Menteri Kebudayaan Fadli Zon (Sumber gambar: Chelsea Venda/Hypeabis.id)

Fadli Zon Bakal Terbitkan Buku Sejarah Lagi, Usung Pendekatan Tematik

12 January 2026   |   15:42 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Setelah buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global diluncurkan, Menteri Kebudayaan Fadli Zon berencana menulis buku sejarah baru lagi. Untuk edisi kali ini, dirinya ingin membuat buku sejarah dengan pendekatan yang lebih tematik.

Dalam pembuatan buku baru ini, Fadli Zon kembali menegaskan bahwa peran Kementerian Kebudayaan hanya sebagai fasilitator, sementara isi dan metode penulisan akan sepenuhnya dikembangkan oleh para sejarawan.

Baca juga: Peluncuran Buku Sejarah Indonesia Versi Termutakhir Tandai Penetapan Hari Sejarah 14 Desember

Dia juga menjelaskan bahwa kerangka penulisan buku ini akan berbeda dari Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global. Di buku baru ini, pihaknya ingin penulisan lebih fokus dan spesifik ke suatu peristiwa sejarah.

Salah satu buku tematik yang akan digarap ialah terkait Perang Kemerdekaan Indonesia antara 1945 hingga 1950. Fadli menilai periode tersebut sangat menarik dan penting, namun masih jarang dibahas secara rinci mengenai peristiwa dan dampaknya.

"Kami akan membentuk satu tim atau beberapa tim untuk menulis sejarah Indonesia tahun 1945-1950, Perang mempertahankan kemerdekaan," kata Fadli dalam acara Refleksi 2025 dan Kebijakan 2026 di Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Meski fokus pada tema tertentu, Fadli berharap buku tersebut disusun secara komprehensif. Ia menargetkan karya ini nantinya bisa terbit dalam format hingga 10 jilid.

Selain membahas Perang Kemerdekaan Indonesia, Kementerian Kebudayaan juga berencana menerbitkan buku sejarah tentang kerajaan-kerajaan Nusantara. 

Untuk tahun 2026, Fadli menargetkan setidaknya empat buku tematik yang akan diterbitkan, meliputi Perang Kemerdekaan, Kerajaan Majapahit, Kerajaan Sriwijaya, dan Kerajaan Samudera Pasai.

"Jadi, tahun depan mungkin temanya lebih lain lagi ya, tetapi tetap lebih tematik ke depan," kata Fadli.

Sebagai informasi, Kementerian Kebudayaan sebelumnya telah meluncurkan buku berjudul Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global pada 14 Desember 2025.

Buku ini disusun oleh 123 sejarawan dari 34 perguruan tinggi, yang merangkum perjalanan Indonesia mulai dari masa prasejarah hingga era Reformasi. 

Buku ini nantinya akan dicetak dalam jumlah terbatas dan dibagikan ke Perpustakaan Nasional, perpustakaan daerah, dan perguruan tinggi. Adapun, buku ini juga akan disediakan secara gratis ke masyarakat dalam bentuk e-paper.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Mengenal Spasmodic Dysphonia, Gangguan Suara yang Dialami Nadin Amizah

BERIKUTNYA

SingaPaw Air Hadirkan Penerbangan Private Jet Ramah Hewan Peliharaan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga