Hari Terakhir Pendaftaran Magang Nasional 2025 Batch 1, Simak Kuota dan Syarat Lengkapnya
15 October 2025 |
20:35 WIB
Program Magang Nasional 2025 yang digagas pemerintah akan menutup pendaftaran batch pertama pada Rabu (15/10/2025) pukul 23.59 WIB. Bagi para lulusan baru yang belum sempat mendaftar, masih ada waktu beberapa jam untuk mengikuti kesempatan berkarier melalui program pemagangan berskala nasional ini.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa minat masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Hingga Senin (13/10/2025) pukul 10.00 WIB, tercatat lebih dari 100.000 pelamar telah mendaftar ke berbagai posisi yang tersedia dari lebih dari 1.000 perusahaan di seluruh Indonesia.
Baca juga: Siap-Siap! Pemerintah Buat Program Magang untuk 20.000 Fresh Graduate
Pemerintah menargetkan total 100.000 lowongan magang dapat dibuka hingga akhir 2025.
“Antusiasme peserta menunjukkan bahwa program ini menjawab kebutuhan nyata para lulusan baru untuk memperoleh pengalaman kerja yang relevan,” ujar Yassierli, Rabu (15/10/2025).
Untuk tahap awal, pemerintah menetapkan kuota 20.000 peserta magang pada batch pertama. Kuota akan meningkat menjadi 80.000 peserta pada batch kedua, yang dijadwalkan dibuka mulai 17 November 2025.
Peserta yang belum berhasil lolos seleksi batch pertama tetap dapat melamar kembali pada gelombang berikutnya. Pemerintah juga memastikan program ini akan berlanjut pada tahun 2026 dengan skema yang lebih luas.
Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi menambahkan bahwa peserta magang batch pertama akan menjalani masa kerja selama enam bulan, yakni mulai 15 Oktober 2025 hingga 15 April 2026. Program ini menjadi bagian dari Paket Ekonomi 8+4+5 Tahun 2025, yang ditujukan bagi lulusan Diploma (D1–D4) dan Sarjana (S1) dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terakhir.
Peserta yang lolos akan memperoleh sejumlah fasilitas, antara lain uang saku setara upah minimum yang disalurkan langsung oleh pemerintah melalui Bank Himbara, serta perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JM) yang sepenuhnya ditanggung negara. Setiap peserta juga akan mendapatkan mentor perusahaan untuk memastikan proses pembelajaran berjalan optimal.
Dalam pelaksanaannya, perusahaan tempat magang wajib memberikan laporan kemajuan peserta setiap bulan kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sebagai bentuk evaluasi. Program ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan industri, sekaligus menekan tingkat pengangguran lulusan baru.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa minat masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Hingga Senin (13/10/2025) pukul 10.00 WIB, tercatat lebih dari 100.000 pelamar telah mendaftar ke berbagai posisi yang tersedia dari lebih dari 1.000 perusahaan di seluruh Indonesia.
Baca juga: Siap-Siap! Pemerintah Buat Program Magang untuk 20.000 Fresh Graduate
Pemerintah menargetkan total 100.000 lowongan magang dapat dibuka hingga akhir 2025.
“Antusiasme peserta menunjukkan bahwa program ini menjawab kebutuhan nyata para lulusan baru untuk memperoleh pengalaman kerja yang relevan,” ujar Yassierli, Rabu (15/10/2025).
Untuk tahap awal, pemerintah menetapkan kuota 20.000 peserta magang pada batch pertama. Kuota akan meningkat menjadi 80.000 peserta pada batch kedua, yang dijadwalkan dibuka mulai 17 November 2025.
Peserta yang belum berhasil lolos seleksi batch pertama tetap dapat melamar kembali pada gelombang berikutnya. Pemerintah juga memastikan program ini akan berlanjut pada tahun 2026 dengan skema yang lebih luas.
Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi menambahkan bahwa peserta magang batch pertama akan menjalani masa kerja selama enam bulan, yakni mulai 15 Oktober 2025 hingga 15 April 2026. Program ini menjadi bagian dari Paket Ekonomi 8+4+5 Tahun 2025, yang ditujukan bagi lulusan Diploma (D1–D4) dan Sarjana (S1) dengan masa kelulusan maksimal satu tahun terakhir.
Peserta yang lolos akan memperoleh sejumlah fasilitas, antara lain uang saku setara upah minimum yang disalurkan langsung oleh pemerintah melalui Bank Himbara, serta perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JM) yang sepenuhnya ditanggung negara. Setiap peserta juga akan mendapatkan mentor perusahaan untuk memastikan proses pembelajaran berjalan optimal.
Dalam pelaksanaannya, perusahaan tempat magang wajib memberikan laporan kemajuan peserta setiap bulan kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sebagai bentuk evaluasi. Program ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan industri, sekaligus menekan tingkat pengangguran lulusan baru.
Cara Daftar Program Magang Nasional 2025
- Akses laman resmi maganghub.kemnaker.go.id
- Klik menu “Masuk” di pojok kanan atas
- Pilih “Daftar Sekarang” jika belum memiliki akun
- Ikuti langkah-langkah pembuatan akun dan lengkapi profil
- Unggah dokumen pendukung sesuai ketentuan
- Pilih lowongan magang yang sesuai dengan minat dan kualifikasi
Syarat Utama Peserta
- Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Lulusan Diploma (D1–D4) atau Sarjana (S1) maksimal satu tahun setelah tanggal kelulusan
- Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
- Belum memiliki pengalaman kerja penuh waktu dan bersedia mengikuti program pemagangan selama enam bulan penuh
Dengan tingginya minat dan dukungan dari ribuan perusahaan, program Magang Nasional diharapkan dapat membuka peluang karier bagi generasi muda sekaligus memperkuat sinergi antara dunia industri dan pendidikan tinggi. Pemerintah mendorong para peserta untuk segera melakukan pendaftaran sebelum batas waktu berakhir malam ini.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.