Rekomendasi Kamera 360 Buat Konten Liburan Anti Ribet
26 December 2025 |
18:00 WIB
Kamera 360 semakin populer sebagai perlengkapan wajib saat liburan. Desainnya ringkas, mudah dibawa, tahan air, serta dibekali stabilisasi canggih, memungkinkan pengambilan gambar tetap mulus meski digunakan saat bergerak cepat. Ditambah lagi, kualitas visualnya terus melompat seiring inovasi teknologi pencitraan.
Bagi Genhype yang ingin mengabadikan momen aktivitas seru saat libur Natal dan Tahun Baru, ada beberapa kamera 360 yang bisa menjadi pilihan. Salah satunya Osmo 360 yang menawarkan foto tajam melalui sensor 1-inch 360° imaging.
Baca juga: Rekomendasi TWS di Bawah 1 Jutaan yang Punya Fitur ANC
Kamera ini menjadi yang pertama di dunia yang mampu merekam video 360 derajat dengan resolusi 8K pada 50fps, serta satu-satunya kamera 360 yang dapat merekam secara berkelanjutan hingga 100 menit dalam format 8K/30fps. “Dengan Osmo 360, DJI menantang status quo pasar kamera 360,” ujar Christina Zhang, Senior Director of Corporate Strategy DJI, beberapa waktu lalu.
Lebih terperinci soal spesifikasi, CEO Erajaya Active Lifestyle Djohan Sutanto, sebagai distributor DJI di Indonesia, menerangkan bahwa kamera ini mengusung square HDR image sensor pertama di industri, yang mempertahankan cakupan penuh bidang pandang 360 derajat sebagaimana sensor 1-inch tradisional.
Fitur ini sekaligus menghilangkan area sensor yang tidak terpakai. Hasilnya, efisiensi sensor 25% lebih tinggi, kualitas gambar mumpuni, serta mempertahankan konsumsi daya lebih rendah.
Selain itu, dengan ukuran piksel yang dua kali lebih besar dari standar industri (1.2μm), kamera ini katanya mampu menghasilkan detail gambar yang lebih kaya, noise yang lebih rendah, performa optimal di kondisi minim cahaya, serta dynamic range yang lebih luas. Dukungan untuk perekaman video 8K/50fps 360 derajat juga menetapkan standar baru dalam resolusi video kamera 360.
Dengan dynamic range 13,5 stops, piksel besar, serta aperture f/1.9 yang mampu menyerap cahaya lebih banyak, Osmo 360 memberikan hasil gambar yang tajam dan kaya warna dalam berbagai kondisi pencahayaan. Termasuk pada situasi low-light atau kontras tinggi.
Osmo 360 yang memiliki storage internal 105GB, juga menghadirkan banyak fitur tambahan. Beberapa diantaranya yang cukup menarik yakni Invisible Selfie Stick yang menghilang otomatis dari video 360 derajat tanpa pengeditan, memberikan sudut pandang orang ketiga seperti hasil kamera operator.
Kemudian ada mode slow motion hingga 4x untuk menangkap momen lebih dramatis. Lalu, HorizonSteady dan RockSteady 3.0 membuat rekaman tetap stabil dan rata meskipun kamera diputar. RockSteady 3.0 mengurangi guncangan dalam mode single-lens.
Pengguna bisa mulai atau menghentikan perekaman dengan isyarat telapak tangan atau kendali suara pada Osmo 360. Tak perlu ribet untuk mengatur komposisi karena ada fitur GyroFrame, sementara Intelligent Tracking membuat kamera ini bisa melacak objek seperti orang, kendaraan, atau hewan secara otomatis.
Djohan menyampaikan bahwa Osmo 360 dapat berfungsi sebagai action cam melalui single-lens mode, yang mampu menghasilkan video flat 5K/60fps dengan sudut ultra-wide 155 derajat. Bagi yang menginginkan perspektif lebih luas, Boost Video Mode menawarkan tampilan hingga 170 derajat serta perekaman 4K/120fps yang halus.
Dari sisi desain, bobot Osmo 360 hanya 183 gram. Berkat desain stacked, dua lensa 1-inci dapat disatukan dalam bodi yang sangat kompak. Osmo 360 juga tahan digunakan dalam suhu ekstrem hingga -20°C dan mampu merekam 100 menit pada resolusi 8K/30fps.
Dengan Osmo 360 Battery Extension Rod, daya tahan perekaman dapat diperpanjang hingga 180 menit. Terdapat pula fitur pengisian cepat yang memungkinkan pengisian 50 persen daya hanya dalam waktu 12 menit.
Desain magnetic quick release membuatnya kompatibel dengan berbagai aksesori dari seri Osmo Action. Selain itu, teknologi Osmo Audio Direct Microphone Connection memungkinkan koneksi langsung ke dua pemancar mikrofon DJI tanpa memerlukan receiver tambahan untuk kualitas audio setara studio. Adapun Osmo 360 dijual mulai dari Rp7,56 juta.
Pilihan lain untuk kamera 360, yakni Insta360. Merk asal Shenzhen, China itu merilis flagship terbarunya, Insta360 X5. Generasi terbaru dari seri X yang dibanderol mulai Rp9,8 juta ini membawa peningkatan kualitas gambar, fitur AI, dan desain tangguh.
Sebagai partner in crime para content creator, terutama penggemar aktivitas luar ruang atau olahraga ekstrem, Insta360 X5 menawarkan sensor 1/1.28 inci yang 144 persen lebih besar dari pendahulunya dan didukung sistem Triple AI Chip.
Hasilnya kata Manajer Produk Insta360 X Series, Robin, rekaman 8K 360° menjadi lebih jernih, terang, dan bebas noise, bahkan dalam kondisi minim cahaya. Kualitas low light juga dapat ditingkatkan secara otomatis melalui fitur PureVideo Mode. Active HDR juga kini sudah naik level ke 5.7K 60fps untuk kontras tinggi namun tetap smooth dan tajam.
Dia menyampaikan, salah satu fitur favorit di X5 adalah InstaFrame Mode. Sekali tekan tombol, pengguna langsung dapat dua video yakni video flat siap share, tanpa edit, tanpa ribet.
Kemudian, video 360 derajat full yang bisa dieksplorasi dan ubah sudutnya. Jadi, momen spontan di pantai atau hewan laut yang tiba-tiba lewat, tetap terekam dengan kamera ini.
Fitur lainnya, terdapat Wind Guard built-in untuk mengatasi noise angin saat berkendara. Berikutnya, ada 360° Horizon Lock dan FlowState Stabilization untuk rekaman tetap stabil di segala kondisi. Ditambah Twist to Shoot, Voice Control, Gesture Control yang mempermudah pengguna dalam pengambilan gambar.
Robin menyebut, salah satu kendala kamera 360 biasanya adalah lensa retak. Untuk kamera X5, pengguna bisa sat-set mengganti lensa. Lensa barunya juga dibuat dari material kaca super tahan gores. Jadi, aman bagi pengguna teledor yang sering secara tidak sengaja menjatuhkan kamera.
"Secara total, kami menjalankan lebih dari 4.000 uji jatuh pada lebih dari 400 unit. Hasilnya adalah lensa yang 100 persen lebih tangguh daripada X4, tanpa mengorbankan kualitas gambar," tegasnya.
Kamera ini sudah tahan air hingga kedalaman 15 meter tanpa casing, cocok buat freediving. Baterainya juga cukup awet yakni tahan hingga 185 menit dan sudah dilengkapi fitur fast charge ke 80 persen dalam 20 menit.
Bagi para content creator, kamera Insta360 X5 terintegrasi dengan aplikasi Insta360 yang kini lebih user-friendly. Ada fitur Dewarp satu sentuhan buat hilangin efek fisheye, export cepat tanpa edit.
Ditambah AI Edit dan Shot Lab dengan lebih dari 40 template. Bagi yang mau editing lebih pro, Insta360 Studio di desktop bisa dimanfaatkan secara gratis, tanpa watermark. Semuanya terintegrasi dengan Insta360+, layanan cloud untuk backup otomatis, edit online, dan langsung membagikannya ke sosial media.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Bagi Genhype yang ingin mengabadikan momen aktivitas seru saat libur Natal dan Tahun Baru, ada beberapa kamera 360 yang bisa menjadi pilihan. Salah satunya Osmo 360 yang menawarkan foto tajam melalui sensor 1-inch 360° imaging.
Baca juga: Rekomendasi TWS di Bawah 1 Jutaan yang Punya Fitur ANC
Kamera ini menjadi yang pertama di dunia yang mampu merekam video 360 derajat dengan resolusi 8K pada 50fps, serta satu-satunya kamera 360 yang dapat merekam secara berkelanjutan hingga 100 menit dalam format 8K/30fps. “Dengan Osmo 360, DJI menantang status quo pasar kamera 360,” ujar Christina Zhang, Senior Director of Corporate Strategy DJI, beberapa waktu lalu.
Lebih terperinci soal spesifikasi, CEO Erajaya Active Lifestyle Djohan Sutanto, sebagai distributor DJI di Indonesia, menerangkan bahwa kamera ini mengusung square HDR image sensor pertama di industri, yang mempertahankan cakupan penuh bidang pandang 360 derajat sebagaimana sensor 1-inch tradisional.
Fitur ini sekaligus menghilangkan area sensor yang tidak terpakai. Hasilnya, efisiensi sensor 25% lebih tinggi, kualitas gambar mumpuni, serta mempertahankan konsumsi daya lebih rendah.
Selain itu, dengan ukuran piksel yang dua kali lebih besar dari standar industri (1.2μm), kamera ini katanya mampu menghasilkan detail gambar yang lebih kaya, noise yang lebih rendah, performa optimal di kondisi minim cahaya, serta dynamic range yang lebih luas. Dukungan untuk perekaman video 8K/50fps 360 derajat juga menetapkan standar baru dalam resolusi video kamera 360.
Dengan dynamic range 13,5 stops, piksel besar, serta aperture f/1.9 yang mampu menyerap cahaya lebih banyak, Osmo 360 memberikan hasil gambar yang tajam dan kaya warna dalam berbagai kondisi pencahayaan. Termasuk pada situasi low-light atau kontras tinggi.
Osmo 360 yang memiliki storage internal 105GB, juga menghadirkan banyak fitur tambahan. Beberapa diantaranya yang cukup menarik yakni Invisible Selfie Stick yang menghilang otomatis dari video 360 derajat tanpa pengeditan, memberikan sudut pandang orang ketiga seperti hasil kamera operator.
Kemudian ada mode slow motion hingga 4x untuk menangkap momen lebih dramatis. Lalu, HorizonSteady dan RockSteady 3.0 membuat rekaman tetap stabil dan rata meskipun kamera diputar. RockSteady 3.0 mengurangi guncangan dalam mode single-lens.
Pengguna bisa mulai atau menghentikan perekaman dengan isyarat telapak tangan atau kendali suara pada Osmo 360. Tak perlu ribet untuk mengatur komposisi karena ada fitur GyroFrame, sementara Intelligent Tracking membuat kamera ini bisa melacak objek seperti orang, kendaraan, atau hewan secara otomatis.
Djohan menyampaikan bahwa Osmo 360 dapat berfungsi sebagai action cam melalui single-lens mode, yang mampu menghasilkan video flat 5K/60fps dengan sudut ultra-wide 155 derajat. Bagi yang menginginkan perspektif lebih luas, Boost Video Mode menawarkan tampilan hingga 170 derajat serta perekaman 4K/120fps yang halus.

DJI Osmo 360. (Sumber gambar: Erajaya)
Dengan Osmo 360 Battery Extension Rod, daya tahan perekaman dapat diperpanjang hingga 180 menit. Terdapat pula fitur pengisian cepat yang memungkinkan pengisian 50 persen daya hanya dalam waktu 12 menit.
Desain magnetic quick release membuatnya kompatibel dengan berbagai aksesori dari seri Osmo Action. Selain itu, teknologi Osmo Audio Direct Microphone Connection memungkinkan koneksi langsung ke dua pemancar mikrofon DJI tanpa memerlukan receiver tambahan untuk kualitas audio setara studio. Adapun Osmo 360 dijual mulai dari Rp7,56 juta.
Pilihan lain untuk kamera 360, yakni Insta360. Merk asal Shenzhen, China itu merilis flagship terbarunya, Insta360 X5. Generasi terbaru dari seri X yang dibanderol mulai Rp9,8 juta ini membawa peningkatan kualitas gambar, fitur AI, dan desain tangguh.
Sebagai partner in crime para content creator, terutama penggemar aktivitas luar ruang atau olahraga ekstrem, Insta360 X5 menawarkan sensor 1/1.28 inci yang 144 persen lebih besar dari pendahulunya dan didukung sistem Triple AI Chip.
Hasilnya kata Manajer Produk Insta360 X Series, Robin, rekaman 8K 360° menjadi lebih jernih, terang, dan bebas noise, bahkan dalam kondisi minim cahaya. Kualitas low light juga dapat ditingkatkan secara otomatis melalui fitur PureVideo Mode. Active HDR juga kini sudah naik level ke 5.7K 60fps untuk kontras tinggi namun tetap smooth dan tajam.
Dia menyampaikan, salah satu fitur favorit di X5 adalah InstaFrame Mode. Sekali tekan tombol, pengguna langsung dapat dua video yakni video flat siap share, tanpa edit, tanpa ribet.
Kemudian, video 360 derajat full yang bisa dieksplorasi dan ubah sudutnya. Jadi, momen spontan di pantai atau hewan laut yang tiba-tiba lewat, tetap terekam dengan kamera ini.
Fitur lainnya, terdapat Wind Guard built-in untuk mengatasi noise angin saat berkendara. Berikutnya, ada 360° Horizon Lock dan FlowState Stabilization untuk rekaman tetap stabil di segala kondisi. Ditambah Twist to Shoot, Voice Control, Gesture Control yang mempermudah pengguna dalam pengambilan gambar.
Robin menyebut, salah satu kendala kamera 360 biasanya adalah lensa retak. Untuk kamera X5, pengguna bisa sat-set mengganti lensa. Lensa barunya juga dibuat dari material kaca super tahan gores. Jadi, aman bagi pengguna teledor yang sering secara tidak sengaja menjatuhkan kamera.
"Secara total, kami menjalankan lebih dari 4.000 uji jatuh pada lebih dari 400 unit. Hasilnya adalah lensa yang 100 persen lebih tangguh daripada X4, tanpa mengorbankan kualitas gambar," tegasnya.
Kamera ini sudah tahan air hingga kedalaman 15 meter tanpa casing, cocok buat freediving. Baterainya juga cukup awet yakni tahan hingga 185 menit dan sudah dilengkapi fitur fast charge ke 80 persen dalam 20 menit.
Bagi para content creator, kamera Insta360 X5 terintegrasi dengan aplikasi Insta360 yang kini lebih user-friendly. Ada fitur Dewarp satu sentuhan buat hilangin efek fisheye, export cepat tanpa edit.
Ditambah AI Edit dan Shot Lab dengan lebih dari 40 template. Bagi yang mau editing lebih pro, Insta360 Studio di desktop bisa dimanfaatkan secara gratis, tanpa watermark. Semuanya terintegrasi dengan Insta360+, layanan cloud untuk backup otomatis, edit online, dan langsung membagikannya ke sosial media.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.