Mengenal GEN3 Evo, Kendaraan Balap Baru di Ajang Formula E
21 June 2025 |
17:57 WIB
Berbeda dengan musim lalu, ajang Formula E musim 2024/2025 menjadi debut bagi mobil formula E GEN3 Evo. Kendaraan balap ini merupakan pengembangan terbaru dari era Gen3. Salah satu di antaranya adalah sistem penggerak all-wheel drive yang tersedia untuk beberapa sesi, seperti attack mode.
Dalam informasi FIA, GEN3 Evo diklaim mewujudkan semangat kemajuan dan performa dengan tujuan yang jelas. Kendaraan ini juga merupakan mobil balap pertama dan satu-satunya di dunia yang dirancang untuk balapan di berbagai jenis sirkuit.
“GEN3 Evo merupakan pengembangan terbaru dari era GEN3, yang terus membuktikan bahwa performa tinggi, efisiensi, dan keberlanjutan dapat berjalan berdampingan tanpa kompromi,” demikian pernyataan tertulis FIA.
Baca juga: Jake Dennis Raih Pole Position di Sesi Klasifikasi Formula E Jakarta 2025
GEN3 Evo memiliki berbagai peningkatan inovatif dan menjadi penanda lompatan besar dalam teknologi motorsport, sehingga diklaim dapat menghasilkan balapan yang lebih baik dan kompetitif.
Dengan peningkatan yang dilakukan, kendaraan ini mampu berakselerasi dari 0 sampai 60 mph dalam 1,82 detik (0–100 kph dalam 1,86 detik). Angka ini tercatat 30 persen lebih cepat jika dibandingkan dengan mobil Formula 1 pada saat ini.
Tidak hanya itu, GEN3 Evo juga memiliki peningkatan kinerja sebesar 2 persen, dibandingkan dengan GEN3 sebelumnya. Peningkatan itu setara dengan peningkatan waktu sekitar 2 detik dalam putaran kualifikasi di Sirkuit Monaco, sehingga memberikan kualitas balapan kelas dunia di semua jenis lintasan.
Dari sisi dimensi, mobil balap GEN3 Evo juga diklaim lebih ramping dan agresif. Body kit baru yang terpasang dirancang lebih kuat, tahan banting, dan aerodinamis, sehingga membuat balapan menjadi lebih sengit.
Di antara peningkatan yang ada, sistem penggerak all-wheel drive atau AWD menjadi bagian yang menjadi perhatian. Bukan tanpa alasan, untuk pertama kali dalam sejarah Formula E, sistem ini tersedia dalam sesi kualifikasi duel, start, dan attack mode.
“Fitur ini memaksimalkan akselerasi dan kendali, meningkatkan ketegangan pada momen-momen krusial dan memanaskan persaingan antar pembalap. AWD memperkuat strategi sekaligus meningkatkan daya tarik balapan bagi penggemar,” tulis FIA.
Dari sisi dapur pacu, seluruh powertrain mengalami proses homologasi pada musim ke-11 ini. Kondisi ini memungkinkan para pabrikan dan tim pelanggan menerapkan pembelajaran dan optimalisasi dari pengalaman GEN3 ke mobil-mobil generasi terbarunya.
Baca juga: Inovasi Baru Diuji Coba di Ajang Formula E Jakarta 2025, Cek Fungsinya
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Dalam informasi FIA, GEN3 Evo diklaim mewujudkan semangat kemajuan dan performa dengan tujuan yang jelas. Kendaraan ini juga merupakan mobil balap pertama dan satu-satunya di dunia yang dirancang untuk balapan di berbagai jenis sirkuit.
“GEN3 Evo merupakan pengembangan terbaru dari era GEN3, yang terus membuktikan bahwa performa tinggi, efisiensi, dan keberlanjutan dapat berjalan berdampingan tanpa kompromi,” demikian pernyataan tertulis FIA.
Baca juga: Jake Dennis Raih Pole Position di Sesi Klasifikasi Formula E Jakarta 2025
GEN3 Evo memiliki berbagai peningkatan inovatif dan menjadi penanda lompatan besar dalam teknologi motorsport, sehingga diklaim dapat menghasilkan balapan yang lebih baik dan kompetitif.
Dengan peningkatan yang dilakukan, kendaraan ini mampu berakselerasi dari 0 sampai 60 mph dalam 1,82 detik (0–100 kph dalam 1,86 detik). Angka ini tercatat 30 persen lebih cepat jika dibandingkan dengan mobil Formula 1 pada saat ini.
Tidak hanya itu, GEN3 Evo juga memiliki peningkatan kinerja sebesar 2 persen, dibandingkan dengan GEN3 sebelumnya. Peningkatan itu setara dengan peningkatan waktu sekitar 2 detik dalam putaran kualifikasi di Sirkuit Monaco, sehingga memberikan kualitas balapan kelas dunia di semua jenis lintasan.
Dari sisi dimensi, mobil balap GEN3 Evo juga diklaim lebih ramping dan agresif. Body kit baru yang terpasang dirancang lebih kuat, tahan banting, dan aerodinamis, sehingga membuat balapan menjadi lebih sengit.
Di antara peningkatan yang ada, sistem penggerak all-wheel drive atau AWD menjadi bagian yang menjadi perhatian. Bukan tanpa alasan, untuk pertama kali dalam sejarah Formula E, sistem ini tersedia dalam sesi kualifikasi duel, start, dan attack mode.
“Fitur ini memaksimalkan akselerasi dan kendali, meningkatkan ketegangan pada momen-momen krusial dan memanaskan persaingan antar pembalap. AWD memperkuat strategi sekaligus meningkatkan daya tarik balapan bagi penggemar,” tulis FIA.
Dari sisi dapur pacu, seluruh powertrain mengalami proses homologasi pada musim ke-11 ini. Kondisi ini memungkinkan para pabrikan dan tim pelanggan menerapkan pembelajaran dan optimalisasi dari pengalaman GEN3 ke mobil-mobil generasi terbarunya.
Baca juga: Inovasi Baru Diuji Coba di Ajang Formula E Jakarta 2025, Cek Fungsinya
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.