Ilustrasi pasien dengan gangguan liver. (Sumber Foto: Freepik)

10 Gejala Liver Bermasalah, Ditandai Kulit dan Mata Menguning

07 October 2025   |   09:30 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Hati atau liver merupakan salah satu organ paling vital dalam tubuh manusia yang berperan sebagai pusat detoksifikasi, pengatur metabolisme, dan penghasil berbagai zat penting seperti empedu dan protein darah. Karena fungsinya yang begitu kompleks, sedikit saja gangguan pada organ ini dapat memengaruhi banyak sistem tubuh sekaligus.

Sayangnya, penyakit hati sering berkembang secara perlahan dan diam-diam, tanpa menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal. Ketika tanda-tandanya mulai terlihat, kerusakan hati sering kali sudah cukup parah.

Baca juga: Apa Itu Fatty Liver? Terlalu Banyak Minum Alkohol Jadi Salah Satu Penyebabnya

Mengenali gejala-gejala awal gangguan hati menjadi langkah penting untuk mencegah kondisi yang lebih serius seperti hepatitis kronis, sirosis, atau gagal hati. Mengutip Mayo Clinic, berikut sejumlah gejala gangguan hati.
 

1. Kulit dan Mata Menguning

Salah satu tanda paling umum dari gangguan hati adalah perubahan warna kulit dan bagian putih mata menjadi kuning. Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan bilirubin, pigmen kuning hasil pemecahan sel darah merah, yang seharusnya diproses oleh hati. Jika hati rusak atau tersumbat, bilirubin menumpuk di dalam darah dan menyebabkan warna kuning tersebut.
 

2. Urine Berwarna Gelap

Urine yang berubah menjadi kuning tua atau cokelat gelap dapat menandakan bahwa kadar bilirubin dalam darah meningkat. Karena hati tidak mampu mengolah bilirubin dengan benar, zat ini akhirnya dibuang melalui ginjal dan membuat warna urine menjadi lebih gelap dari biasanya.
 

3. Tinja Berwarna Pucat

Tinja normal berwarna cokelat karena adanya pigmen empedu. Ketika hati atau saluran empedu terganggu, aliran empedu menuju usus menurun atau terhenti, sehingga tinja menjadi pucat, keabu-abuan, atau bahkan menyerupai tanah liat. Perubahan warna tinja ini sering menjadi tanda adanya penyumbatan atau kerusakan hati.
 

4. Mudah Lelah dan Lemah

Kelelahan kronis dan rasa lemah tanpa sebab jelas sering muncul pada orang dengan gangguan hati. Hal ini terjadi karena hati berperan penting dalam metabolisme energi dan pembuangan racun. Ketika fungsi hati menurun, proses metabolik terganggu sehingga tubuh cepat lelah.
 

5. Kehilangan Nafsu Makan

Gangguan hati dapat menyebabkan mual, muntah, dan penurunan nafsu makan. Hal ini berkaitan dengan terganggunya kemampuan hati dalam memproses zat gizi serta mengatur keseimbangan metabolik tubuh. Pada beberapa kasus, penderita juga mengalami penurunan berat badan secara drastis.
 

6. Pembengkakan di Kaki atau Perut

Kerusakan hati dapat mengakibatkan penurunan produksi protein albumin, yang berfungsi menjaga tekanan cairan dalam pembuluh darah. Akibatnya, cairan keluar dari pembuluh dan menumpuk di jaringan tubuh, menyebabkan bengkak pada kaki, pergelangan, atau perut.
 

7. Gatal-gatal di Kulit

Ketika empedu tidak dapat mengalir dengan normal, zat-zat empedu dapat menumpuk di dalam darah dan merangsang saraf di bawah kulit, menimbulkan rasa gatal yang intens. Gatal ini biasanya terasa di seluruh tubuh dan tidak hilang meskipun digaruk atau diobati dengan krim biasa.
 

8. Mudah Memar atau Berdarah

Hati memproduksi berbagai protein penting untuk proses pembekuan darah. Jika hati rusak, jumlah protein ini menurun, sehingga tubuh menjadi lebih mudah memar, mengalami mimisan, atau pendarahan ringan bahkan tanpa sebab yang jelas.
 

9. Perubahan pada Pembuluh Darah

Penyakit hati dapat menyebabkan munculnya pembuluh darah kecil menyerupai jaring laba-laba atau spider angiomas pada wajah, dada, atau tangan. Selain itu, telapak tangan bisa tampak kemerahan yang disebut palmar erythema. Kondisi ini terjadi akibat perubahan hormon dan gangguan sirkulasi darah yang disebabkan oleh kerusakan hati.
 

10. Perubahan Mental

Ketika hati tidak lagi mampu menyaring racun seperti amonia dari darah, zat berbahaya tersebut bisa mencapai otak. Hal ini menyebabkan gangguan seperti kebingungan, sulit berkonsentrasi, perubahan kepribadian, mengantuk berlebihan, bahkan koma pada kasus berat. Kondisi ini dikenal sebagai hepatic encephalopathy.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 

SEBELUMNYA

Apple Rilis iPhone 17 Series, Cek Harga iPhone 13–16 yang Kini Lebih Terjangkau

BERIKUTNYA

Cek Syarat, Cara Daftar, dan Fasilitas Peserta Program Magang Nasional Kemnaker

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga