipilih karena resepnya berasal dari sang ibunda.

Produk unggulannya berupa pempek berbahan dasar daging ikan tenggiri yang terkenal dengan rasa khas dan kandungan gizinya yang tinggi. Widia bercerita, dulu ibunya biasa memasak dengan takaran “sejumput” atau “sesendok” tanpa ukuran pasti. Ini membuat rasanya terkadang tidak konsisten. 

“Kadang kenyal dan keras, kadang keasinan tapi kadang juga pas, jadi aku coba takar dan gramasikan sendiri sampai ketemu resepnya," kata Widia saat ditemui di SMEXPO Pertamina, Selasa (12/8/2025).  

Baca juga: Nukuma Soes Kreasikan Sus Kering dengan Rasa Unik 
 

Widia Villani Anggela pemilik Rahasio Emak, salah satu mitra binaan Pertamina (Sumber gambar: Hypeabis.id/Robby)

Widia Villani Anggela pemilik Rahasio Emak (Sumber gambar: Hypeabis.id/Robby)

Sebelum terjun ke dunia kuliner, Widia bekerja di bagian keuangan sebuah perusahaan pertambangan. Dorongan memulai usaha datang dari keinginannya untuk mewujudkan mimpi sang ibu yang sejak lama bercita-cita memiliki usaha sendiri dengan produk racikannya.

Dengan modal awal sekitar Rp3 juta untuk membeli peralatan dan bahan baku, produk pertama yang dijualnya adalah pempek Palembang. Lalu, dia mulai coba menjajakan pempek Bangka, mengingat ibunya berasal dari daerah tersebut.

Sayangnya, respons pasar kurang baik. Pempek Bangka yang identik dengan cuko berwarna merah atau disebut juga kuah cuka merah berbahan terasi dan tauco, kurang diminati konsumen. "Mungkin karena enggak semua orang suka terasi dan tauco, jadi aku eliminasi produknya dan fokus ke pempek Palembang," katanya.

Belum lagi, tantangan lainnya datang dari sisi pengemasan. Saat itu, pengiriman masih memakai plastik sehingga cuko sering pecah. Widia berinovasi dengan mengganti kemasan menjadi botol plastik untuk kuah dan mengganti wadah pempek dari mika ke kemasan yang lebih tahan lama.

Sampai akhirnya pada 2023, Widia mengembangkan produk pempek crispy siap makan tanpa perlu digoreng dan tahan lama hingga tiga bulan. Ide tersebut muncul saat dia melihat banyak konsumen, khususnya anak-anak dan remaja, menyukai camilan dengan tekstur renyah dan praktis untuk dibawa kemana-mana. 

“Pempek kan biasanya frozen, jadi punya keterbatasan dari segi pengiriman atau kalau mau kasih tester. Jadi aku berinovasi buat pempek crispy yang bisa langsung siap dimakan,” jelas Widia. 
 

Produk Rahasio Emak

Produk Rahasio Emak

Inovasi ini menjadi salah satu daya tarik utama Rahasio Emak, karena bisa memberikan pengalaman menikmati pempek dengan sensasi yang lebih modern tanpa meninggalkan cita rasa tradisional.  

Sebagai seorang pebisnis, Widia menyadari bahwa untuk mengembangkan Rahasio Emak, dia perlu terus menambah wawasan dan keterampilan. Kesempatan itu datang ketika Dia bergabung dalam program UMKM Binaan Pertamina.

Melalui pendampingan, pelatihan, dan sesi berbagi pengalaman dengan pelaku usaha lain, Widia belajar banyak hal baru, Mulai dari strategi pemasaran yang efektif hingga teknik pengemasan yang menarik. Pertamina juga memfasilitasinya untuk ikut serta dalam berbagai pameran dan bazar yang membuka peluang untuk memperkenalkan produk ke pasar yang lebih luas. 

Selama menjalankan bisnis kuliner, Widia berkomitmen untuk membuat produk terbaik melalui inovasi dan riset mendalam. Pemilihan bahan baku yang berkualitas tinggi dan penerapan proses produksi modern akan menghasilkan produk yang tidak hanya enak, tetapi juga bergizi. Inilah yang menjadi strateginya untuk bertahan di tengah persaingan pasar. 

"Kami lebih memilih menjaga kualitas produk daripada banting harga, karena kalau anggaran produksi dipangkas, khawatirnya bahan-bahan yang digunakan jadi kurang berkualitas," katanya.

Selain menjaga kualitas produk, Widia juga memastikan bahwa setiap aspek bisnisnya, mulai dari pengemasan hingga distribusi telah diatur dengan standar profesional, sehingga produk tetap segar dan terjaga mutu kualitasnya sampai ke tangan konsumen. Targetnya dalam 1-2 tahun ke depan, Rahasio Emak bisa memperluas pasar lokal dengan harapan omzet meningkat 10-20 persen per tahun.

“Kalau kita buatnya dari hati, nanti akan sampai ke hati para konsumen juga," ujar Widia.  

Rahasio Emak merupakan salah satu mitra binaan Pertamina dan didukung penuh untuk terus berkembang hingga menembus pasar global. 

Baca juga: Fisnack Sulap Kulit Ikan Patin Jadi Camilan Istimewa 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor:

SEBELUMNYA

Nukuma Soes Kreasikan Sus Kering dengan Rasa Unik

BERIKUTNYA

Perjalanan Astuti Membangun Cimeler hingga Siap Menembus Pasar Ekspor

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.


Rahasio Emak, salah satu mitra binaan Pertamina (Sumber gambar: Hypeabis.id/Robby)

Perjalanan Bisnis Rahasio Emak, Lahir dari Resep Keluarga

13 August 2025   |   12:24 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id
Perjalanan Bisnis Rahasio Emak, Lahir dari Resep Keluarga

Rahasio Emak, salah satu mitra binaan Pertamina (Sumber gambar: Hypeabis.id/Robby)


Berawal dari resep warisan keluarga, Rahasio Emak lahir sebagai usaha kuliner pempek Palembang yang dikenal dengan cita rasanya yang konsisten. Didirikan oleh Widia Villani Angela pada 2020, nama “Rahasio Emak” dipilih karena resepnya berasal dari sang ibunda.

Produk unggulannya berupa pempek berbahan dasar daging ikan tenggiri yang terkenal dengan rasa khas dan kandungan gizinya yang tinggi. Widia bercerita, dulu ibunya biasa memasak dengan takaran “sejumput” atau “sesendok” tanpa ukuran pasti. Ini membuat rasanya terkadang tidak konsisten. 

“Kadang kenyal dan keras, kadang keasinan tapi kadang juga pas, jadi aku coba takar dan gramasikan sendiri sampai ketemu resepnya," kata Widia saat ditemui di SMEXPO Pertamina, Selasa (12/8/2025).  

Baca juga: Nukuma Soes Kreasikan Sus Kering dengan Rasa Unik 
 

Widia Villani Anggela pemilik Rahasio Emak, salah satu mitra binaan Pertamina (Sumber gambar: Hypeabis.id/Robby)

Widia Villani Anggela pemilik Rahasio Emak (Sumber gambar: Hypeabis.id/Robby)

Sebelum terjun ke dunia kuliner, Widia bekerja di bagian keuangan sebuah perusahaan pertambangan. Dorongan memulai usaha datang dari keinginannya untuk mewujudkan mimpi sang ibu yang sejak lama bercita-cita memiliki usaha sendiri dengan produk racikannya.

Dengan modal awal sekitar Rp3 juta untuk membeli peralatan dan bahan baku, produk pertama yang dijualnya adalah pempek Palembang. Lalu, dia mulai coba menjajakan pempek Bangka, mengingat ibunya berasal dari daerah tersebut.

Sayangnya, respons pasar kurang baik. Pempek Bangka yang identik dengan cuko berwarna merah atau disebut juga kuah cuka merah berbahan terasi dan tauco, kurang diminati konsumen. "Mungkin karena enggak semua orang suka terasi dan tauco, jadi aku eliminasi produknya dan fokus ke pempek Palembang," katanya.

Belum lagi, tantangan lainnya datang dari sisi pengemasan. Saat itu, pengiriman masih memakai plastik sehingga cuko sering pecah. Widia berinovasi dengan mengganti kemasan menjadi botol plastik untuk kuah dan mengganti wadah pempek dari mika ke kemasan yang lebih tahan lama.

Sampai akhirnya pada 2023, Widia mengembangkan produk pempek crispy siap makan tanpa perlu digoreng dan tahan lama hingga tiga bulan. Ide tersebut muncul saat dia melihat banyak konsumen, khususnya anak-anak dan remaja, menyukai camilan dengan tekstur renyah dan praktis untuk dibawa kemana-mana. 

“Pempek kan biasanya frozen, jadi punya keterbatasan dari segi pengiriman atau kalau mau kasih tester. Jadi aku berinovasi buat pempek crispy yang bisa langsung siap dimakan,” jelas Widia. 
 

Produk Rahasio Emak

Produk Rahasio Emak

Inovasi ini menjadi salah satu daya tarik utama Rahasio Emak, karena bisa memberikan pengalaman menikmati pempek dengan sensasi yang lebih modern tanpa meninggalkan cita rasa tradisional.  

Sebagai seorang pebisnis, Widia menyadari bahwa untuk mengembangkan Rahasio Emak, dia perlu terus menambah wawasan dan keterampilan. Kesempatan itu datang ketika Dia bergabung dalam program UMKM Binaan Pertamina.

Melalui pendampingan, pelatihan, dan sesi berbagi pengalaman dengan pelaku usaha lain, Widia belajar banyak hal baru, Mulai dari strategi pemasaran yang efektif hingga teknik pengemasan yang menarik. Pertamina juga memfasilitasinya untuk ikut serta dalam berbagai pameran dan bazar yang membuka peluang untuk memperkenalkan produk ke pasar yang lebih luas. 

Selama menjalankan bisnis kuliner, Widia berkomitmen untuk membuat produk terbaik melalui inovasi dan riset mendalam. Pemilihan bahan baku yang berkualitas tinggi dan penerapan proses produksi modern akan menghasilkan produk yang tidak hanya enak, tetapi juga bergizi. Inilah yang menjadi strateginya untuk bertahan di tengah persaingan pasar. 

"Kami lebih memilih menjaga kualitas produk daripada banting harga, karena kalau anggaran produksi dipangkas, khawatirnya bahan-bahan yang digunakan jadi kurang berkualitas," katanya.

Selain menjaga kualitas produk, Widia juga memastikan bahwa setiap aspek bisnisnya, mulai dari pengemasan hingga distribusi telah diatur dengan standar profesional, sehingga produk tetap segar dan terjaga mutu kualitasnya sampai ke tangan konsumen. Targetnya dalam 1-2 tahun ke depan, Rahasio Emak bisa memperluas pasar lokal dengan harapan omzet meningkat 10-20 persen per tahun.

“Kalau kita buatnya dari hati, nanti akan sampai ke hati para konsumen juga," ujar Widia.  

Rahasio Emak merupakan salah satu mitra binaan Pertamina dan didukung penuh untuk terus berkembang hingga menembus pasar global. 

Baca juga: Fisnack Sulap Kulit Ikan Patin Jadi Camilan Istimewa 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor:

SEBELUMNYA

Nukuma Soes Kreasikan Sus Kering dengan Rasa Unik

BERIKUTNYA

Perjalanan Astuti Membangun Cimeler hingga Siap Menembus Pasar Ekspor

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.