Penyanyi Andien tampil dalam acara Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (30/5/2025). (Sumber foto: JIBI/Eusebio Chrysnamurti)

Konser Suarasmara Jadi Penanda 25 Tahun Andien di Panggung Musik

10 October 2025   |   07:00 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Penyanyi asal Indonesia Andien akan mengadakan konser bertajuk Suarasmara pada 15 November 2025 di Istora Senayan, Jakarta. Konser perayaan 25 tahun perjalanan kariernya di industri musik itu akan menampilkan cerita musikal dalam empat babak yang dibalut dengan kontras visual yang berani dan tidak biasa.

Creative Director Shadtoto Prasetio mengatakan bahwa konser Suarasmara merupakan tempat bertemu berbagai estetika seperti potongan broadway dengan sentuhan Roaring Twenties dan berpadu glamornya era Y2K.

Baca juga: Andien Rilis Lagu Baru "Ujung-Ujungnya Kamu," Hadirkan Nuansa Sophisti-Pop 90-an

Semua itu, ujarnya, diterjemahkan dengan kebebasan artistik dan bukan secara literal, sehingga menciptakan ruang pertunjukan yang merefleksikan jiwa bebas, kreatif, dan eklektik sang penyanyi.

“Semangat dalam karya ini adalah mengulik segala estetik dari Andien. Sejak awal kariernya, Andien selalu tampil beda, bahkan pada awal 2000an melalui video musiknya yang tampil dengan fierce. Konser ini adalah cara untuk mengajak penonton masuk dan merasakan langsung dunia Andien dalam empat babak,” ujar Prasetio pada sesi konferensi pers di Jakarta, Kamis (9/10/2025).

Dia menuturkan, para penonton akan merasakan pengalaman multi sensori ketika menyaksikan konser tunggal sang penyanyi, lewat perpaduan melodi dan seni visual yang dirajut menjadi narasi utama.

Setiap babak dalam konser yang akan diadakan memiliki konsep kreatif yang berbeda-beda dan mengusung melodi yang tidak sama, yakni dari nuansa musik retro, jazz romantis, sampai retro futuristik.

Prasetio menambahkan, konser tunggal ini juga akan memanfaatkan billboard dan tangga modular sebagal salah satu rancangan kreatif. Hal ini dilakukan guna memberikan kesan dan pengalaman berbeda bagi penonton. Desain kreatif ini terinspirasi dari pertunjukan Broadway dan panggung musikal.

Dari sisi musik, Prasetio mengungkapkan, konser tunggal pelantun lagu-lagu seperti "Gemintang" dan "Saat Bahagia" ini juga akan menyajikan jazz yang memiliki tampilan kekinian kepada penonton.

Pada kesempatan yang sama, Music Director Tohpati mengatakan bahwa membawakan konser musik empat babak dengan tema yang berbeda-beda tidaklah mudah. “Ini adalah konsep yang unik sekaligus menantang buat saya,” ujarnya.

Dia mengaku belum pernah mengerjakan konser yang musiknya terbagi dalam babak-babak. Tidak hanya itu, dia juga mengungkapkan bahwa menyajikan musik jazz dengan tampilan kekinian bukan sesuatu yang mudah.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Jakarta Doodle Fest 2025 Soroti Tren Seni dalam Dunia Home Decor

BERIKUTNYA

Resmi Dibuka, ICAD 2025 Hadirkan Dialog Seni & Alam dalam Tema Earth Society

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga