Ariana Grande dan Cynthia Erivo (Sumber Gambar: Instagram/Universal Pictures AU)

Sutradara Wicked Bicara Soal Chemistry Ajaib Ariana Grande dan Cynthia Erivo

11 October 2025   |   10:04 WIB
Image
Aira Shakuntala Wardhana Mahasiswa Universitas Bina Nusantara

Sepanjang rangkaian promosi film musikal Wicked berlangsung, publik bukan hanya terpikat oleh penampilan menawan antara Ariana Grande dan Cynthia Erivo, tetapi juga oleh chemistry tulus dan emosional yang begitu terasa di antara keduanya. 

Dalam hampir setiap wawancara, Grande dan Erivo kerap meneteskan air mata bukan karena duka, melainkan karena rasa haru dan syukur yang mendalam atas perjalanan panjang mereka hingga akhirnya memerankan karakter impian. 

Bagi Ariana Grande, memerankan Glinda adalah wujud nyata dari impian masa kecilnya. “Sejak kecil, aku bermimpi bisa menjadi bagian dari Wicked dan memainkan Glinda. Bisa mewujudkannya, apalagi bersama Cynthia yang luar biasa, rasanya seperti mimpi yang menjadi kenyataan," ungkapnya dalam salah satu wawancara. 

Baca juga: Wicked: For Good Tayang 22 November, Cek Sederet Lagu Ikonik yang Bakal Dibawakan 

Hal serupa juga dirasakan Cynthia Erivo, yang memerankan Elphaba, sang penyihir hijau legendaris. Keduanya melewati proses syuting yang intens, penuh emosi, dan menuntut kedalaman akting yang luar biasa.

Maka, ketika tiba saatnya mereka berbicara tentang film itu di hadapan publik, setiap kenangan dari proses panjang tersebut seakan menyeruak kembali — membuat setiap kata yang mereka ucapkan terasa begitu jujur dan menggetarkan.

Dilansir dari The Hollywood Reporter sutradara Jon M. Chu, yang hadir dalam sesi festival film di London baru-baru ini, menjelaskan mengapa kedua bintang itu tampak begitu emosional selama tur promosi. 

“Banyak orang bertanya, ‘Mengapa mereka begitu sering menangis?’ Itu karena kami telah menjalani segalanya bersama  pertemuan, perpisahan, kematian karakter mereka bahkan sebelum kalian melihat satu adegan pun. Mereka sudah hidup sebagai Glinda dan Elphaba, jadi ketika akhirnya membicarakannya di depan umum, semua emosi itu benar-benar nyata," kata Chu. 

Chu juga menggoda penonton dengan bocoran kecil tentang sekuel kedua, Wicked: For Good, yang dijadwalkan tayang pada November. Dalam cuplikan eksklusif yang diputar di BFI Southbank, London, dia menekankan bagaimana seluruh tim berkomitmen menjaga keautentikan visual film dari tata rias hingga efek praktikal. 

“Tidak ada efek digital untuk Tin Man dan Scarecrow. Semua benar-benar riasan dan rambut fisik. Timnya luar biasa, dan hasilnya akan membuat kalian terpana,” ujarnya.

Chemistry antara Ariana dan Cynthia kini bukan sekadar hubungan kerja antaraktor. Ia telah tumbuh menjadi bentuk persahabatan yang lahir dari perjuangan, rasa hormat, dan cinta terhadap seni. Keduanya menjadi cerminan dari persahabatan Glinda dan Elphaba itu sendiri. Dua karakter yang berbeda, tapi saling melengkapi dan bersama-sama mengubah dunia mereka.

Dan mungkin itulah alasan sebenarnya mengapa setiap kali mereka berbicara tentang Wicked, air mata tak pernah jauh dari keduanya: karena bagi Ariana dan Cynthia, kisah ini bukan hanya tentang sihir dan lagu-lagu indah  tapi tentang perjalanan menemukan diri sendiri dan satu sama lain. 

Baca juga: Film Adaptasi Musikal Broadway Laris di Bioskop, Wicked Urutan Pertama 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 
Editor:

SEBELUMNYA

Buttonscarves Bawa Indonesia ke Jantung Kota Mode Dunia di Paris

BERIKUTNYA

Super Mahal, Netflix Habiskan Hingga U$480 Juta untuk Musim Terakhir Stranger Things

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga