Still photo Monster Pabrik Rambut (Sleep No More) (Sumber gambar: Dok Palari Films)

Film Monster Pabrik Rambut Karya Edwin Lolos Kurasi Berlinale 2026

19 January 2026   |   14:59 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Film terbaru karya sutradara Edwin berjudul Monster Pabrik Rambut (Sleep No More) berhasil lolos kurasi Berlin International Film Festival (Berlinale) 2026. Pencapaian ini menandai kali ketiga film Edwin ditayangkan di ajang festival film bergengsi tersebut.

Berlinale bukan panggung baru bagi Edwin dan karya-karyanya. Film panjang keduanya, Kebun Binatang (Postcards from the Zoo, 2012), pernah bersaing di program utama Berlinale ke-62. Sementara itu, Aruna & Lidahnya (2018) diputar dalam program Culinary Cinema. Lalu, film pendeknya, Trip to the Wound (2007), turut ditayangkan pada Berlinale 2009.

Baca juga: Eksplorasi Baru Sutradara Edwin Garap Horor Fantasi di Film Monster Pabrik Rambut

Pada Berlinale 2026, Monster Pabrik Rambut (Sleep No More) dijadwalkan tayang dalam program Berlinale Special Midnight. Program ini merupakan slot khusus yang menghadirkan karya-karya terkurasi dengan pendekatan inovatif dan beragam, termasuk film-film genre dari berbagai negara.

Edwin mengungkapkan rasa syukurnya atas lolosnya film terbarunya ke Berlinale. Ia menilai pencapaian tersebut menjadi sinyal positif bagi langkah dan perjalanan panjang karya produksi Palari Films ini ke tahap-tahap berikutnya.

"Berlin International Film Festival menjadi salah satu festival penting di dunia, dan ini menjadi awal yang baik bagi perjalanan film terbaru kami,” katanya.

Dalam proses kreatif film ini, Edwin kembali bekerja sama dengan sastrawan Eka Kurniawan sebagai salah satu penulis skenario. Kolaborasi keduanya dikenal melahirkan karya-karya penting dan menarik.

Sebelumnya, Edwin dan Eka telah berduet dalam film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021). Film tersebut mengantarkan Edwin meraih Golden Leopard, penghargaan tertinggi di Festival Film Internasional Locarno ke-74, sekaligus Piala Citra keduanya sebagai Sutradara Terbaik pada FFI ke-42.

Kini, keduanya kembali meracik Monster Pabrik Rambut sebagai eksplorasi terbaru yang bergerak di wilayah horor fantasi. Dalam pengembangan naskah, Edwin juga melibatkan sineas asal Jepang, Daishi Matsunaga, sebagai rekan penulis.

Monster Pabrik Rambut mulai memasuki tahap produksi pada November 2024. Film yang memanfaatkan gedung Produksi Film Negara sebagai salah satu set filmnya ini menempuh proses penggarapan selama sekitar dua tahun hingga akhirnya siap dipertemukan dengan penonton.
 

Monster Pabrik Rambut mengisahkan dua kakak beradik perempuan, Putri dan Ida, yang diperankan Rachel Amanda dan Lutesha. Keduanya terpaksa bekerja di sebuah pabrik rambut demi melunasi utang sang ibu yang dikabarkan meninggal akibat bunuh diri.

Awalnya, Putri dan Ida bukanlah buruh pabrik, tetapi keadaan memaksa mereka menjalani pekerjaan tersebut. Seiring waktu, ketika keduanya harus bekerja siang dan malam, berbagai peristiwa ganjil mulai mereka alami.

Tak hanya mendengar cerita, mereka juga menyaksikan langsung kejadian-kejadian aneh yang menimpa para pekerja lain. Pengalaman itu membuat Ida makin yakin bahwa kematian ibunya berkaitan dengan praktik mistis yang terjadi di dalam pabrik rambut tersebut.

Film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More) diproduseri oleh Meiske Taurisia dan Muhammad Zaidy. Proyek ini merupakan hasil kolaborasi internasional yang melibatkan Indonesia, Singapura, Jepang, Jerman, dan Prancis. Film ini direncanakan segera bertemu penonton Indonesia pada tahun ini.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Film Ghost In The Cell Karya Joko Anwar Bakal Tayang di Berlinale 2026

BERIKUTNYA

Honda Ganti Logo Baru, Desain Minimalis Sambut Era Elektrifikasi

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga