Istana Gyeongbokgung pada musim semi di Seoul, Korsel (Foto: Freepik/tawatchai07)

Korea Selatan Targetkan Bebas Visa untuk Wisatawan Indonesia

28 February 2026   |   16:41 WIB
Image
Muhammad Shohibul Izar Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Korea Selatan dikabarkan mengumumkan rencana pemberian fasilitas bebas visa bagi wisatawan Indonesia sebagai bagian dari strategi besar penguatan sektor pariwisata. Dari informasi yang beredar, kebijakan ini diungkap dalam Pertemuan Strategi Pariwisata Nasional ke-11 yang digelar baru-baru ini.

Pertemuan tersebut dipimpin Presiden Lee Jae Myung dan dihadiri Perdana Menteri Kim Min Seok serta jajaran menteri terkait. Pemerintah meluncurkan inisiatif bertajuk “K-Tourism Embracing the World” untuk memaksimalkan momentum global budaya Korea.

Baca juga: Transit Bebas Visa 10 Hari di China Kini Berlaku untuk WNI, Cek Mekanismenya

Dalam skema yang dirancang, turis Indonesia akan diberikan bebas visa secara uji coba untuk perjalanan kelompok. Rombongan minimal tiga orang disebut menjadi syarat utama dalam tahap awal implementasi kebijakan tersebut.

Meski tanggal pasti pemberlakuan belum diumumkan, Korea Selatan sebelumnya telah membebaskan biaya visa bagi turis Indonesia yang datang berkelompok melalui agen perjalanan resmi. Kebijakan tersebut berlaku untuk visa tipe C-3-2 dan diperpanjang hingga Juni 2026.

Berbagai sumber juga menyebut program pembebasan biaya visa ini mencakup beberapa negara lain seperti China, India, Vietnam, Filipina, dan Kamboja. Biaya visa sebesar 18.000 won yang sebelumnya dibebankan kini ditiadakan selama periode perpanjangan.

Presiden Lee menegaskan bahwa pariwisata harus diposisikan sebagai industri strategis nasional. Ia menyebut sektor ini bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan bagian dari ekspor budaya yang menciptakan pengalaman dan kenangan.

Popularitas K-pop, drama Korea, dan kuliner disebut sebagai pintu masuk untuk mendatangkan kunjungan nyata. Pemerintah pun berjanji merombak infrastruktur pariwisata sekaligus menindak praktik harga tidak wajar.

Data Organisasi Pariwisata Korea yang dikutip sumber lain menunjukkan wisatawan Indonesia ke Korea Selatan mencapai 365.596 orang pada 2025. Angka tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan kenaikan sekitar 8,8 persen dibanding tahun sebelumnya.

Lonjakan ini memperlihatkan kuatnya pengaruh gelombang budaya Korea di Indonesia. Antusiasme terhadap konser K-pop, lokasi syuting drama, hingga wisata kuliner terus mendorong minat perjalanan.

Menurut pemerintah dalam berbagai keterangan resmi, kebijakan ini perlu diterapkan tanpa toleransi terhadap praktik penetapan harga berlebihan. Pelaku usaha yang tidak mencantumkan atau melanggar harga resmi terancam penangguhan operasional.

Sejumlah analis memperkirakan jumlah wisatawan asing ke Korea Selatan dapat melampaui 21 juta pada 2026. Proyeksi tersebut mempertimbangkan faktor musiman, nilai tukar, indikator ekonomi, serta dinamika geopolitik kawasan.

Model prediksi berbasis pembelajaran mendalam juga menunjukkan potensi limpahan permintaan wisata akibat ketegangan regional. Korea Selatan berupaya memanfaatkan momentum ini dengan kebijakan yang lebih progresif.

Kendati demikian, wacana bebas visa penuh untuk wisatawan individu asal Indonesia masih dalam tahap pembahasan. Realisasinya memerlukan koordinasi dan pertimbangan kebijakan dari kedua negara.

Jika uji coba berjalan sukses, peluang perluasan skema bebas visa semakin terbuka. Bagi wisatawan Indonesia, kebijakan ini berpotensi membuat perjalanan ke Negeri Ginseng menjadi lebih mudah dan terjangkau dalam waktu dekat.

SEBELUMNYA

FIA Rilis Sistem AI ECAT Untuk Deteksi Track Limit Formula 1 Musim 2026

BERIKUTNYA

Inspirasi Padupadan Outfit Ramadan yang Stylish Untuk Gen Z

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga