Cadillac F1 Rilis Livery Perdana dengan Desain Asimetris di Super Bowl LX
09 February 2026 |
18:35 WIB
Cadillac Formula 1 Team resmi memperkenalkan livery perdana mereka untuk musim Formula 1 2026 melalui iklan komersial yang tayang di Super Bowl LX, Minggu (8/2/2026). Peluncuran ini menandai langkah awal Cadillac sebagai tim baru asal Amerika Serikat di ajang balap paling prestisius dunia.
Berdasarkan keterangan di laman resmi Formula 1, Super Bowl dipilih sebagai panggung debut karena daya jangkau audiensnya yang sangat luas. Ajang tersebut tercatat ditonton lebih dari 120 juta pentonton di Amerika Serikat yang menjadikannya medium strategis untuk memperkenalkan identitas tim ke publik global sejak awal.
Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Cadillac Formula 1 Team
Livery yang ditampilkan mengusung konsep asimetris yang jarang digunakan di Formula 1 modern. Sisi kiri mobil didominasi warna putih keabu-abuan, sementara sisi kanan tampil kontras dengan warna hitam serta aksen chrome perak.
Sejumlah media otomotif internasional menilai pendekatan visual ini mengingatkan pada livery British American Racing (BAR) musim 1999. Saat itu, desain dua sisi digunakan untuk menampilkan sponsor berbeda dalam satu mobil, menciptakan identitas visual yang kuat dan mudah dikenali dari berbagai sudut.
Iklan berdurasi sekitar satu menit tersebut ditayangkan pada pukul 21.38 waktu Amerika Timur. Visualnya menampilkan animasi komponen mobil Formula 1 yang perlahan menyatu, berlatar lanskap gurun Death Valley National Park, California.
Berdasarkan laporan Road & Track, iklan ini menggunakan potongan pidato ikonik Presiden John F. Kennedy pada 1962 tentang eksplorasi luar angkasa. Narasi tersebut mempertegas pesan ambisi Cadillac sebagai “tim baru Amerika” yang siap menantang batas di Formula 1.
Mobil balap Cadillac yang diperkenalkan dalam iklan tersebut belum diumumkan nama resminya. Namun, desainnya sudah menampilkan sejumlah sponsor utama yang mencerminkan kombinasi identitas Amerika dan jaringan global.
Logo TWG AI tampil dominan di area sidepod sebagai mitra utama tim. Selain itu, terlihat pula Tommy Hilfiger sebagai mitra pakaian resmi, Jim Beam sebagai sponsor minuman, serta IFS sebagai mitra teknologi asal Swedia.
Livery ini juga menampilkan logo Claro dan Telcel, dua sponsor yang selama ini identik dengan karier Sergio Perez. Kehadiran sponsor-sponsor tersebut memperlihatkan strategi Cadillac dalam meramu identitas Amerika dengan dukungan mitra internasional.
CEO Cadillac Formula 1 Team Holdings, Dan Towriss, menyebut peluncuran livery di Super Bowl dan Times Square sebagai bagian dari strategi membangun identitas tim di persimpangan performa, budaya, dan hiburan. Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam wawancara yang dikutip Motorsport.com.
Menurut Towriss, livery ini bukan sekadar skema warna. Ia merepresentasikan nilai, karakter, dan ambisi Cadillac di Formula 1, dengan setiap detail dirancang secara sadar untuk mencerminkan citra tim yang modern, berani, dan berakar kuat pada budaya Amerika.
Cadillac F1 dijadwalkan menjalani debut balap resminya pada Grand Prix Australia pada 8 Maret 2026. Tim ini akan diperkuat duet pembalap berpengalaman Valtteri Bottas dan Sergio Perez.
Secara kolektif, keduanya telah mengoleksi 16 kemenangan dan 106 podium sepanjang karier mereka di Formula 1. Berdasarkan informasi dari laman resmi Cadillac F1 Team, mobil bermesin Ferrari ini akan menjalani tes pramusim di Sirkuit Internasional Bahrain pada 11–13 Februari dan 18–20 Februari 2026.
