Fitur-fitur Sora 2, Aplikasi Video AI Mirip TikTok Buatan OpenAI
03 October 2025 |
13:44 WIB
Perusahaan pengembang teknologi kecerdasan buatan, OpenAI akhirnya meluncurkan Sora 2, aplikasi berbasis AI yang bisa membuat video lengkap dengan suaranya hanya dari perintah teks. Video yang dihasilkan terlihat sangat nyata, bahkan bisa meniru gerak bibir orang berbicara secara natural.
Mengutip The Verge, sora pertama kali diumumkan pada awal 2024 dan dirilis akhir tahun lalu. Versi barunya ini diklaim jauh lebih canggih. Menurut Bill Peebles, Kepala Sora di OpenAI, versi awal mereka ibarat “mesin slot” karena hasilnya sering acak. “Sekarang, Sora 2 jauh lebih pintar mengikuti instruksi pengguna,” katanya.
Perbedaan paling besar ada di fitur suara. Kalau sebelumnya hanya bisa menambahkan musik atau efek, Sora 2 kini bisa membuat percakapan dalam berbagai bahasa yang sinkron dengan gambar video.
Baca juga: Kenali Sora, Generator AI yang Bisa Bikin Video lewat Perintah Teks
Aplikasi ini bisa diakses di Sora.com, dengan versi Pro tersedia untuk pengguna ChatGPT Pro. OpenAI juga berencana membuka akses API untuk para pengembang, dengan demikian mereka bisa menghubungkan aplikasi, website, atau sistemnya dengan teknologi Sora 2.
Saat ini aplikasi Sora baru tersedia untuk pengguna iPhone di AS dan Kanada. Aksesnya masih terbatas lewat sistem undangan. Setiap orang yang berhasil masuk akan mendapat 4 undangan tambahan untuk dibagikan ke teman. Nah Genhype, yuk cek fitur menarik dari Sora 2.
Menariknya, sistem ini mendukung berbagai bahasa, sehingga video bisa terdengar seperti benar-benar dibuat oleh orang asli. Fitur ini membuat hasil video terasa lebih nyata, seolah-olah direkam dengan kamera biasa.
Uniknya, pengguna tetap punya kontrol penuh. Mereka bisa menentukan siapa saja yang boleh memakai kameo tersebut seperti diri sendiri, teman, atau semua orang, serta dapat mencabut izin, menghapus video, atau memblokir akses kapan saja.
OpenAI menegaskan wajah seseorang tidak bisa dipakai tanpa izin lewat kameo. Mereka juga melarang konten ekstrem, pornografi, dan penggunaan tokoh publik tanpa izin. Akan tetapi pengalaman dengan AI sebelumnya menunjukkan aturan seperti ini sering kali bisa ditembus.
Perbaikan ini membuat hasil video tidak lagi terlihat aneh atau “palsu”, melainkan menyerupai kejadian nyata. Akan tetapi, justru inilah yang menimbulkan kekhawatiran. Video palsu atau deepfake akan makin sulit dibedakan dari yang asli.
Model baru juga mendukung multi-shot video, jadi bisa membuat video dengan beberapa potongan adegan yang saling nyambung. Hal ini memberi pengguna kendali lebih besar untuk menghasilkan video sesuai kebutuhan, entah untuk hiburan, iklan, atau konten kreatif lainnya.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Mengutip The Verge, sora pertama kali diumumkan pada awal 2024 dan dirilis akhir tahun lalu. Versi barunya ini diklaim jauh lebih canggih. Menurut Bill Peebles, Kepala Sora di OpenAI, versi awal mereka ibarat “mesin slot” karena hasilnya sering acak. “Sekarang, Sora 2 jauh lebih pintar mengikuti instruksi pengguna,” katanya.
Perbedaan paling besar ada di fitur suara. Kalau sebelumnya hanya bisa menambahkan musik atau efek, Sora 2 kini bisa membuat percakapan dalam berbagai bahasa yang sinkron dengan gambar video.
Baca juga: Kenali Sora, Generator AI yang Bisa Bikin Video lewat Perintah Teks
Aplikasi ini bisa diakses di Sora.com, dengan versi Pro tersedia untuk pengguna ChatGPT Pro. OpenAI juga berencana membuka akses API untuk para pengembang, dengan demikian mereka bisa menghubungkan aplikasi, website, atau sistemnya dengan teknologi Sora 2.
Saat ini aplikasi Sora baru tersedia untuk pengguna iPhone di AS dan Kanada. Aksesnya masih terbatas lewat sistem undangan. Setiap orang yang berhasil masuk akan mendapat 4 undangan tambahan untuk dibagikan ke teman. Nah Genhype, yuk cek fitur menarik dari Sora 2.
1. Tampilan Aplikasi Mirip TikTok
Bentuk aplikasi Sora 2 dibuat mirip TikTok. Pengguna bisa melihat video di halaman khusus bernama “For You”, lalu menontonnya dengan cara menggulir ke bawah secara vertikal. OpenAI sengaja mendesainnya agar terasa familiar bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan platform video pendek.2. Video dan Audio yang Sinkron
Pada versi pertama, Sora hanya bisa menghasilkan video dengan musik latar atau efek suara sederhana. Kini, Sora 2 mampu membuat audio yang benar-benar sinkron dengan visual, termasuk percakapan atau dialog yang sesuai gerakan bibir, suara lingkungan, hingga efek khusus yang lebih alami.Menariknya, sistem ini mendukung berbagai bahasa, sehingga video bisa terdengar seperti benar-benar dibuat oleh orang asli. Fitur ini membuat hasil video terasa lebih nyata, seolah-olah direkam dengan kamera biasa.
3. Fitur Cameos
Fitur Cameos memungkinkan pengguna “memasukkan diri mereka” ke dalam video AI. Caranya, kita bisa merekam wajah dan suara melalui aplikasi, lalu data ini bisa dipakai ulang untuk menghasilkan video baru sesuai deskripsi teks. Dengan begitu, pengguna bisa muncul di berbagai video buatan AI tanpa harus merekam ulang.Uniknya, pengguna tetap punya kontrol penuh. Mereka bisa menentukan siapa saja yang boleh memakai kameo tersebut seperti diri sendiri, teman, atau semua orang, serta dapat mencabut izin, menghapus video, atau memblokir akses kapan saja.
OpenAI menegaskan wajah seseorang tidak bisa dipakai tanpa izin lewat kameo. Mereka juga melarang konten ekstrem, pornografi, dan penggunaan tokoh publik tanpa izin. Akan tetapi pengalaman dengan AI sebelumnya menunjukkan aturan seperti ini sering kali bisa ditembus.
4. Kualitas Video Lebih Realistis
OpenAI juga mengklaim kualitas video di Sora 2 lebih realistis dari segi hukum fisika. Gerakan tubuh, benda, air, hingga cahaya ditampilkan lebih akurat. Contohnya, seseorang bisa melakukan salto di atas papan dayung dan sistem akan memodelkan air, keseimbangan, serta daya apung dengan sangat natural.Perbaikan ini membuat hasil video tidak lagi terlihat aneh atau “palsu”, melainkan menyerupai kejadian nyata. Akan tetapi, justru inilah yang menimbulkan kekhawatiran. Video palsu atau deepfake akan makin sulit dibedakan dari yang asli.
5. Pintar Mengikuti Instruksi
Kini Sora 2 lebih pintar mengikuti instruksi detail dari pengguna. Misalnya, jika diminta membuat adegan dengan beberapa tokoh yang muncul berulang di berbagai scene, sistem bisa menjaga konsistensi wajah dan karakter mereka.Model baru juga mendukung multi-shot video, jadi bisa membuat video dengan beberapa potongan adegan yang saling nyambung. Hal ini memberi pengguna kendali lebih besar untuk menghasilkan video sesuai kebutuhan, entah untuk hiburan, iklan, atau konten kreatif lainnya.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.