Ilustrasi mengontrol sistem keamanan rumah. (Sumber gambar: Freepik/Rawpixel)

Tips Agar Rumah Tetap Aman Saat Ditinggal Mudik

16 March 2026   |   21:00 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Tradisi mudik menjelang Idulfitri menjadi momen yang dinantikan banyak keluarga di Indonesia. Namun, di tengah persiapan perjalanan dan rencana berkumpul dengan keluarga di kampung halaman, keamanan rumah yang ditinggalkan kerap luput dari perhatian.

Head of Marketing Semen Merah Putih Nyiayu Chairunnikma mengatakan momentum Ramadan dan Idulfitri menjadi waktu yang tepat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi rumah sebelum bepergian.

Baca juga: Mengenal Asal-usul Mudik dan Tradisi Pulang Kampung saat Lebaran

Menurutnya, banyak keluarga lebih fokus pada persiapan perjalanan maupun oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman. Padahal, memastikan rumah yang ditinggalkan dalam kondisi aman tidak kalah penting untuk mengurangi potensi risiko yang tidak diinginkan.

“Dengan langkah-langkah sederhana, masyarakat dapat mengurangi risiko yang tidak diinginkan sehingga bisa menikmati momen Lebaran dengan lebih tenang,” ujarnya, dikutip Hypeabis.id, Senin (16/3/2026). 

Agar rumah tetap aman selama ditinggalkan, terdapat sejumlah langkah yang dapat dilakukan sebelum berangkat mudik. Apa saja? Simak ulasannya berikut ini yuk, Genhype. 


1. Periksa Keamanan Rumah

Langkah pertama adalah memastikan seluruh bagian rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan. Pemilik rumah disarankan memeriksa kembali pintu dan jendela agar terkunci dengan baik.

Selain itu, peralatan listrik yang tidak digunakan sebaiknya dicabut untuk menghindari potensi korsleting selama rumah kosong. Dokumen penting maupun barang berharga juga dianjurkan disimpan di tempat yang aman seperti brankas atau lokasi yang tidak mudah terlihat.


2. Buat Rumah Terlihat Tetap Berpenghuni

Rumah yang terlihat kosong dalam waktu lama berpotensi menarik perhatian pihak yang tidak bertanggung jawab. Untuk mengurangi risiko tersebut, pemilik rumah dapat menyalakan lampu di beberapa area seperti teras atau ruang depan.

Penggunaan lampu dengan sensor cahaya atau Light Dependent Resistor (LDR) juga dapat menjadi pilihan. Perangkat ini memungkinkan lampu menyala otomatis saat malam hari dan mati pada pagi hari sehingga rumah tetap terlihat berpenghuni sekaligus lebih hemat energi.


3. Manfaatkan pengawasan lingkungan dan teknologi

Pengawasan rumah selama mudik juga penting untuk dilakukan. Cara sederhana yang dapat ditempuh adalah dengan meminta bantuan tetangga atau petugas keamanan lingkungan untuk memantau kondisi rumah secara berkala.

Di sisi lain, pemilik rumah juga dapat memanfaatkan teknologi seperti kamera pengawas atau CCTV untuk memantau kondisi hunian dari jarak jauh melalui ponsel. Saat memilih perangkat tersebut, pengguna disarankan memperhatikan spesifikasi seperti jenis IP Camera berbasis WiFi yang mudah dipasang dan diakses melalui aplikasi.

Perangkat dengan resolusi minimal 1080p atau Full HD, dilengkapi fitur night vision untuk perekaman di malam hari, serta motion detection yang dapat mengirim notifikasi ketika ada gerakan mencurigakan juga dinilai lebih optimal.

Selain itu, penyimpanan berbasis cloud dapat dipertimbangkan agar rekaman tetap aman meskipun perangkat mengalami kerusakan. Posisi pemasangan kamera juga perlu diperhatikan agar dapat menjangkau area penting rumah, namun tidak mudah dijangkau untuk menghindari risiko perusakan.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Koleksi Raya Nina Nugroho Angkat Sarimbit Tenun Lokal dengan Warna Solid

BERIKUTNYA

Apa Itu Air Keras? Kenali Sifat Korosif dan Bahayanya bagi Kesehatan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga