Zinédine Zidane Bersiap Ambil Alih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
23 February 2026 |
16:01 WIB
Zinédine Zidane dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) untuk menjadi pelatih kepala Timnas Prancis setelah Piala Dunia 2026. Kabar ini kembali menguat setelah dalam beberapa waktu terakhir namanya terus dikaitkan dengan kursi kepelatihan Les Bleus.
Berdasarkan laporan dari berbagai sumber sepak bola internasional, legenda berusia 53 tahun itu disebut akan menggantikan Didier Deschamps yang kontraknya berakhir usai turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Pergantian ini dipandang sebagai bagian dari regenerasi di tubuh tim nasional Prancis.
Baca juga: Gelandang Timnas Indonesia Ivar Jenner Resmi Bergabung Dewa United
Kabar ini sekaligus mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depan Zidane yang telah absen dari dunia kepelatihan sejak meninggalkan Real Madrid untuk kedua kalinya pada 2021.
Meski selama ini dikaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa, Zidane dilaporkan menolak berbagai pendekatan karena menunggu kesempatan melatih negaranya sendiri yang menjadi sebuah posisi yang sejak lama disebutnya sebagai pekerjaan impian.
Kesepakatan ini disebut sudah final meski belum akan diumumkan secara resmi hingga Piala Dunia 2026 berakhir. Strategi tersebut diyakini memberi ruang bagi Deschamps untuk fokus penuh pada turnamen tanpa gangguan spekulasi sembari memungkinkan FFF mempersiapkan transisi kepemimpinan secara matang.
Didier Deschamps sendiri telah mengonfirmasi bahwa ia akan mundur setelah Piala Dunia 2026 yang menutup siklus 14 tahun yang luar biasa bersama Les Bleus. Di bawah kepemimpinannya, Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 dan menjadi runner-up pada edisi 2022 dan menjadikannya salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola internasional.
Dari informasi yang beredar, Zidane sendiri sebelumnya pernah menyampaikan keinginannya untuk melatih timnas dalam sebuah acara yang diselenggarakan harian olahraga Italia, La Gazzetta dello Sport. Ia menyatakan keyakinannya akan kembali ke dunia kepelatihan dan secara terbuka mengakui hasratnya untuk suatu hari menangani tim nasional Prancis.
Pencapaian paling fenomenal dalam rekam jejaknya adalah berhasil membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions UEFA tiga kali berturut-turut (2016, 2017, 2018) yang menjadi rekor yang belum pernah terulang di era modern kompetisi tersebut. Totalnya ia mempersembahkan 11 trofi besar dalam dua periode kepelatihannya di Santiago Bernabéu.
Zidane merupakan mantan pemain sekaligus ikon sepak bola Prancis dengan 108 caps dan peran sentral dalam kemenangan Piala Dunia 1998 serta Euro 2000. Ia juga membawa Prancis ke final Piala Dunia 2006, meski laga tersebut dikenang karena insiden kartu merahnya di partai puncak.
Momentum penunjukan Zidane juga dinilai sangat tepat mengingat skuad Prancis dihuni talenta elite dunia seperti Kylian Mbappé dan deretan pemain muda potensial lainnya. Track Record Zidane diyakini mampu menjaga ruang ganti tetap solid sekaligus meningkatkan mentalitas juara dalam turnamen-turnamen besar mendatang.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Berdasarkan laporan dari berbagai sumber sepak bola internasional, legenda berusia 53 tahun itu disebut akan menggantikan Didier Deschamps yang kontraknya berakhir usai turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Pergantian ini dipandang sebagai bagian dari regenerasi di tubuh tim nasional Prancis.
Baca juga: Gelandang Timnas Indonesia Ivar Jenner Resmi Bergabung Dewa United
Kabar ini sekaligus mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depan Zidane yang telah absen dari dunia kepelatihan sejak meninggalkan Real Madrid untuk kedua kalinya pada 2021.
Meski selama ini dikaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa, Zidane dilaporkan menolak berbagai pendekatan karena menunggu kesempatan melatih negaranya sendiri yang menjadi sebuah posisi yang sejak lama disebutnya sebagai pekerjaan impian.
Kesepakatan ini disebut sudah final meski belum akan diumumkan secara resmi hingga Piala Dunia 2026 berakhir. Strategi tersebut diyakini memberi ruang bagi Deschamps untuk fokus penuh pada turnamen tanpa gangguan spekulasi sembari memungkinkan FFF mempersiapkan transisi kepemimpinan secara matang.
Didier Deschamps sendiri telah mengonfirmasi bahwa ia akan mundur setelah Piala Dunia 2026 yang menutup siklus 14 tahun yang luar biasa bersama Les Bleus. Di bawah kepemimpinannya, Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 dan menjadi runner-up pada edisi 2022 dan menjadikannya salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola internasional.
Dari informasi yang beredar, Zidane sendiri sebelumnya pernah menyampaikan keinginannya untuk melatih timnas dalam sebuah acara yang diselenggarakan harian olahraga Italia, La Gazzetta dello Sport. Ia menyatakan keyakinannya akan kembali ke dunia kepelatihan dan secara terbuka mengakui hasratnya untuk suatu hari menangani tim nasional Prancis.
Pencapaian paling fenomenal dalam rekam jejaknya adalah berhasil membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions UEFA tiga kali berturut-turut (2016, 2017, 2018) yang menjadi rekor yang belum pernah terulang di era modern kompetisi tersebut. Totalnya ia mempersembahkan 11 trofi besar dalam dua periode kepelatihannya di Santiago Bernabéu.
Zidane merupakan mantan pemain sekaligus ikon sepak bola Prancis dengan 108 caps dan peran sentral dalam kemenangan Piala Dunia 1998 serta Euro 2000. Ia juga membawa Prancis ke final Piala Dunia 2006, meski laga tersebut dikenang karena insiden kartu merahnya di partai puncak.
Momentum penunjukan Zidane juga dinilai sangat tepat mengingat skuad Prancis dihuni talenta elite dunia seperti Kylian Mbappé dan deretan pemain muda potensial lainnya. Track Record Zidane diyakini mampu menjaga ruang ganti tetap solid sekaligus meningkatkan mentalitas juara dalam turnamen-turnamen besar mendatang.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.