Netflix Kembangkan Serial Adaptasi Novel Dark Romance Lights Out Karya Navessa Allen
15 February 2026 |
14:00 WIB
Netflix tengah mengembangkan serial TV berdasarkan novel dark romance berjudul Lights Out karya Navessa Allen yang viral di BookTok dan ramai diperbincangkan pembaca global. Hannah Schneider akan memimpin proyek sebagai showrunner, penulis, dan eksekutif produser.
Platform streaming Netflix kembali memperluas katalog adaptasi novel dengan mengumumkan pengembangan serial TV dari Lights Out, novel pertama dalam seri Into Darkness karya Navessa Allen. Pengumuman eksklusif Deadline pada 11 Februari 2026 ini menjadi kabar gembira bagi penggemar dark romance yang menantikan adaptasi visual dari kisah yang sempat viral di BookTok.
Baca juga: The Dinosaurs, Dokumenter Epik Netflix Garapan Steven Spielberg Tayang Maret 2026
Hannah Schneider, yang dikenal lewat karyanya di Why Women Kill, Accused, dan The Waterfront, akan menjabat sebagai showrunner, penulis, dan eksekutif produser sekaligus. Proyek ini juga melibatkan Peter Chernin dan Tracey Cook dari Chernin Entertainment rumah produksi di balik kesuksesan serial The Madness di Netflix sebagai eksekutif produser. Yang tak kalah penting, Navessa Allen sendiri ikut terlibat sebagai eksekutif produser, memastikan adaptasi tetap setia pada esensi karyanya.
Novel Lights Out yang diterbitkan Znado pada 2024 menghadirkan cerita romansa yang jauh dari konvensional. Protagonis Aly, seorang perawat trauma, menemukan fantasinya menjadi kenyataan ketika Josh hacker vigilante bertopeng menyusup ke rumahnya.
Apa yang dimulai sebagai situasi berbahaya berkembang menjadi hubungan kompleks yang memadukan romansa penuh gairah, obsesi, dan suspense menegangkan. Josh bertransformasi dari predator menjadi pelindung Aly dari ancaman lain, menciptakan dinamika hubungan yang unik dan memikat.
Dilansir dari Deadline, novel ini mendapat sambutan luar biasa di BookTok berkat chemistry kuat antara kedua karakter, humor gelap yang menghibur, serta plot penuh ketegangan yang adiktif.
Kepopuleran seri Into Darkness terus meningkat. Sekuel Caught Up langsung debut di posisi #1 New York Times Best Seller pada Juni 2025, membuktikan fanbase Allen yang solid. Antusiasme penggemar semakin tinggi menjelang rilis buku ketiga Game On yang dijadwalkan meluncur 31 Maret mendatang.
Navessa Allen, yang tinggal di Pantai Timur Amerika Serikat, membangun reputasi sebagai penulis yang berani mengeksplorasi tema trauma, pemulihan, dan hubungan rumit elemen yang menjadi daya tarik utama bagi pembaca yang mencari cerita lebih dalam dari romansa biasa.
Dengan materi sumber novel yang kuat, tim produksi berpengalaman, dan dukungan Netflix, adaptasi Lights Out berpotensi menjadi serial yang tidak hanya menarik penggemar novel, tetapi juga menjangkau audiens lebih luas yang menyukai thriller romantis dengan nuansa gelap. Meski jadwal produksi dan tanggal rilis belum diumumkan, penggemar sudah menantikan bagaimana chemistry eksplosif Aly dan Josh akan diterjemahkan ke layar.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Platform streaming Netflix kembali memperluas katalog adaptasi novel dengan mengumumkan pengembangan serial TV dari Lights Out, novel pertama dalam seri Into Darkness karya Navessa Allen. Pengumuman eksklusif Deadline pada 11 Februari 2026 ini menjadi kabar gembira bagi penggemar dark romance yang menantikan adaptasi visual dari kisah yang sempat viral di BookTok.
Baca juga: The Dinosaurs, Dokumenter Epik Netflix Garapan Steven Spielberg Tayang Maret 2026
Hannah Schneider, yang dikenal lewat karyanya di Why Women Kill, Accused, dan The Waterfront, akan menjabat sebagai showrunner, penulis, dan eksekutif produser sekaligus. Proyek ini juga melibatkan Peter Chernin dan Tracey Cook dari Chernin Entertainment rumah produksi di balik kesuksesan serial The Madness di Netflix sebagai eksekutif produser. Yang tak kalah penting, Navessa Allen sendiri ikut terlibat sebagai eksekutif produser, memastikan adaptasi tetap setia pada esensi karyanya.
Novel Lights Out yang diterbitkan Znado pada 2024 menghadirkan cerita romansa yang jauh dari konvensional. Protagonis Aly, seorang perawat trauma, menemukan fantasinya menjadi kenyataan ketika Josh hacker vigilante bertopeng menyusup ke rumahnya.
Apa yang dimulai sebagai situasi berbahaya berkembang menjadi hubungan kompleks yang memadukan romansa penuh gairah, obsesi, dan suspense menegangkan. Josh bertransformasi dari predator menjadi pelindung Aly dari ancaman lain, menciptakan dinamika hubungan yang unik dan memikat.
Dilansir dari Deadline, novel ini mendapat sambutan luar biasa di BookTok berkat chemistry kuat antara kedua karakter, humor gelap yang menghibur, serta plot penuh ketegangan yang adiktif.
Kepopuleran seri Into Darkness terus meningkat. Sekuel Caught Up langsung debut di posisi #1 New York Times Best Seller pada Juni 2025, membuktikan fanbase Allen yang solid. Antusiasme penggemar semakin tinggi menjelang rilis buku ketiga Game On yang dijadwalkan meluncur 31 Maret mendatang.
Navessa Allen, yang tinggal di Pantai Timur Amerika Serikat, membangun reputasi sebagai penulis yang berani mengeksplorasi tema trauma, pemulihan, dan hubungan rumit elemen yang menjadi daya tarik utama bagi pembaca yang mencari cerita lebih dalam dari romansa biasa.
Dengan materi sumber novel yang kuat, tim produksi berpengalaman, dan dukungan Netflix, adaptasi Lights Out berpotensi menjadi serial yang tidak hanya menarik penggemar novel, tetapi juga menjangkau audiens lebih luas yang menyukai thriller romantis dengan nuansa gelap. Meski jadwal produksi dan tanggal rilis belum diumumkan, penggemar sudah menantikan bagaimana chemistry eksplosif Aly dan Josh akan diterjemahkan ke layar.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.