Crocodile Tears segera tayang di bioskop Indonesia (Sumber gambar: Siaran pers Crocodile Tears)

Film Crocodile Tears Segera Tayang di Bioskop Indonesia

27 October 2025   |   18:00 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Film Crocodile Tears garapan sutradara Tumpal Tampubolon akan segera tayang di bioskop Indonesia. Karya yang baru saja memenangkan penghargaan Direction Award dan Nongshim Award for Feature Film di Jakarta Film Week 2025 telah tayang di banyak festival.

Kabar itu disampaikan oleh produser Crocodile Tears Mandy Marahimin. Dia mengatakan senang bisa membawa Crocodile Tears ke ajang Jakarta Film Week, sehingga membuat banyak orang di Jakarta bisa menyaksikannya.

“Kami sangat berterima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Dewan Juri untuk film kami. Semoga sesaat lagi film ini bisa ditonton juga di bioskop-bioskop di seluruh Indonesia,” ujarnya dalam siaran pers pada Senin, 27 Oktober 2025.

Baca Juga: Sinopsis Film Korea The Ugly, Angkat Isu Standar Kecantikan dan Trauma Sosial

Dia mengatakan, Crocodile Tears terus menarik perhatian festival dan penonton internasional sejak pemutaran perdananya di Toronto International Film Festival 2024. Hal ini dapat terjadi karena kekuatan narasi, imaji visual yang kuat, serta kedalaman tema yang diusung.

Rencana penayangan Crocodile Tears di Indonesia juga diungkap oleh sutradara Tumpal Tampubolon. Dia mengatakan tidak sabar menunggu penonton Indonesia bisa segera menyaksikan film ini di bioskop seusai menang dalam ajang Jakarta Film Week.

Crocodile Tears merupakan film panjang pertama Tumpal Tampubolon, dengan naskah yang ditulis sendiri. Film ini berkisah tentang karakter bernama Johan yang tinggal bersama ibunya, yakni Mama, di Taman Buaya.

Mama percaya bahwa seekor buaya putih di taman itu adalah suaminya, sekaligus ayah Johan. Dia melarang Johan berhubungan dengan dunia luar sampai suatu hari Johan bertemu dengan Arumi dan jatuh cinta. Sikap Mama perlahan berubah semakin ganjil dan menegangkan ketika Arumi hamil dan Johan mengajaknya tinggal di Taman Buaya.

Film ini menghadirkan perpaduan antara realisme magis dan teror psikologis dalam balutan visual yang memikat dengan bintang Yusuf Mahardika, Marissa Anita, dan Zulfa Maharani.

 

Crocodile Tears menang di Jakarta Film Week


Di ajang Jakarta Film Week, Crocodile Tears berhasil memenangkan dua penghargaan utama, yakni Direction Award dan Nongshim Award for Feature Film. Crocodile Tears mendapatkan Direction Award sebagai penghargaan untuk Film Panjang Indonesia Terbaik di kategori Kompetisi.

Tumpal dinilai oleh para juri berhasil membawa penonton menyelami dunia mimpi buruk yang memikat, dipenuhi obsesi kelam dan sosok-sosok menyeramkan melalui Crocodile Tears.

Sementara itu, karya ini juga mendapatkan penghargaan Nongshim Award for Feature Film karena keberanian produser yang mendukung visi sutradara. Bukan tanpa alasan, film yang berbeda dan mengunggah pikiran sering sulit mendapatkan dukungan dari jalur industri arus utama. Dengan begitu, peran produser yang setia dan berkomitmen menjadi sangat penting.

Untuk diketahui, Crocodile Tears telah tayang di berbagai festival internasional seperti Toronto International Film Festival (TIFF), Busan International Film Festival (BIFF), BFI London Film Festival, dan SITGES Film Festival di Spanyol.

Baca Juga: Saat Estetika Film Merambah Iklan Komersial di Tangan Bizaroid

SEBELUMNYA

Eksklusif Kurator Mikke Susanto: ‘Sekelas Louvre aja Kebobolan, Apalagi Museum Lain’

BERIKUTNYA

Optimisme Anastasia Irene Bawa 910Nineten ke IPO dan Valuasi Rp1 Triliun

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga