ilustrasi (sumber gambar: makafood/pexels)

Tren Wisata Kuliner Jadi Arah Baru Pariwisata di Asia

04 March 2026   |   18:54 WIB
Image
Dewi Andriani Jurnalis Hypeabis.id

Minat wisata berbasis pengalaman kian menguat di Asia. Jika sebelumnya harga tiket dan lanskap destinasi menjadi pertimbangan utama, kini pengalaman kuliner justru menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan destinasi wisata.

Bagi sebagian wisatawan, mencicipi hidangan autentik bahkan menjadi agenda utama yang menentukan ke mana mereka akan terbang. Temuan ini tercermin dari survey wisatawan Asia dalam Agoda’s 2026 Travel Outlook Report.

Berdasarkan survei tersebut, wisatawan Indonesia termasuk pecinta kuliner teratas di Asia dengan hampir sepertiga responden asal (31%) menyebut eksplorasi kuliner baru sebagai alasan utama melakukan perjalanan.

Pergeseran ini menunjukkan bahwa gastronomi menjadi pertimbangan penting dalam menentukan tujuan perjalanan, aktivitas yang dilakukan, serta pilihan akomodasi, karena wisatawan ingin lebih mengenal budaya kuliner lokal di destinasi yang mereka kunjungi.

Hasil survei Agoda juga menunjukkan bahwa pengalaman kuliner kini masuk dalam tiga besar motivasi perjalanan wisatawan Asia, naik dari posisi keenam pada tahun sebelumnya.

Dalam daftar negara dengan minat tertinggi terhadap wisata kuliner, Taiwan menempati posisi teratas dengan 47% responden menjadikan makanan sebagai alasan utama berwisata.  Hal ini menunjukkan budaya kuliner Taiwan yang kaya serta pentingnya unsur gastronomi dalam rencana perjalanan warganya.

Vietnam (35%) dan Korea Selatan (34%) menyusul di posisi berikutnya. Malaysia (33%) dan Jepang (32%) melengkapi lima besar, sementara Indonesia berada di peringkat keenam dengan 31%, diikuti Thailand (20%) dan India (8%).

Senior Country Director Agoda untuk Indonesia, Gede Gunawan mengatakan, seiring berkembangnya tren pariwisata, makanan dan pengalaman kuliner kini menjadi bagian penting dari perjalanan, bahkan kerap menjadi motivasi utama bagi banyak wisatawan Asia. 

“Indonesia menawarkan kekayaan pengalaman gastronomi sebagai bagian dari perjalanan wisata. Warisan kuliner yang berpadu dengan sentuhan modern serta konsep bersantap yang unik menghadirkan beragam pengalaman bagi wisatawan,” ujarnya.

Menurutnya, tren ini membuka peluang bagi destinasi untuk mengoptimalkan kekayaan gastronominya sebagai daya tarik utama. Dengan tren wisata kuliner yang terus menguat, sektor gastronomi dinilai semakin strategis dalam mendorong pertumbuhan industri pariwisata Asia, termasuk Indonesia.


 

SEBELUMNYA

Daredevil: Born Again Resmi Masuk MCU, Tapi Tetap Street-Level

BERIKUTNYA

Event Lari Maret 2026 di Indonesia, Cek Tanggal dan Lokasinya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga