Prilly Latuconsina (Sumber: Instagram/prillylatuconsina96)

Prilly Latuconsina Pamit dari Sinemaku Pictures

19 January 2026   |   15:12 WIB
Image
Denia Eryza Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara

Industri perfilman Indonesia dikejutkan oleh keputusan Prilly Latuconsina untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota direksi sekaligus pemegang saham Sinemaku Pictures. Pengumuman tersebut ia sampaikan langsung melalui akun Instagram pribadinya, menandai perpisahan dari rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab.

Dalam unggahan yang dibuka dengan kalimat “Aku pamit”, Prilly menyampaikan keputusannya pada Senin (19/1/2026) dengan nada personal tapi tegas. Ia menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen terhadap nilai kejujuran dalam proses berkarya, bukan semata keputusan bisnis atau administratif.

Baca juga: Pandangan Prilly Latuconsina Soal Ekosistem Film Dokumenter di Indonesia

Aktris kelahiran 1996 itu juga menekankan bahwa pengunduran diri ini tidak berarti ia berhenti dari dunia perfilman. Sebaliknya, Prilly menyebut keputusan tersebut sebagai awal dari upayanya mencari ruang kreatif yang lebih sesuai dengan prinsip dan keinginannya untuk berkarya secara lebih autentik.

"Aku butuh ruang di mana aku bisa bertanggung jawab sepenuhnya atas visi seniku tanpa kompromi," ungkap Prilly dalam pengumumannya. Kata-kata ini mencerminkan keberaniannya untuk memilih integritas artistik di atas kenyamanan struktur yang telah mapan.
 

Sejumlah netizen memperhatikan unggahan Prilly yang menekankan pada nilai kejujuran. Dalam industri yang seringkali menuntut kompromi dan penyesuaian terhadap berbagai kepentingan, pilihan Prilly untuk mencari "ruang kreatif pribadi yang lebih jujur" menjadi statement yang cukup berani.

Kejujuran yang dimaksud Prilly bukan sekadar transparansi dalam bekerja, tetapi lebih pada kesesuaian antara visi kreatif dengan eksekusi karya. Ia ingin memikul tanggung jawab penuh atas ide-ide kreatifnya, sebuah keinginan yang mungkin sulit terwujud sepenuhnya dalam struktur perusahaan bersama.

Sinemaku Pictures lahir dari kolaborasi Prilly Latuconsina dan Umay Shahab dengan visi menciptakan karya-karya berbeda di industri film Indonesia. Rumah produksi ini telah menghasilkan film-film seperti Kukira Kau Rumah dan Ketika Berhenti di Sini yang mendapat apresiasi dari penonton.

Meski Prilly dan Umay Shahab pernah mengakui bahwa mereka sering berbeda pendapat saat bekerja sama, hal ini lebih merupakan dinamika kreatif yang wajar terjadi ketika dua orang dengan passion tinggi berkolaborasi. Tidak ada indikasi konflik internal atau perselisihan yang menjadi pemicu pengunduran Prilly.

Keputusan mundur ini murni datang dari kebutuhan pribadi Prilly untuk menemukan bentuk ekspresi kreatif yang lebih sesuai dengan nilai-nilai yang ia yakini, terutama nilai kejujuran dalam berkarya.
 

SEBELUMNYA

Honda Ganti Logo Baru, Desain Minimalis Sambut Era Elektrifikasi

BERIKUTNYA

Mitski Hadirkan Kisah Perempuan Penyendiri di Album Baru Nothing’s About to Happen to Me

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga