Kebab Turki Baba Rafi yang menjadi franchise kebab nomor 1 di dunia. (Sumber Gambar: IG/kebabbabarafi)

Kisah Nilam Sari Bangun Kebab Turki Baba Rafi, Nyaris Bangkrut Sampai Mau Jual Perusahaannya

13 January 2022   |   11:35 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Kamu pernah lihat outlet kebab Turki Baba Rafi? Ya, hampir di setiap sudut minimarket atau pom bensin terutama di wilayah Jabodetabek, berdiri gerobak atau kontainer kebab ini. Kebab Turki Baba Rafi memang tidak asing lagi di kalangan pecinta kuliner khas Timur Tengah. Franchise kebab pertama ini memiliki sekitar 1.600 outlet di 10 negara seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, China, Srilanka, Brunei Darussalam, Singapura, Bangladesh, Belanda, hingga yang terbaru India.

Tentu, untuk bisa beroperasi dan melakukan ekspansi hingga ke sejumlah negara tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan. Jatuh bangun dalam menjalankan bisnis juga dirasakan Nilam Sari, owner Kebab Turki Baba Rafi. 

Berawal dari lima gerobak bekas jualan burger dengan modal Rp4 juta, Nilam terinspirasi membuat bisnis kebab setelah melancong ke Qatar. Dia melihat ada konsep jualan grab and go kebab di sana. 

Nilam tertarik dan meniru bisnis tersebut di Indonesia dengan menyesuaikan rasa, lidah orang, dan tentunya harga bahan baku yang lebih murah Indonesia. Pada 2005 gerobak pertama pun didirikan di Surabaya. Dia memakai nama anaknya Rafi sebagai brand. Ternyata banyak yang tertarik dengan kebab buatan Nilam dan mantan suaminya tersebut.

Pada tahun kedua, ada 30 outlet kemitaraan berdiri tetapi dengan nama berbeda. Sayangnya karena dahulu berpikir ingin segera balik modal, tidak mengerti bisnis, tidak menjaga standardisasi dengan para mitra, banyak pelanggan yang komplain. Akhirnya Nilam mulai belajar sistem bisnis franchise dan kerja sama di bidang tersebut.

“Dari 30 tadi kami seragamkan, gabung pameran, ikut surat tanda pendaftaran waralaba. Kami berkembang tidak hanya di Surabaya, tapi juga Kalimantan, Malang, Sulawesi, hingga akhirnya 2008 kita masuk ke Jakarta dan berkembang menjadi 1.600 outlet di 10 negara,” tutur Nilam saat diwawancarai belum lama ini. 

Owner Kebab Turki Baba Rafi Nilam Sari.

Owner Kebab Turki Baba Rafi Nilam Sari.

Bisnis Kebab Baba Rafi melesat terlebih saat pindah kantor utama ke Jakarta. Pada 2007 Nilam mengaku bisa membeli rumah, 7 rumah toko, dan gudang secara tunai alias cash. Kalap dan tanpa manajemen usaha dan keuangan yang baik, Nilam melakukan bisnis lain dan investasi tanpa arah yang berujung pada habisnya uang perusahaan maupun pribadi. Padahal kala itu bisnis tengah berkembang pesat bahkan setiap bisa berdiri hari 1 outlet Baba Rafi.

(Baca juga: Mau Gabung Jadi Mitra Kebab Turki Baba Rafi? Ini Penjelasan dari Owner Soal Rincian Biaya & Sistem Kerja Samanya)

“Pada 2008 kehabisan uang, 2009 utang Rp14 miliar. Sudah mau bangkrut, bayar karyawan enggak bisa, suplier mengamuk. Sampai kami ditawar perusahaannya, sudah nego berpikir ini jalan keluar, tapi pas mau beli, pembelinya last minute bilang cancel, nangis,” ujar Nilam bercerita. 

Untung saja setelah merekrut karyawan yang ahli dalam bidang finansial, operasional, dan produksi, masalah ini bisa diatasi. “Satu setengah tahun utang kelar, karyawan bertambah, Surabaya yang tadinya seperti anak ayam kehilangan induknya karena ditinggal ke Jakarta, mulai belajar mandiri,” ujarnya.

Kantor Baba Rafi pun mampu pindah dari tujuh rumah terpisah menjadi ke dalam satu gedung. Itu pun setelah Nilam bernegosiasi dengan pemilik gedung agar ada keringanan waktu dalam membayar biaya sewa.

”Orangnya (pemilik gedung) sampai mau ngakak saya ngomong begitu. Saya bahkan open laporan keuangan, jelaskan masalah yang dihadapi. Eh dikasih. Mungkin dilihat juga ini anak benar-benar ingin memperbaiki perusahaan, bener-bener kepentok,” tuturnya.

Masalah sedikit demi sedikit teratasi. Baba Rafi mampu melakukan ekspansi ke Malaysia, diikuti Filipina dan negara lain. Nilam percaya selama ada niat baik, keinginan dan tekad, usaha yang dilakukan akan membuahkan hasil.

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

Ini Film-film Yang Akan Tayang di Lionsgate Play Indonesia Pada Januari 2022

BERIKUTNYA

Mau Gabung Jadi Mitra Kebab Turki Baba Rafi? Ini Penjelasan dari Owner Soal Rincian Biaya & Sistem Kerja Samanya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: