Ubisoft Konfirmasi Remake Assassin’s Creed: Black Flag Setelah Lama Dirumorkan
12 March 2026 |
15:36 WIB
Ubisoft akhirnya memastikan bahwa game legendaris Assassin’s Creed: Black Flag akan mendapatkan versi remake. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh pimpinan konten terbaru seri Assassin’s Creed, Jean Guesdon, setelah bertahun-tahun spekulasi berkembang di kalangan penggemar.
Game Assassin’s Creed: Black Flag pertama kali dirilis pada 2013 dan menjadi salah satu judul paling populer dalam waralaba tersebut. Ceritanya berlatar masa kejayaan para bajak laut di Karibia pada abad ke-18. Pemain mengikuti perjalanan tokoh utama, Edward Kenway, seorang bajak laut asal Wales yang terlibat dalam konflik antara dua kelompok besar, yakni Assassin dan Templar.
Baca juga: Rekomendasi Film Hasil Adaptasi Game Populer: Warcraft hingga Monster Hunter
Dalam petualangannya, Kenway juga berburu artefak misterius bernama Observatory yang diyakini memiliki kekuatan luar biasa. Sejak pertama kali dirilis, game ini mendapat banyak pujian dari kritikus maupun pemain. Salah satu aspek yang paling menonjol adalah mekanisme eksplorasi laut yang terasa mulus serta sistem pertempuran kapal yang inovatif.
Selain itu, dunia terbuka yang luas dan alur cerita yang menarik membuat game ini menjadi salah satu seri Assassin’s Creed paling diingat oleh penggemar. Secara komersial, Black Flag juga meraih kesuksesan besar dengan penjualan lebih dari 11 juta kopi di seluruh dunia.
Rumor mengenai remake sebenarnya telah beredar selama beberapa tahun terakhir. Pada 2024, sempat muncul laporan bahwa Ubisoft memiliki rencana ambisius untuk merilis sekitar 10 game Assassin’s Creed dalam kurun waktu lima tahun. Spekulasi semakin kuat ketika pengisi suara Edward Kenway, Matt Ryan, sempat memberi petunjuk bahwa versi baru dari Game tersebut sedang dipersiapkan.
Petunjuk resmi akhirnya muncul melalui tulisan blog yang membahas masa depan waralaba tersebut. Dalam tulisannya, Guesdon menyampaikan kalimat ikonik dari seri ini, “Nothing is true. Everything is permitted,” yang selama ini menjadi semboyan para Assassin. Ia juga memberi sinyal bahwa sebagian rumor yang beredar memang memiliki dasar kebenaran. Unggahan tersebut disertai emoji burung beo serta tangkapan layar dari Black Flag, yang mengarah pada judul baru yang dirumorkan, yaitu Assassin’s Creed: Black Flag Resynced.
Meski demikian, Ubisoft belum mengungkap detail lebih lanjut mengenai proyek remake ini. Beberapa laporan menyebutkan bahwa Game tersebut kemungkinan dirilis sebelum akhir tahun fiskal berikutnya, yakni sekitar Maret 2027. Versi terbaru ini diperkirakan menghadirkan peningkatan grafis yang signifikan serta tambahan elemen cerita baru yang memperkaya pengalaman bermain.
Selain membahas remake Black Flag, Guesdon juga memberikan pembaruan terkait proyek lain dalam waralaba tersebut. Ia menyebut bahwa Assassin’s Creed Shadows kini memasuki tahap akhir dukungan. Artinya, pembaruan untuk game tersebut akan menjadi lebih jarang, meskipun Ubisoft masih menyiapkan beberapa kejutan bagi para pemain.
Di sisi lain, dua proyek baru juga sedang dikembangkan, yakni Assassin’s Creed Codename Hexe yang akan menghadirkan pengalaman cerita yang lebih gelap, serta Assassin’s Creed Codename Invictus yang difokuskan pada mode multiplayer PvP. Ubisoft juga mengisyaratkan bahwa informasi terbaru mengenai adaptasi serial Assassin’s Creed yang diproduksi oleh Netflix akan diumumkan dalam waktu dekat.
Game Assassin’s Creed: Black Flag pertama kali dirilis pada 2013 dan menjadi salah satu judul paling populer dalam waralaba tersebut. Ceritanya berlatar masa kejayaan para bajak laut di Karibia pada abad ke-18. Pemain mengikuti perjalanan tokoh utama, Edward Kenway, seorang bajak laut asal Wales yang terlibat dalam konflik antara dua kelompok besar, yakni Assassin dan Templar.
Baca juga: Rekomendasi Film Hasil Adaptasi Game Populer: Warcraft hingga Monster Hunter
Dalam petualangannya, Kenway juga berburu artefak misterius bernama Observatory yang diyakini memiliki kekuatan luar biasa. Sejak pertama kali dirilis, game ini mendapat banyak pujian dari kritikus maupun pemain. Salah satu aspek yang paling menonjol adalah mekanisme eksplorasi laut yang terasa mulus serta sistem pertempuran kapal yang inovatif.
Selain itu, dunia terbuka yang luas dan alur cerita yang menarik membuat game ini menjadi salah satu seri Assassin’s Creed paling diingat oleh penggemar. Secara komersial, Black Flag juga meraih kesuksesan besar dengan penjualan lebih dari 11 juta kopi di seluruh dunia.
Rumor mengenai remake sebenarnya telah beredar selama beberapa tahun terakhir. Pada 2024, sempat muncul laporan bahwa Ubisoft memiliki rencana ambisius untuk merilis sekitar 10 game Assassin’s Creed dalam kurun waktu lima tahun. Spekulasi semakin kuat ketika pengisi suara Edward Kenway, Matt Ryan, sempat memberi petunjuk bahwa versi baru dari Game tersebut sedang dipersiapkan.
Petunjuk resmi akhirnya muncul melalui tulisan blog yang membahas masa depan waralaba tersebut. Dalam tulisannya, Guesdon menyampaikan kalimat ikonik dari seri ini, “Nothing is true. Everything is permitted,” yang selama ini menjadi semboyan para Assassin. Ia juga memberi sinyal bahwa sebagian rumor yang beredar memang memiliki dasar kebenaran. Unggahan tersebut disertai emoji burung beo serta tangkapan layar dari Black Flag, yang mengarah pada judul baru yang dirumorkan, yaitu Assassin’s Creed: Black Flag Resynced.
Meski demikian, Ubisoft belum mengungkap detail lebih lanjut mengenai proyek remake ini. Beberapa laporan menyebutkan bahwa Game tersebut kemungkinan dirilis sebelum akhir tahun fiskal berikutnya, yakni sekitar Maret 2027. Versi terbaru ini diperkirakan menghadirkan peningkatan grafis yang signifikan serta tambahan elemen cerita baru yang memperkaya pengalaman bermain.
Selain membahas remake Black Flag, Guesdon juga memberikan pembaruan terkait proyek lain dalam waralaba tersebut. Ia menyebut bahwa Assassin’s Creed Shadows kini memasuki tahap akhir dukungan. Artinya, pembaruan untuk game tersebut akan menjadi lebih jarang, meskipun Ubisoft masih menyiapkan beberapa kejutan bagi para pemain.
Di sisi lain, dua proyek baru juga sedang dikembangkan, yakni Assassin’s Creed Codename Hexe yang akan menghadirkan pengalaman cerita yang lebih gelap, serta Assassin’s Creed Codename Invictus yang difokuskan pada mode multiplayer PvP. Ubisoft juga mengisyaratkan bahwa informasi terbaru mengenai adaptasi serial Assassin’s Creed yang diproduksi oleh Netflix akan diumumkan dalam waktu dekat.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.