Tes tersebut menjadi kesempatan pertama bagi Cadillac untuk menguji performa mobil dengan livery resmi sebelum musim kompetisi dimulai kurang dari satu bulan kemudian.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Berdasarkan keterangan di laman resmi Formula 1, Super Bowl dipilih sebagai panggung debut karena daya jangkau audiensnya yang sangat luas. Ajang tersebut tercatat ditonton lebih dari 120 juta pentonton di Amerika Serikat yang menjadikannya medium strategis untuk memperkenalkan identitas tim ke publik global sejak awal.
Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Cadillac Formula 1 Team
Livery yang ditampilkan mengusung konsep asimetris yang jarang digunakan di Formula 1 modern. Sisi kiri mobil didominasi warna putih keabu-abuan, sementara sisi kanan tampil kontras dengan warna hitam serta aksen chrome perak.
Sejumlah media otomotif internasional menilai pendekatan visual ini mengingatkan pada livery British American Racing (BAR) musim 1999. Saat itu, desain dua sisi digunakan untuk menampilkan sponsor berbeda dalam satu mobil, menciptakan identitas visual yang kuat dan mudah dikenali dari berbagai sudut.
Iklan berdurasi sekitar satu menit tersebut ditayangkan pada pukul 21.38 waktu Amerika Timur. Visualnya menampilkan animasi komponen mobil Formula 1 yang perlahan menyatu, berlatar lanskap gurun Death Valley National Park, California.
Berdasarkan laporan Road & Track, iklan ini menggunakan potongan pidato ikonik Presiden John F. Kennedy pada 1962 tentang eksplorasi luar angkasa. Narasi tersebut mempertegas pesan ambisi Cadillac sebagai “tim baru Amerika” yang siap menantang batas di Formula 1.
A livery deserving of a double-take. pic.twitter.com/2tFhIKlX0S
— Cadillac Formula 1 Team (@Cadillac_F1) February 9, 2026
Mobil balap Cadillac yang diperkenalkan dalam iklan tersebut belum diumumkan nama resminya. Namun, desainnya sudah menampilkan sejumlah sponsor utama yang mencerminkan kombinasi identitas Amerika dan jaringan global.
Logo TWG AI tampil dominan di area sidepod sebagai mitra utama tim. Selain itu, terlihat pula Tommy Hilfiger sebagai mitra pakaian resmi, Jim Beam sebagai sponsor minuman, serta IFS sebagai mitra teknologi asal Swedia.
Livery ini juga menampilkan logo Claro dan Telcel, dua sponsor yang selama ini identik dengan karier Sergio Perez. Kehadiran sponsor-sponsor tersebut memperlihatkan strategi Cadillac dalam meramu identitas Amerika dengan dukungan mitra internasional.
CEO Cadillac Formula 1 Team Holdings, Dan Towriss, menyebut peluncuran livery di Super Bowl dan Times Square sebagai bagian dari strategi membangun identitas tim di persimpangan performa, budaya, dan hiburan. Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam wawancara yang dikutip Motorsport.com.
Menurut Towriss, livery ini bukan sekadar skema warna. Ia merepresentasikan nilai, karakter, dan ambisi Cadillac di Formula 1, dengan setiap detail dirancang secara sadar untuk mencerminkan citra tim yang modern, berani, dan berakar kuat pada budaya Amerika.
Cadillac F1 dijadwalkan menjalani debut balap resminya pada Grand Prix Australia pada 8 Maret 2026. Tim ini akan diperkuat duet pembalap berpengalaman Valtteri Bottas dan Sergio Perez.
Secara kolektif, keduanya telah mengoleksi 16 kemenangan dan 106 podium sepanjang karier mereka di Formula 1. Berdasarkan informasi dari laman resmi Cadillac F1 Team, mobil bermesin Ferrari ini akan menjalani tes pramusim di Sirkuit Internasional Bahrain pada 11–13 Februari dan 18–20 Februari 2026.
Tes tersebut menjadi kesempatan pertama bagi Cadillac untuk menguji performa mobil dengan livery resmi sebelum musim kompetisi dimulai kurang dari satu bulan kemudian.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.