Tasya Farasya Ungkap Cara Menjaga Kesehatan Kulit Selama Ramadan
23 February 2026 |
11:24 WIB
Kreator konten kecantikan Tasya Farasya membagikan rutinitas perawatan kulit tubuhnya selama bulan Ramadan. Menurutnya, kunci utama menjaga kesehatan kulit saat berpuasa terletak pada konsistensi penggunaan produk, kecukupan cairan, serta pola istirahat yang terjaga.
Tasya mengaku memiliki tipe kulit yang cenderung kering, sehingga tantangan tersebut tetap ia hadapi baik di bulan puasa maupun di luar Ramadan. Namun, kondisi kulitnya bisa menjadi lebih kering saat berpuasa apabila asupan cairan tidak terpenuhi dengan baik.
Baca juga: 5 Tips Perawatan Kulit Selama Ramadan, Tetap Bercahaya Saat Berpuasa
“Di bulan puasa pastinya tambah kering lagi dan bener-bener seperti kayak bisa ngelupas, bisa ngelukis di betis, saking keringnya,” ujarnya saat ditemui Hypeabis.id di Mal Kota Kasablanka akhir pekan kemarin.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga konsumsi air putih sekitar 2–3 liter per hari, terutama saat sahur dan berbuka. Selain itu, ia juga memastikan waktu tidur cukup serta menjaga keseimbangan asupan makanan saat sahur dan berbuka puasa.
Berbeda dengan sebagian orang yang menyesuaikan rutinitas perawatan wajah selama Ramadan, Tasya menyebut tidak ada perubahan signifikan pada skincare wajahnya. Fokus utamanya justru terletak pada perawatan tubuh secara menyeluruh.
Ia mengakui, sebelumnya lebih banyak memberi perhatian pada kulit wajah dibandingkan kulit tubuh. Namun, memasuki usia kepala tiga mulai menyadari pentingnya perawatan yang seimbang dari wajah hingga seluruh tubuh, termasuk untuk mencegah tanda-tanda penuaan dini.
Dalam praktiknya, Tasya menerapkan metode pengaplikasian produk tubuh segera setelah mandi. Ia memanfaatkan periode sekitar 10 menit setelah mandi saat pori-pori masih terbuka untuk mengaplikasikan body lotion, kemudian dilanjutkan dengan parfum dan pijatan ringan sebelum berpakaian.
Dari sisi produk, Tasya menyebut telah mencoba sejumlah produk perawatan kulit yang diformulasikan untuk melembapkan sekaligus mencerahkan. Saat ini, ia tengah mencoba Vaseline Gluta-Hya Smoothing Perfector.
Produk tersebut, kata Tasya, mengandung kombinasi AHA, BHA, dan PHA untuk membantu eksfoliasi harian secara ringan, sekaligus dilengkapi agen pencerah. Ia juga menilai teksturnya ringan, cepat menyerap, serta tidak meninggalkan rasa lengket, sehingga nyaman digunakan bahkan sebelum berolahraga.
“Jadi kalau ada produk kayak gini, itu pasti dicari banget karena dia bener-bener melembabkan tapi teksturnya tuh bener-bener ringan, menyerapannya cepet dan wangi,” tutur Tasya.
Vaseline Gluta-Hya Smoothing Perfector yang diklaim mengusung standar klinik kecantikan dengan teknologi GlutaGlow, 4D Hyaluron, serta 70x Hydroxy Acid Complex yang memadukan AHA, BHA, dan PHA untuk eksfoliasi ringan. Produk ini disebut memiliki tekstur cepat meresap dan tidak lengket sehingga dapat digunakan sehari-hari.
Untuk mengedukasi konsumen mengenai pentingnya menghidrasi kulit tubuh selama Ramadan, Vaseline menggelar kampanye tematik #JamBukaVaseline. Kampanye ini diperkenalkan bertepatan dengan penyelenggaraan “Gluta-Hya Hydration Clinic” di Atrium Mall Kota Kasablanka pada 20 Februari hingga 1 Maret 2026.
Mengusung konsep pengalaman immersive beauty clinic di tengah oasis, acara ini digelar berkolaborasi dengan HALUU World dan SKIN+ Clinic. Rohit Pathak, Vice President Marketing Beauty & Wellbeing Unilever Indonesia, mengatakan kampanye tersebut sejalan dengan tujuan merek yang mengedepankan pendekatan berbasis sains.
Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi, edukasi yang terverifikasi secara klinis menjadi penting untuk mencegah kesalahpahaman terkait perawatan kulit. “Kampanye ini ingin mengedukasi bahwa waktu berbuka puasa untuk kulit dengan menggunakan Vaseline bisa dilakukan kapan saja guna mencegah dan mengatasi masalah kulit yang disebabkan oleh dehidrasi,” sebutnya.
Senior Brand Manager Vaseline Melisa Caroline mengatakan peluncuran kampanye juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif. Pengunjung dapat mengikuti rangkaian instalasi seperti Clinical Tunnel, The Smoothness Slide, hingga Hydration Pool yang menggambarkan transformasi kulit kering menjadi lebih terhidrasi.
Di area Hydration Clinic, pengunjung berkesempatan memperoleh konsultasi serta perawatan gratis dari SKIN+ Clinic. Renny Hasibuan, GM Marketing Euromedica Group, menyampaikan kolaborasi ini menghadirkan treatment Oxy Clear dengan teknologi oksigen aktif untuk membantu meningkatkan hidrasi kulit tubuh selama puasa.
Selain aktivitas luring, kampanye diperluas ke kanal digital melalui kolaborasi dengan sejumlah kreator konten, termasuk musisi TikTok dan komika, guna mengemas pesan hidrasi kulit dalam format hiburan dan edukasi.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Tasya mengaku memiliki tipe kulit yang cenderung kering, sehingga tantangan tersebut tetap ia hadapi baik di bulan puasa maupun di luar Ramadan. Namun, kondisi kulitnya bisa menjadi lebih kering saat berpuasa apabila asupan cairan tidak terpenuhi dengan baik.
Baca juga: 5 Tips Perawatan Kulit Selama Ramadan, Tetap Bercahaya Saat Berpuasa
“Di bulan puasa pastinya tambah kering lagi dan bener-bener seperti kayak bisa ngelupas, bisa ngelukis di betis, saking keringnya,” ujarnya saat ditemui Hypeabis.id di Mal Kota Kasablanka akhir pekan kemarin.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga konsumsi air putih sekitar 2–3 liter per hari, terutama saat sahur dan berbuka. Selain itu, ia juga memastikan waktu tidur cukup serta menjaga keseimbangan asupan makanan saat sahur dan berbuka puasa.
Berbeda dengan sebagian orang yang menyesuaikan rutinitas perawatan wajah selama Ramadan, Tasya menyebut tidak ada perubahan signifikan pada skincare wajahnya. Fokus utamanya justru terletak pada perawatan tubuh secara menyeluruh.
Ia mengakui, sebelumnya lebih banyak memberi perhatian pada kulit wajah dibandingkan kulit tubuh. Namun, memasuki usia kepala tiga mulai menyadari pentingnya perawatan yang seimbang dari wajah hingga seluruh tubuh, termasuk untuk mencegah tanda-tanda penuaan dini.
Dalam praktiknya, Tasya menerapkan metode pengaplikasian produk tubuh segera setelah mandi. Ia memanfaatkan periode sekitar 10 menit setelah mandi saat pori-pori masih terbuka untuk mengaplikasikan body lotion, kemudian dilanjutkan dengan parfum dan pijatan ringan sebelum berpakaian.
Dari sisi produk, Tasya menyebut telah mencoba sejumlah produk perawatan kulit yang diformulasikan untuk melembapkan sekaligus mencerahkan. Saat ini, ia tengah mencoba Vaseline Gluta-Hya Smoothing Perfector.
Produk tersebut, kata Tasya, mengandung kombinasi AHA, BHA, dan PHA untuk membantu eksfoliasi harian secara ringan, sekaligus dilengkapi agen pencerah. Ia juga menilai teksturnya ringan, cepat menyerap, serta tidak meninggalkan rasa lengket, sehingga nyaman digunakan bahkan sebelum berolahraga.
“Jadi kalau ada produk kayak gini, itu pasti dicari banget karena dia bener-bener melembabkan tapi teksturnya tuh bener-bener ringan, menyerapannya cepet dan wangi,” tutur Tasya.
Vaseline Gluta-Hya Smoothing Perfector yang diklaim mengusung standar klinik kecantikan dengan teknologi GlutaGlow, 4D Hyaluron, serta 70x Hydroxy Acid Complex yang memadukan AHA, BHA, dan PHA untuk eksfoliasi ringan. Produk ini disebut memiliki tekstur cepat meresap dan tidak lengket sehingga dapat digunakan sehari-hari.
Untuk mengedukasi konsumen mengenai pentingnya menghidrasi kulit tubuh selama Ramadan, Vaseline menggelar kampanye tematik #JamBukaVaseline. Kampanye ini diperkenalkan bertepatan dengan penyelenggaraan “Gluta-Hya Hydration Clinic” di Atrium Mall Kota Kasablanka pada 20 Februari hingga 1 Maret 2026.
Mengusung konsep pengalaman immersive beauty clinic di tengah oasis, acara ini digelar berkolaborasi dengan HALUU World dan SKIN+ Clinic. Rohit Pathak, Vice President Marketing Beauty & Wellbeing Unilever Indonesia, mengatakan kampanye tersebut sejalan dengan tujuan merek yang mengedepankan pendekatan berbasis sains.
Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi, edukasi yang terverifikasi secara klinis menjadi penting untuk mencegah kesalahpahaman terkait perawatan kulit. “Kampanye ini ingin mengedukasi bahwa waktu berbuka puasa untuk kulit dengan menggunakan Vaseline bisa dilakukan kapan saja guna mencegah dan mengatasi masalah kulit yang disebabkan oleh dehidrasi,” sebutnya.
Senior Brand Manager Vaseline Melisa Caroline mengatakan peluncuran kampanye juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif. Pengunjung dapat mengikuti rangkaian instalasi seperti Clinical Tunnel, The Smoothness Slide, hingga Hydration Pool yang menggambarkan transformasi kulit kering menjadi lebih terhidrasi.
Di area Hydration Clinic, pengunjung berkesempatan memperoleh konsultasi serta perawatan gratis dari SKIN+ Clinic. Renny Hasibuan, GM Marketing Euromedica Group, menyampaikan kolaborasi ini menghadirkan treatment Oxy Clear dengan teknologi oksigen aktif untuk membantu meningkatkan hidrasi kulit tubuh selama puasa.
Selain aktivitas luring, kampanye diperluas ke kanal digital melalui kolaborasi dengan sejumlah kreator konten, termasuk musisi TikTok dan komika, guna mengemas pesan hidrasi kulit dalam format hiburan dan edukasi.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.