Album The Mountain (Sumber foto: Intagram/@gorillaz)

Gorillaz Rayakan 25 Tahun Lewat Album “The Mountain” yang Matang dan Personal

02 March 2026   |   16:29 WIB
Image
Alwi Rahman Kusnandar Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta

Band virtual asal Inggris, Gorillaz, merayakan 25 tahun perjalanan karier mereka dengan merilis album terbaru berjudul The Mountain. Album ini menjadi karya kesembilan dari proyek musik yang digagas oleh Damon Albarn dan Jamie Hewlett sejak 1998.

Awalnya, Gorillaz kerap dianggap sebagai proyek sampingan atau eksperimen semata. Namun seiring waktu, konsep “band virtual” justru semakin relevan di tengah perkembangan teknologi dan tren karakter animasi dalam musik pop. Dalam 25 tahun, Gorillaz telah merilis sembilan album dan bekerja sama dengan puluhan musisi dari berbagai genre dan generasi.

Baca juga: Daftar Nominasi Rock & Roll Hall of Fame 2026, Ada Oasis Hingga Mariah Carey
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Gorillaz (@gorillaz)


Melansir The Guardian, album The Mountain hadir dengan latar yang cukup personal. Karya ini terinspirasi dari perjalanan Albarn dan Hewlett ke India, sekaligus pengalaman duka setelah kepergian ayah mereka masing-masing.

Unsur budaya India terasa kuat dalam aransemen musiknya. Sejumlah musisi India turut terlibat, termasuk penyanyi legendaris Asha Bhosle, diva disko Asha Puthli, serta pemain sitar Anoushka Shankar. Warna musik tradisional seperti sitar dan bansuri memperkaya nuansa album ini.

Selain kolaborator yang masih aktif, Albarn juga menghadirkan rekaman lama dari sejumlah musisi yang telah wafat. Nama-nama seperti Bobby Womack, Tony Allen, dan rapper Proof kembali terdengar melalui materi arsip yang diolah ulang. Kehadiran suara mereka memberi kesan emosional sekaligus unik, seolah-olah menghadirkan dialog lintas waktu dalam satu album.

Meski berangkat dari tema kehilangan, suasana The Mountain tidak sepenuhnya muram. Beberapa lagu justru terdengar enerjik dan optimistis, memadukan elemen pop, elektronik, hingga sentuhan musik tradisional. Perpaduan antara duka dan semangat hidup menjadi benang merah yang menyatukan keseluruhan album.

Secara konsep, The Mountain dinilai lebih solid dibanding beberapa rilisan Gorillaz sebelumnya. Album ini terasa lebih menyatu, bukan sekadar kumpulan lagu dengan banyak bintang tamu. Dengan pendekatan yang personal namun tetap eksperimental, Gorillaz menunjukkan bahwa setelah 25 tahun, mereka masih mampu menghadirkan karya yang segar dan relevan.

Berikut lagu-lagu dalam album The Mountain
  1. The Mountain – Feat. Dennis Hopper, Ajay Prasanna, Anoushka Shankar, Amaan Ali Bangash and Ayaan Ali Bangash
  2. The Moon Cave – Feat. Asha Puthili, Bobby Womack, Dave Jolicouer, Jalen Ngonda, Black Thought
  3. The Happy Dictator – Feat. Sparks
  4. The Hardest Thing – Feat. Tony Allen
  5. Orange County – Feat. Bizarrap, Kara Jackson, and Anoushka Shankar
  6. The God of Lying – Feat. IDLES
  7. The Empty Dream Machine – Feat. Black Thought, Johnny Marr, and Anoushka Shankar
  8. The Manifesto – Feat. Trueno and Proof
  9. The Plastic Guru – Feat. Johnny Maret and Anoushka Shankar
  10. Delirium – Feat. Mark E Smith
  11. Damascus – Feat. Omar Souleyman and Yasiin Bey
  12. The Shadowy Light – Feat. Asha Bhosle dan Gruff Rhys, Ajay Prasanna, Amaan Ali Bangash and Ayaan Ali Bangash
  13. Casablanca – Feat. Paul Simonon and Johnny Marr
  14. The Sweet Prince – Feat. Ajay Prasanna, Johnny Marr, and Anoushka Shankar
  15. The Sad God – Feat. Black Thought, Ajay Prasanna, and Anoushka Shankar

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Cristiano Ronaldo Beli 25% Saham UD Almería, Wujudkan Ambisi Jadi Pemilik Klub

BERIKUTNYA

Film Tunggu Aku Sukses Nanti Siap Temani Libur Lebaran, Cek Sinopsisnya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga