Penyanyi Katyana Mawira (Sumber gambar: Dok Trinity Optima Production)

Katyana Ungkap Proses Kreatif di Balik Single Tongkat Sihir

07 February 2026   |   08:30 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Penyanyi muda Katyana Mawira resmi merilis single terbarunya berjudul “Tongkat Sihir”, sebuah lagu yang menangkap perasaan jatuh suka pertama dari sudut pandang yang jujur dan penuh rasa penasaran. Lagu ini menjadi langkah awal Katyana memasuki dunia musik rekaman.

Penyanyi yang dikenal lewat perannya sebagai Milly dalam film musikal Rangga & Cinta ini mengungkapkan bahwa lagu tersebut lahir dari keinginannya merepresentasikan momen jatuh suka untuk pertama kali. Perasaan itu coba ditangkapnya secara jujur, dengan sudut pandang yang polos sekaligus sarat rasa penasaran.

Baca juga: Hayley Williams Perkenalkan Grup Musik Power Snatch, Rilis Tiga Single Sekaligus

Memasuki fase remaja, Katyana mengaku merasakan dorongan ingin tahu yang kian kuat terhadap berbagai hal. Hasrat untuk mencoba pengalaman baru dan menyalurkan emosi yang mulai tumbuh pun menjadi bagian penting dari proses pencarian dirinya.
 

Trinity Optima Production

Penyanyi Katyana Mawira (Sumber gambar: Dok Trinity Optima Production)


Berangkat dari fase tersebut, single terbaru bertajuk Tongkat Sihir menjadi pintu awal dirinya menapaki dunia musik rekaman. Lagu ini merangkum rasa ingin tahu, antusiasme, serta imajinasi yang lekat dengan perjalanan emosional remaja.

“Lagu ini bercerita tentang rasa penasaran saat mulai menyukai seseorang. Buat yang belum pernah pacaran, lagu ini bisa mewakili rasa penasaranmu Lebih ke membayangkan, bagaimana rasanya jatuh suka, bagaimana hal-hal kecil bisa terasa spesial, dan bagaimana perasaan itu tumbuh di antara harapan dan rasa takut kalau semuanya cuma ada di kepala sendiri,” ujarnya

Meski secara pribadi belum pernah merasakan pengalaman berpacaran, Katyana justru menemukan fondasi kejujuran emosional dalam kondisi tersebut. Tongkat Sihir tidak bertumpu pada kisah cinta yang telah dijalani, melainkan pada antisipasi penuh semangat, sebuah perasaan tak sabar membayangkan bagaimana rasanya menyukai seseorang.

Ketika membawakan lagu ini, dia kerap membayangkan bagaimana degup jantung yang muncul, hingga kebingungan saat mencoba memahami emosi sendiri, ketika tengah jatuh cinta.

Menurutnya, hal inilah yang membuat Tongkat Sihir sebagai karya memiliki kekhasan, baik dari segi musikalitas maupun lirik. Lagu ini, menurutnya, menjadi cerminan fase remaja yang tengah dia alami, dengan rasa penasaran, kecenderungan overthinking, serta kebingungan membaca tanda-tanda perasaan sebagai emosi utama yang disalurkan melalui vokalnya.

Lagu Tongkat Sihir ditulis dan digarap oleh Mohammed Kamga bersama Tintin, Abram A. Lembono, dan Chevrina Anayang. Gagasan awalnya muncul dari eksplorasi musik dan notasi yang terdengar ringan serta bernuansa “lucu”, sebelum kemudian berkembang menjadi kisah remaja yang dikemas dengan sentuhan imajinasi magis.
 

Adapun Tongkat Sihir dimaknai sebagai simbol dari rasa jatuh cinta yang terasa seperti sebuah sihir. Perasaan ini digambarkan mampu membuat seseorang kikuk, sulit menangkap isyarat, hingga mempertanyakan emosi sendiri, meski sejatinya tak pernah ada tongkat sihir yang benar-benar nyata.

Tongkat Sihir menggambarkan momen ketika seseorang jatuh cinta dan merasa seperti terkena sihir. Bukan karena ada sihir sungguhan, tapi karena perasaan itu sendiri membuat kita salah tingkah dan ragu, apakah ini nyata, atau cuma kita yang kegeeran,” jelas penulis lagu, Kamga.

Sejak tahap awal pengerjaan, Kamga menilai lagu ini baru benar-benar terasa utuh saat dibawakan oleh Katyana. Karakter vokal serta visual yang dimilikinya dianggap mampu menghidupkan cerita dalam lirik, sehingga emosi yang disampaikan terdengar lebih jujur dan meyakinkan, seakan lahir langsung dari pengalaman pribadinya.

Meski lebih dulu dikenal publik lewat kiprahnya sebagai aktris, minat Katyana terhadap dunia tarik suara sebenarnya telah tumbuh sejak usia sangat belia. Sejak kecil, dia aktif mengikuti berbagai ajang lomba menyanyi dan terlibat dalam beragam proyek musik, mulai dari Trust Junior Orchestra hingga konser amal bersama Yayasan Kanker Indonesia.

Dia juga menekuni pendidikan vokal secara formal sejak 2015, yang kemudian menjadi fondasi penting dalam perjalanan musiknya. Perkembangan tersebut berlanjut hingga 2023, saat Katyana menorehkan pencapaian signifikan dengan tampil sebagai performer termuda di Java Jazz Festival, membawakan penampilan penuh bersama Otti Jamalus Quartet. Kini, lewat single ini, dia tengah menapaki babak barunya.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Kemenkes Dorong Eliminasi Kanker Serviks Lewat Skema 90–75–90

BERIKUTNYA

Timnas Indonesia Cetak Sejarah Lolos Ke Final AFC Futsal 2026 Untuk Pertama Kalinya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga