Theresa Kusumadjaja, Perempuan Indonesia Pertama yang Masuk Nominasi Grammy Awards
12 February 2026 |
15:04 WIB
Dunia perfilman Indonesia kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Theresa Kusumadjaja, seorang video producer berbakat asal Indonesia, menjadi perempuan pertama dari Tanah Air yang meraih nominasi Grammy Awards. Pencapaian bersejarah ini diraih melalui karyanya dalam video musik So Be It milik duo hip-hop legendaris Clipse dari Pusha T dan Malice.
Nominasi Theresa masuk dalam kategori Best Music Video pada Grammy Awards ke-68 yang digelar pada 1 Februari 2026 di Crypto.com Arena, Los Angeles. Dalam kategori bergengsi ini, video So Be It bersaing ketat dengan karya-karya luar biasa lainnya, termasuk Anxiety milik Doechii yang akhirnya keluar sebagai pemenang, Manchild karya Sabrina Carpenter, Love dari OK Go, dan Young Lion milik Sade.
Baca juga: Daftar Pemenang Album of The Year Grammy Award 10 Tahun Terakhir
Meskipun tidak membawa pulang piala Grammy, kehadiran nama Theresa dalam daftar nominasi sudah menjadi kemenangan tersendiri bagi industri kreatif Indonesia. Pencapaian ini membuktikan bahwa talenta Indonesia mampu bersaing dan diakui di panggung musik global yang paling prestisius.
Nyatanya, Theresa Kusumadjaja bukanlah nama baru di industri produksi video musik internasional. Sebagai video producer berpengalaman, ia telah membangun portofolio yang mengesankan dengan bekerja bersama deretan artis papan atas dunia. Kolaborasinya meliputi nama-nama besar seperti A$AP Rocky dan Frank Ocean, dua musisi yang dikenal dengan pendekatan artistik yang inovatif dan berpengaruh.
Tidak hanya dengan musisi, Theresa juga dipercaya oleh berbagai brand-brand internasional besar untuk mengerjakan proyek-proyek kreatif mereka. Pengalaman dan kredibilitasnya di industri ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk terlibat dalam produksi video So Be It, di mana ia berkolaborasi dengan sutradara Hannan Hussain.
Kebanggaan Theresa atas pencapaian luar biasa ini terlihat jelas melalui postingannya di Instagram. Dalam unggahan yang kemudian viral dan membanjiri ucapan selamat dari netizen Indonesia, ia tampil memukau di red carpet Grammy Awards.
Dengan penuh kerendahan hati dan rasa syukur, Theresa mempersembahkan prestasi bersejarah ini kepada ibunya, menunjukkan nilai-nilai keluarga yang tetap ia pegang teguh di tengah kesuksesannya.
Postingan tersebut tidak hanya menjadi sorotan di kalangan industri kreatif, tetapi juga memicu gelombang kebanggaan nasional. Warganet Indonesia ramai memberikan dukungan dan apresiasi atas pencapaian yang membanggakan ini, melihatnya sebagai bukti nyata bahwa kreator Indonesia mampu bersinar di panggung dunia.
Nominasi Theresa masuk dalam kategori Best Music Video pada Grammy Awards ke-68 yang digelar pada 1 Februari 2026 di Crypto.com Arena, Los Angeles. Dalam kategori bergengsi ini, video So Be It bersaing ketat dengan karya-karya luar biasa lainnya, termasuk Anxiety milik Doechii yang akhirnya keluar sebagai pemenang, Manchild karya Sabrina Carpenter, Love dari OK Go, dan Young Lion milik Sade.
Baca juga: Daftar Pemenang Album of The Year Grammy Award 10 Tahun Terakhir
Meskipun tidak membawa pulang piala Grammy, kehadiran nama Theresa dalam daftar nominasi sudah menjadi kemenangan tersendiri bagi industri kreatif Indonesia. Pencapaian ini membuktikan bahwa talenta Indonesia mampu bersaing dan diakui di panggung musik global yang paling prestisius.
Nyatanya, Theresa Kusumadjaja bukanlah nama baru di industri produksi video musik internasional. Sebagai video producer berpengalaman, ia telah membangun portofolio yang mengesankan dengan bekerja bersama deretan artis papan atas dunia. Kolaborasinya meliputi nama-nama besar seperti A$AP Rocky dan Frank Ocean, dua musisi yang dikenal dengan pendekatan artistik yang inovatif dan berpengaruh.
Tidak hanya dengan musisi, Theresa juga dipercaya oleh berbagai brand-brand internasional besar untuk mengerjakan proyek-proyek kreatif mereka. Pengalaman dan kredibilitasnya di industri ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk terlibat dalam produksi video So Be It, di mana ia berkolaborasi dengan sutradara Hannan Hussain.
.
Kebanggaan Theresa atas pencapaian luar biasa ini terlihat jelas melalui postingannya di Instagram. Dalam unggahan yang kemudian viral dan membanjiri ucapan selamat dari netizen Indonesia, ia tampil memukau di red carpet Grammy Awards.
Dengan penuh kerendahan hati dan rasa syukur, Theresa mempersembahkan prestasi bersejarah ini kepada ibunya, menunjukkan nilai-nilai keluarga yang tetap ia pegang teguh di tengah kesuksesannya.
Postingan tersebut tidak hanya menjadi sorotan di kalangan industri kreatif, tetapi juga memicu gelombang kebanggaan nasional. Warganet Indonesia ramai memberikan dukungan dan apresiasi atas pencapaian yang membanggakan ini, melihatnya sebagai bukti nyata bahwa kreator Indonesia mampu bersinar di panggung dunia.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.