Opel Resmi Masuk Formula E Musim 2026/2027 dengan Mobil GEN4
23 March 2026 |
15:34 WIB
Opel resmi mengumumkan langkah besarnya ke dunia balap listrik dengan bergabung di Formula E mulai musim 2026/2027. Kepastian ini disampaikan dalam konferensi pers di Madrid baru-baru ini. Opel menegaskan komitmennya dalam era elektrifikasi sekaligus membuka babak baru dalam strategi motorsport mereka.
Melalui keterangan resmi yang dikutip dari Stellantis Media, Motorsport.com, dan RacingNews365, tim bernama Opel GSE Formula E Team akan turun sebagai full factory team. Mereka akan menggunakan lisensi baru, bukan mengambil alih slot tim yang sudah ada. Kehadiran Opel membuat jumlah peserta kembali lengkap menjadi 12 tim dengan total 24 mobil untuk musim ke-13 yang dijadwalkan dimulai akhir 2026.
Baca juga: Mengenal GEN3 Evo, Kendaraan Balap Baru di Ajang Formula E
Pengumuman ini muncul sehari setelah DS Automobiles memastikan hengkang dari Formula E akhir musim 2025/2026. Meski sama-sama di bawah Stellantis, Opel tidak menggantikan DS secara langsung. Langkah ini disebut bagian dari realignment strategy, setelah Citroën sebelumnya mengambil alih peran Maserati untuk musim 2026.
CEO Opel, Florian Huettl, menilai momen masuk ke Formula E tepat karena bertepatan dengan era mobil GEN4, yang disebut sebagai lompatan teknologi terbesar dalam sejarah kejuaraan. Ia menegaskan tim Opel akan membawa identitas brand, dari engineering Jerman hingga performa elektrifikasi lini GSE.
Mobil GEN4 sendiri menghadirkan peningkatan signifikan, dengan tenaga hingga 600 kW atau sekitar 816 hp saat qualifying dan attack mode—naik sekitar 250 kW dari generasi sebelumnya.
Selain itu, sistem penggerak kini menggunakan permanent all-wheel drive, menggantikan AWD sementara sebelumnya. Kapasitas energy recovery juga meningkat hingga 700 kW, memungkinkan efisiensi energi lebih maksimal. Kombinasi ini membuat GEN4 diproyeksikan menjadi era tercepat dan paling kompetitif dalam sejarah Formula E.
Tim Opel akan berbasis di Rüsselsheim, Jerman, dengan Jörg Schrott sebagai team principal. Struktur tim, dari engineer hingga operasional, mulai dibentuk dan didukung pengalaman Stellantis Motorsport dalam pengembangan powertrain GEN4 dengan kontrak teknis empat tahun.
CEO Formula E, Jeff Dodds, menyambut masuknya Opel sebagai tambahan penting di grid. Ia menilai Opel membawa kombinasi sejarah motorsport dan identitas baru yang relevan dengan era elektrifikasi, sekaligus menegaskan peran Formula E dalam strategi global industri otomotif.
Masuknya Opel juga bukan hal baru di motorsport listrik. Sejak 2021, mereka telah menggelar ADAC Opel Electric Rally Cup sebagai ajang pembinaan talenta muda. Kompetisi ini awalnya menggunakan Corsa Rally Electric dan akan beralih ke Mokka GSE Rally bertenaga 207 kW untuk musim 2026/2027, sebagai jembatan menuju level lebih tinggi seperti Formula E.
Debut publik tim ini dijadwalkan pada April 2026 di Circuit Paul Ricard, bertepatan dengan peluncuran mobil GEN4. Momen ini menjadi kesempatan pertama publik melihat identitas visual dan arah teknis Opel di Formula E, dengan antusiasme tinggi berkat rekam jejak mereka di WRC era 1980-an, DTM, hingga 24 Hours of Nürburgring.
Di sisi lain, Stellantis masih menyisakan satu slot kosong di Formula E. Sejumlah laporan menyebut kemungkinan brand lain seperti Peugeot ikut masuk, bahkan memunculkan spekulasi kolaborasi lintas program, termasuk peluang Theo Pourchaire menjalani peran ganda antara Formula E dan balap endurance.
Dengan dinamika ini, kehadiran Opel tak hanya menambah persaingan, tetapi juga menegaskan konsolidasi strategi motorsport Stellantis di era elektrifikasi.
Melalui keterangan resmi yang dikutip dari Stellantis Media, Motorsport.com, dan RacingNews365, tim bernama Opel GSE Formula E Team akan turun sebagai full factory team. Mereka akan menggunakan lisensi baru, bukan mengambil alih slot tim yang sudah ada. Kehadiran Opel membuat jumlah peserta kembali lengkap menjadi 12 tim dengan total 24 mobil untuk musim ke-13 yang dijadwalkan dimulai akhir 2026.
Baca juga: Mengenal GEN3 Evo, Kendaraan Balap Baru di Ajang Formula E
Pengumuman ini muncul sehari setelah DS Automobiles memastikan hengkang dari Formula E akhir musim 2025/2026. Meski sama-sama di bawah Stellantis, Opel tidak menggantikan DS secara langsung. Langkah ini disebut bagian dari realignment strategy, setelah Citroën sebelumnya mengambil alih peran Maserati untuk musim 2026.
CEO Opel, Florian Huettl, menilai momen masuk ke Formula E tepat karena bertepatan dengan era mobil GEN4, yang disebut sebagai lompatan teknologi terbesar dalam sejarah kejuaraan. Ia menegaskan tim Opel akan membawa identitas brand, dari engineering Jerman hingga performa elektrifikasi lini GSE.
Mobil GEN4 sendiri menghadirkan peningkatan signifikan, dengan tenaga hingga 600 kW atau sekitar 816 hp saat qualifying dan attack mode—naik sekitar 250 kW dari generasi sebelumnya.
Selain itu, sistem penggerak kini menggunakan permanent all-wheel drive, menggantikan AWD sementara sebelumnya. Kapasitas energy recovery juga meningkat hingga 700 kW, memungkinkan efisiensi energi lebih maksimal. Kombinasi ini membuat GEN4 diproyeksikan menjadi era tercepat dan paling kompetitif dalam sejarah Formula E.
Tim Opel akan berbasis di Rüsselsheim, Jerman, dengan Jörg Schrott sebagai team principal. Struktur tim, dari engineer hingga operasional, mulai dibentuk dan didukung pengalaman Stellantis Motorsport dalam pengembangan powertrain GEN4 dengan kontrak teknis empat tahun.
CEO Formula E, Jeff Dodds, menyambut masuknya Opel sebagai tambahan penting di grid. Ia menilai Opel membawa kombinasi sejarah motorsport dan identitas baru yang relevan dengan era elektrifikasi, sekaligus menegaskan peran Formula E dalam strategi global industri otomotif.
Masuknya Opel juga bukan hal baru di motorsport listrik. Sejak 2021, mereka telah menggelar ADAC Opel Electric Rally Cup sebagai ajang pembinaan talenta muda. Kompetisi ini awalnya menggunakan Corsa Rally Electric dan akan beralih ke Mokka GSE Rally bertenaga 207 kW untuk musim 2026/2027, sebagai jembatan menuju level lebih tinggi seperti Formula E.
Debut publik tim ini dijadwalkan pada April 2026 di Circuit Paul Ricard, bertepatan dengan peluncuran mobil GEN4. Momen ini menjadi kesempatan pertama publik melihat identitas visual dan arah teknis Opel di Formula E, dengan antusiasme tinggi berkat rekam jejak mereka di WRC era 1980-an, DTM, hingga 24 Hours of Nürburgring.
Di sisi lain, Stellantis masih menyisakan satu slot kosong di Formula E. Sejumlah laporan menyebut kemungkinan brand lain seperti Peugeot ikut masuk, bahkan memunculkan spekulasi kolaborasi lintas program, termasuk peluang Theo Pourchaire menjalani peran ganda antara Formula E dan balap endurance.
Dengan dinamika ini, kehadiran Opel tak hanya menambah persaingan, tetapi juga menegaskan konsolidasi strategi motorsport Stellantis di era elektrifikasi.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.