Ilustrasi radang usus (Sumber Foto: Freepik)

Kenali Gejala dan Kompikasi Radang Usus, Sering Dianggap Sakit Perut Biasa

31 December 2025   |   21:59 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Meski kerap dianggap sebagai gangguan pencernaan biasa, radang usus sebenarnya membutuhkan perhatian medis serius. Mengutip Healthline, radang usus atau inflammatory bowel disease (IBD) merupakan kondisi peradangan kronis pada saluran pencernaan.

Penyakit ini umumnya mencakup kolitis ulseratif yang menyerang lapisan terdalam usus besar dan rektum dan penyakit Crohn yang bisa terjadi di bagian mana pun pada saluran pencernaan, dari mulut hingga anus, dan bisa menembus dinding usus secara lebih dalam. Keduanya sama-sama ditandai oleh peradangan berkepanjangan pada dinding usus.

Baca juga: 5 Gejala Tukak Lambung, Sering Dianggap Gangguan Pencernaan Ringan

Kondisi ini memerlukan penanganan jangka panjang karena termasuk penyakit kronis dan dapat memicu komplikasi serius, mulai dari perdarahan pada saluran pencernaan, penyempitan usus (striktur), hingga terbentuknya fistula atau lubang abnormal yang menghubungkan usus dengan organ lain.

Pada kondisi tertentu, peradangan kronis juga meningkatkan risiko infeksi berat, kekurangan nutrisi, serta kanker usus besar. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala awal radang usus agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin, berikut gejalanya.
 

1. Nyeri dan kram perut

Gejala yang paling sering dirasakan penderita radang usus adalah nyeri atau kram di area perut. Rasa sakit ini muncul akibat peradangan pada dinding usus dan bisa bersifat hilang timbul atau berlangsung terus-menerus, terutama setelah makan.
 

2. Mual dan muntah

Peradangan pada saluran pencernaan dapat memicu rasa mual hingga muntah, terutama saat kondisi radang sedang aktif. Gejala ini terjadi karena usus mengalami iritasi dan tidak mampu mencerna makanan dengan optimal.
 

3. Diare berkepanjangan

Kondisi ini juga sering ditandai dengan diare yang berlangsung lama dan tidak kunjung membaik. Pada beberapa kasus, diare dapat disertai lendir atau darah, tergantung tingkat keparahan peradangan yang terjadi.
 

4. Penurunan berat badan

Peradangan pada usus mengganggu penyerapan nutrisi. Akibatnya, penderita bisa mengalami penurunan berat badan secara signifikan meskipun tidak sedang menjalani diet atau perubahan pola makan tertentu.
 

5. Mudah lelah dan lemas

Radang usus juga dapat menyebabkan tubuh terasa mudah lelah. Kondisi ini sering berkaitan dengan peradangan kronis dan anemia akibat perdarahan pada saluran pencernaan.
 

6. Demam dan nafsu makan turun

Pada fase peradangan aktif, penderita radang usus dapat mengalami demam ringan hingga sedang. Nafsu makan pun cenderung menurun karena rasa tidak nyaman di perut dan proses pencernaan yang terganggu.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Menanti Pelatih Baru Timnas Indonesia, Nama John Herdman Terus Disebut

BERIKUTNYA

Ini 5 Cedera yang Sering Mengintai di Balik Gaya Hidup Aktif

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga