Daftar Aktivis Berpengaruh yang Kritis Terhadap Isu Lingkungan
16 December 2025 |
13:42 WIB
Isu lingkungan hidup menjadi perhatian global karena dampaknya yang semakin nyata terhadap kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Kerusakan hutan, pencemaran laut, perubahan iklim, hingga punahnya berbagai spesies mendorong lahirnya tokoh-tokoh inspiratif yang mendedikasikan hidupnya untuk menjaga bumi.
Mereka datang dari latar belakang yang berbeda, tapi memiliki tujuan yang sama, yaitu melindungi alam dan mengajak manusia hidup lebih selaras dengan lingkungan. Berikut ini adalah sepuluh tokoh penting dalam gerakan lingkungan dunia yang kiprahnya patut dikenang dan diteladani.
Baca juga: Polarisasi Akibat Aktivisme Digital dan Cara Mengatasinya
Jane Goodall dikenal sebagai ilmuwan dan aktivis lingkungan yang mendedikasikan hidupnya untuk mempelajari simpanse di Afrika. Melalui penelitiannya, ia membuka mata dunia bahwa hewan memiliki emosi dan kecerdasan. Selain meneliti, Jane juga aktif mengampanyekan perlindungan satwa liar dan hutan melalui Jane Goodall Institute.
Greta Thunberg adalah aktivis muda asal Swedia yang menjadi simbol perjuangan melawan krisis iklim. Melansir BBC, aksinya yang dimulai dari mogok sekolah berhasil menggugah perhatian dunia. Greta secara konsisten menyuarakan pentingnya tindakan nyata pemerintah dalam menekan emisi karbon.
Rachel Carson merupakan penulis dan ilmuwan yang karyanya berjudul Silent Spring menjadi tonggak gerakan lingkungan modern. Buku tersebut mengungkap bahaya penggunaan pestisida berlebihan terhadap alam dan kesehatan manusia.
Wangari Maathai adalah aktivis lingkungan asal Kenya sekaligus peraih Nobel Perdamaian. Melansir The On Being Project, ia mendirikan Green Belt Movement yang mendorong penanaman jutaan pohon sekaligus memberdayakan perempuan di pedesaan.
David Attenborough dikenal luas melalui dokumenter alam yang menggambarkan keindahan dan kerentanan bumi. Lewat narasi yang kuat, ia mengajak masyarakat memahami pentingnya menjaga keanekaragaman hayati. Sir David Frederick Attenborough dikenal sebagai penyiar, naturalis, dan penulis asal Inggris yang bersuara melalui dokumenter sejarah alam paling ikonik di dunia. Hingga kini, ia tetap aktif berkarya pada usia 99 tahun dan diakui sebagai tokoh penting di Britania Raya.
Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat ini aktif mengedukasi publik tentang perubahan iklim. Film dokumenternya An Inconvenient Truth berhasil meningkatkan kesadaran global akan bahaya pemanasan global. Albert Arnold Gore Jr. dikenal sebagai politikus senior, aktivis lingkungan, dan pemenang Hadiah Nobel Perdamaian asal Amerika Serikat. HIngga kini, ia tetap menjadi salah satu aktivis paling vokal dalam diplomasi iklim global dan transisi energi hijau.
Chico Mendes adalah aktivis dari Brasil yang memperjuangkan hak masyarakat adat dan pelestarian hutan Amazon. Ia berani melawan pembalakan liar demi melindungi hutan hujan tropis. Francisco Alves Mendes Filho, dikenal sebagai seorang penyadap karet (seringueiro), pemimpin serikat buruh, dan aktivis lingkungan legendaris asal Brasil. Ia diakui secara global sebagai pionir gerakan konservasi hutan hujan Amazon berbasis komunitas. Hingga kini, warisannya tetap menjadi inspirasi dalam diskusi perubahan iklim dan hak masyarakat adat di seluruh dunia.
Sylvia Earle adalah ahli kelautan yang mendedikasikan hidupnya untuk menjaga lautan. Ia aktif mengampanyekan perlindungan ekosistem laut dan pentingnya kawasan konservasi laut. Sylvia Alice Earle dikenal sebagai ahli biologi kelautan, oseanografer, dan penjelajah legendaris asal Amerika Serikat yang dijuluki "Her Deepness" oleh The New York Times dan Living Legend oleh Library of Congress. Tahun 2025 ini, dia berusia 90 tahun dan tetap menjadi sosok paling berpengaruh dalam upaya pelestarian laut global melalui gerakan "Hope Spots".
Boyan Slat dikenal sebagai pendiri proyek pembersihan sampah plastik di laut asal Belanda. Inovasinya bertujuan mengurangi pencemaran plastik yang mengancam kehidupan laut. Dia merupakan pendiri sekaligus CEO The Ocean Cleanup, organisasi nirlaba yang berfokus pada pembersihan plastik di lautan dan sungai secara global. Boyan terus memimpin inovasi teknologi pembersihan skala besar yang menargetkan penghapusan 90 persen sampah plastik di lautan pada tahun 2040.
Emil Salim merupakan tokoh lingkungan dari Indonesia yang berperan besar dalam kebijakan pembangunan berkelanjutan. Ia mendorong keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian alam. Emil Salim sendiri dikenal sebagai ekonom senior dan tokoh lingkungan hidup Indonesia yang dikenal sebagai pelopor pembangunan berkelanjutan. Memasuki usia 95 tahun pada Juni 2025, ia tetap aktif berkontribusi dalam diskusi kebijakan nasional dan isu perubahan iklim.
Kesepuluh tokoh tersebut membuktikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui berbagai cara, mulai dari penelitian, edukasi, hingga aksi nyata di lapangan. Perjuangan mereka menjadi pengingat bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama, dan setiap individu memiliki peran penting untuk masa depan lingkungan yang lebih baik.
Mereka datang dari latar belakang yang berbeda, tapi memiliki tujuan yang sama, yaitu melindungi alam dan mengajak manusia hidup lebih selaras dengan lingkungan. Berikut ini adalah sepuluh tokoh penting dalam gerakan lingkungan dunia yang kiprahnya patut dikenang dan diteladani.
Baca juga: Polarisasi Akibat Aktivisme Digital dan Cara Mengatasinya
1. Jane Goodall
Jane Goodall dikenal sebagai ilmuwan dan aktivis lingkungan yang mendedikasikan hidupnya untuk mempelajari simpanse di Afrika. Melalui penelitiannya, ia membuka mata dunia bahwa hewan memiliki emosi dan kecerdasan. Selain meneliti, Jane juga aktif mengampanyekan perlindungan satwa liar dan hutan melalui Jane Goodall Institute.
2. Greta Thunberg
Greta Thunberg adalah aktivis muda asal Swedia yang menjadi simbol perjuangan melawan krisis iklim. Melansir BBC, aksinya yang dimulai dari mogok sekolah berhasil menggugah perhatian dunia. Greta secara konsisten menyuarakan pentingnya tindakan nyata pemerintah dalam menekan emisi karbon.
3. Rachel Carson
Rachel Carson merupakan penulis dan ilmuwan yang karyanya berjudul Silent Spring menjadi tonggak gerakan lingkungan modern. Buku tersebut mengungkap bahaya penggunaan pestisida berlebihan terhadap alam dan kesehatan manusia.
4. Wangari Maathai
Wangari Maathai adalah aktivis lingkungan asal Kenya sekaligus peraih Nobel Perdamaian. Melansir The On Being Project, ia mendirikan Green Belt Movement yang mendorong penanaman jutaan pohon sekaligus memberdayakan perempuan di pedesaan.
5. David Attenborough
David Attenborough dikenal luas melalui dokumenter alam yang menggambarkan keindahan dan kerentanan bumi. Lewat narasi yang kuat, ia mengajak masyarakat memahami pentingnya menjaga keanekaragaman hayati. Sir David Frederick Attenborough dikenal sebagai penyiar, naturalis, dan penulis asal Inggris yang bersuara melalui dokumenter sejarah alam paling ikonik di dunia. Hingga kini, ia tetap aktif berkarya pada usia 99 tahun dan diakui sebagai tokoh penting di Britania Raya.
6. Al Gore
Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat ini aktif mengedukasi publik tentang perubahan iklim. Film dokumenternya An Inconvenient Truth berhasil meningkatkan kesadaran global akan bahaya pemanasan global. Albert Arnold Gore Jr. dikenal sebagai politikus senior, aktivis lingkungan, dan pemenang Hadiah Nobel Perdamaian asal Amerika Serikat. HIngga kini, ia tetap menjadi salah satu aktivis paling vokal dalam diplomasi iklim global dan transisi energi hijau.
7. Chico Mendes
Chico Mendes adalah aktivis dari Brasil yang memperjuangkan hak masyarakat adat dan pelestarian hutan Amazon. Ia berani melawan pembalakan liar demi melindungi hutan hujan tropis. Francisco Alves Mendes Filho, dikenal sebagai seorang penyadap karet (seringueiro), pemimpin serikat buruh, dan aktivis lingkungan legendaris asal Brasil. Ia diakui secara global sebagai pionir gerakan konservasi hutan hujan Amazon berbasis komunitas. Hingga kini, warisannya tetap menjadi inspirasi dalam diskusi perubahan iklim dan hak masyarakat adat di seluruh dunia.
8. Sylvia Earle
Sylvia Earle adalah ahli kelautan yang mendedikasikan hidupnya untuk menjaga lautan. Ia aktif mengampanyekan perlindungan ekosistem laut dan pentingnya kawasan konservasi laut. Sylvia Alice Earle dikenal sebagai ahli biologi kelautan, oseanografer, dan penjelajah legendaris asal Amerika Serikat yang dijuluki "Her Deepness" oleh The New York Times dan Living Legend oleh Library of Congress. Tahun 2025 ini, dia berusia 90 tahun dan tetap menjadi sosok paling berpengaruh dalam upaya pelestarian laut global melalui gerakan "Hope Spots".
9. Boyan Slat
Boyan Slat dikenal sebagai pendiri proyek pembersihan sampah plastik di laut asal Belanda. Inovasinya bertujuan mengurangi pencemaran plastik yang mengancam kehidupan laut. Dia merupakan pendiri sekaligus CEO The Ocean Cleanup, organisasi nirlaba yang berfokus pada pembersihan plastik di lautan dan sungai secara global. Boyan terus memimpin inovasi teknologi pembersihan skala besar yang menargetkan penghapusan 90 persen sampah plastik di lautan pada tahun 2040.
10. Emil Salim
Emil Salim merupakan tokoh lingkungan dari Indonesia yang berperan besar dalam kebijakan pembangunan berkelanjutan. Ia mendorong keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian alam. Emil Salim sendiri dikenal sebagai ekonom senior dan tokoh lingkungan hidup Indonesia yang dikenal sebagai pelopor pembangunan berkelanjutan. Memasuki usia 95 tahun pada Juni 2025, ia tetap aktif berkontribusi dalam diskusi kebijakan nasional dan isu perubahan iklim.Kesepuluh tokoh tersebut membuktikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui berbagai cara, mulai dari penelitian, edukasi, hingga aksi nyata di lapangan. Perjuangan mereka menjadi pengingat bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama, dan setiap individu memiliki peran penting untuk masa depan lingkungan yang lebih baik.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.