Doriane Pin Jadi Development Driver Mercedes-AMG F1 untuk Musim 2026
29 January 2026 |
18:00 WIB
Mercedes-AMG Formula One Team resmi menunjuk Doriane Pin sebagai Development Driver untuk musim 2026. Pembalap asal Prancis berusia 22 tahun itu naik peran setelah dua musim membela tim dalam program junior dan tampil di ajang F1 Academy, kompetisi balap khusus perempuan.
Dalam peran barunya, Doriane akan berbasis di markas tim di Brackley dan Brixworth, serta terlibat dalam pengembangan simulator, pekerjaan teknis di pabrik, hingga aktivitas di lintasan balap. Selain itu, ia juga akan membagi tugas sebagai Development Driver dengan program balap lain yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
Baca juga: Mercedes Luncurkan Livery W17 untuk F1 2026, Tetap Usung Silver Arrows
Sepanjang musim, Doriane juga dijadwalkan hadir di beberapa seri Grand Prix sebagai pendamping dan mentor bagi pembalap F1 Academy Mercedes untuk musim 2026.
“Saya sangat bangga dan bersyukur bisa mengemban peran sebagai Development Driver bersama tim,” ujar Doriane, dikutip dari website Mercedes AMG F1. Ia menambahkan bahwa dua tahun di program junior Mercedes telah membantunya berkembang pesat sebagai pembalap.
“Ini adalah langkah berikutnya yang luar biasa dalam karier saya. Saya tidak sabar untuk terus bekerja dengan semua orang di Brackley dan Brixworth, serta membuka peluang masa depan baik di dalam maupun di luar lintasan.”
Doriane juga menyampaikan apresiasinya kepada F1 Academy yang menurutnya telah menyediakan platform penting bagi pembalap perempuan. Ia mengaku terhormat bisa mengangkat trofi juara musim ini dan berharap semakin banyak perempuan yang mengikuti jejaknya di dunia motorsport.
Musim 2025 menjadi penutup yang sempurna bagi Doriane di F1 Academy. Ia memastikan gelar juara lewat empat kemenangan dan empat podium tambahan, yang cukup untuk mengunci titel pada seri final di Las Vegas. Sepanjang dua musim berkompetisi, ia mencatatkan tujuh kemenangan, sembilan podium, dan lima pole position, serta selalu finis di zona poin dalam seluruh 28 balapan yang diikutinya.
Karier balap Doriane sendiri dimulai sejak 2013 melalui karting. Setelah meraih berbagai prestasi nasional, ia naik ke balap mobil dan menjuarai Ferrari Challenge Europe, meraih kemenangan kelas di 24 Hours of Spa-Francorchamps, serta mencetak kemenangan bersejarah di European Le Mans Series.
Pada 2023, ia tampil di World Endurance Championship (WEC) kelas LMP2 dan meraih podium di balapan 1000 Miles of Sebring, sebelum akhirnya kembali fokus ke balap single-seater dan mencetak prestasi di F1 Academy.
Penunjukan Doriane sebagai Development Driver menjadi bagian dari komitmen Mercedes-AMG F1 dalam memperluas jalur pengembangan talenta perempuan di dunia balap, sekaligus memperkuat struktur pengembangan teknis tim menjelang era regulasi baru Formula 1 pada 2026.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Dalam peran barunya, Doriane akan berbasis di markas tim di Brackley dan Brixworth, serta terlibat dalam pengembangan simulator, pekerjaan teknis di pabrik, hingga aktivitas di lintasan balap. Selain itu, ia juga akan membagi tugas sebagai Development Driver dengan program balap lain yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
Baca juga: Mercedes Luncurkan Livery W17 untuk F1 2026, Tetap Usung Silver Arrows
Sepanjang musim, Doriane juga dijadwalkan hadir di beberapa seri Grand Prix sebagai pendamping dan mentor bagi pembalap F1 Academy Mercedes untuk musim 2026.
“Saya sangat bangga dan bersyukur bisa mengemban peran sebagai Development Driver bersama tim,” ujar Doriane, dikutip dari website Mercedes AMG F1. Ia menambahkan bahwa dua tahun di program junior Mercedes telah membantunya berkembang pesat sebagai pembalap.
“Ini adalah langkah berikutnya yang luar biasa dalam karier saya. Saya tidak sabar untuk terus bekerja dengan semua orang di Brackley dan Brixworth, serta membuka peluang masa depan baik di dalam maupun di luar lintasan.”
Doriane juga menyampaikan apresiasinya kepada F1 Academy yang menurutnya telah menyediakan platform penting bagi pembalap perempuan. Ia mengaku terhormat bisa mengangkat trofi juara musim ini dan berharap semakin banyak perempuan yang mengikuti jejaknya di dunia motorsport.
Musim 2025 menjadi penutup yang sempurna bagi Doriane di F1 Academy. Ia memastikan gelar juara lewat empat kemenangan dan empat podium tambahan, yang cukup untuk mengunci titel pada seri final di Las Vegas. Sepanjang dua musim berkompetisi, ia mencatatkan tujuh kemenangan, sembilan podium, dan lima pole position, serta selalu finis di zona poin dalam seluruh 28 balapan yang diikutinya.
Karier balap Doriane sendiri dimulai sejak 2013 melalui karting. Setelah meraih berbagai prestasi nasional, ia naik ke balap mobil dan menjuarai Ferrari Challenge Europe, meraih kemenangan kelas di 24 Hours of Spa-Francorchamps, serta mencetak kemenangan bersejarah di European Le Mans Series.
Pada 2023, ia tampil di World Endurance Championship (WEC) kelas LMP2 dan meraih podium di balapan 1000 Miles of Sebring, sebelum akhirnya kembali fokus ke balap single-seater dan mencetak prestasi di F1 Academy.
Penunjukan Doriane sebagai Development Driver menjadi bagian dari komitmen Mercedes-AMG F1 dalam memperluas jalur pengembangan talenta perempuan di dunia balap, sekaligus memperkuat struktur pengembangan teknis tim menjelang era regulasi baru Formula 1 pada 2026.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.