Menengok Koleksi Mahasiswa dan Alumni ESMOD Jakarta di Fashion Nation XIX
30 September 2025 |
19:00 WIB
Sekolah mode ESMOD Jakarta menampilkan koleksi busana karya para mahasiswa dan alumni dalam sebuah show bertajuk Runway Syndicate di Fashion Nation XIX. Pekan mode tahunan ini sukses digelar pada 19-27 September 2025 di Main Atrium Lantai 1 Mall Senayan City Jakarta.
Setiap koleksi hadir dengan karakter yang berbeda seperti goresan pertama yang penuh keberanian, tegas dan kontras, hingga halus dan elegan. Seluruh karakter tersebut bertemu di atas panggung, seolah menyuarakan satu manifesto yang sama. Ragam gaya yang ditampilkan pun saling melengkapi, menciptakan momen runway yang hidup, dinamis, dan dipenuhi energi kreatif.
"Di ESMOD Jakarta, kami percaya bahwa proses belajar tidak berhenti di ruang kelas. Melalui kolaborasi dengan berbagai industri, termasuk bersama Fashion Nation kali ini, mahasiswa dan alumni kami mendapatkan ruang untuk berkreasi sekaligus menampilkan potensi mereka," ujar Guillaume Oger, Deputy Director of Academic Programs ESMOD Jakarta.
Baca juga: Inspirasi Gaya Modest Fashion dari Koleksi Benang Jarum di Fashion Nation XIX
Runway Syndicate menampilkan beragam karya inovatif, termasuk koleksi upcycling yang dihasilkan 27 mahasiswa bekerja sama dengan Levi’s Indonesia. Mereka memanfaatkan jeans bekas dan mengubah material lama menjadi desain baru yang kreatif dan trendi.
Selain itu, delapan mahasiswa lainnya berkolaborasi dengan Goodrich Indonesia untuk mengubah sisa interior fabric menjadi busana ready-to-wear yang stylish. Tak ketinggalan, karya final project mahasiswa tahun terakhir seperti Winson Sanidjaja, Sabila Yasira, Khaila Salsabila, Katarina Aprillia Heriyanto, dan Jessica Elvira Hartono turut meramaikan panggung.
Presentasi mode di Fashion Nation juga menampilkan koleksi brand alumni, yakni KMK Official by Karel Karuniawan, label couture urban dengan cutting inovatif dan gaya modern elegan, serta Rashawl by Renni Andriani, brand modest wear asal Bandung yang menekankan potongan modern dan estetika sederhana yang kini mulai menembus pasar Jepang.
Kehadiran ESMOD Jakarta di ajang ini membuktikan bahwa kolaborasi lintas industri dapat mendorong perkembangan ekosistem mode Indonesia, sekaligus membuka ruang bagi talenta muda untuk bersuara dan mengekspresikan kreativitasnya. Pagelaran ini menjadi bukti nyata bagaimana pendidikan mode, industri, dan inovasi kreatif dapat berjalan beriringan.
Koleksi upcycling hasil kolaborasi dengan Levi's Indonesia ini mengubah jeans bekas menjadi busana streetwear yang inovatif dan trendi. Fokus utamanya adalah celana denim yang memiliki potongan longgar atau baggy dan terbuat dari penjahitan ulang berbagai potongan denim dengan gradasi warna berbeda.
Desainnya diperkaya dengan detail kantong kargo yang tumpang tindih dan tali panjang menjuntai yang menyerupai harness, menciptakan kesan edgy.
Look lainnya berupa statement piece yang sangat struktural dan futuristik, berkolaborasi dengan Goodrich Indonesia untuk mengubah sisa interior fabric menjadi busana ready-to-wear yang stylish. Desainnya terdiri dari dua komponen utama, yakni jaket crop terstruktur dan celana sheer bervolume.
Jaketnya menampilkan perpaduan warna putih, biru navy, dan abu-abu bermotif geometris, dilengkapi potongan cut-out di dada untuk sentuhan edgy. Bawahannya adalah perpaduan celana pendek gelap dengan celana panjang transparan (sheer) bertekstur lipit atau metalik. Desainnya dipercantik dengan aplikasi bunga 3D di pinggul dan panel kain bermotif yang menjuntai.
Sementara itu, brand salah satu alumni yakni KMK Official by Karel Karuniawan menampilkan perpaduan antara couture urban dan keanggunan modern melalui desain monokrom putih yang dramatis. Desainnya didominasi oleh siluet bervolume dan oversized dengan cutting inovatif dan asimetris.
Bagian atas menyerupai jubah besar yang menciptakan bentuk struktural, sementara bagian lengannya diperhalus dengan lapisan kain tulle atau sheer yang menjuntai, memberikan kesan ringan dan melayang. Bagian bawahnya berupa rok asimetris dengan lipatan dan draperi yang kompleks, terbuat dari kain berkilau untuk menambah sentuhan elegan.
Baca juga: Indonesia Bicara Keberlanjutan di Forum BRICS+ Fashion Summit
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Setiap koleksi hadir dengan karakter yang berbeda seperti goresan pertama yang penuh keberanian, tegas dan kontras, hingga halus dan elegan. Seluruh karakter tersebut bertemu di atas panggung, seolah menyuarakan satu manifesto yang sama. Ragam gaya yang ditampilkan pun saling melengkapi, menciptakan momen runway yang hidup, dinamis, dan dipenuhi energi kreatif.
"Di ESMOD Jakarta, kami percaya bahwa proses belajar tidak berhenti di ruang kelas. Melalui kolaborasi dengan berbagai industri, termasuk bersama Fashion Nation kali ini, mahasiswa dan alumni kami mendapatkan ruang untuk berkreasi sekaligus menampilkan potensi mereka," ujar Guillaume Oger, Deputy Director of Academic Programs ESMOD Jakarta.
Baca juga: Inspirasi Gaya Modest Fashion dari Koleksi Benang Jarum di Fashion Nation XIX
Runway Syndicate menampilkan beragam karya inovatif, termasuk koleksi upcycling yang dihasilkan 27 mahasiswa bekerja sama dengan Levi’s Indonesia. Mereka memanfaatkan jeans bekas dan mengubah material lama menjadi desain baru yang kreatif dan trendi.
Selain itu, delapan mahasiswa lainnya berkolaborasi dengan Goodrich Indonesia untuk mengubah sisa interior fabric menjadi busana ready-to-wear yang stylish. Tak ketinggalan, karya final project mahasiswa tahun terakhir seperti Winson Sanidjaja, Sabila Yasira, Khaila Salsabila, Katarina Aprillia Heriyanto, dan Jessica Elvira Hartono turut meramaikan panggung.
Presentasi mode di Fashion Nation juga menampilkan koleksi brand alumni, yakni KMK Official by Karel Karuniawan, label couture urban dengan cutting inovatif dan gaya modern elegan, serta Rashawl by Renni Andriani, brand modest wear asal Bandung yang menekankan potongan modern dan estetika sederhana yang kini mulai menembus pasar Jepang.
Kehadiran ESMOD Jakarta di ajang ini membuktikan bahwa kolaborasi lintas industri dapat mendorong perkembangan ekosistem mode Indonesia, sekaligus membuka ruang bagi talenta muda untuk bersuara dan mengekspresikan kreativitasnya. Pagelaran ini menjadi bukti nyata bagaimana pendidikan mode, industri, dan inovasi kreatif dapat berjalan beriringan.
Koleksi Busana Runway Syndicate

ESMOD Jakarta X Levi's Indonesia (Sumber Foto: ESMOD Jakarta)
Desainnya diperkaya dengan detail kantong kargo yang tumpang tindih dan tali panjang menjuntai yang menyerupai harness, menciptakan kesan edgy.

ESMOD Jakarta X Goodrich Indonesia (Sumber Foto: ESMOD Jakarta)
Jaketnya menampilkan perpaduan warna putih, biru navy, dan abu-abu bermotif geometris, dilengkapi potongan cut-out di dada untuk sentuhan edgy. Bawahannya adalah perpaduan celana pendek gelap dengan celana panjang transparan (sheer) bertekstur lipit atau metalik. Desainnya dipercantik dengan aplikasi bunga 3D di pinggul dan panel kain bermotif yang menjuntai.

KMK Official by Karel Karuniawan (Sumber Foto: ESMOD Jakarta)
Bagian atas menyerupai jubah besar yang menciptakan bentuk struktural, sementara bagian lengannya diperhalus dengan lapisan kain tulle atau sheer yang menjuntai, memberikan kesan ringan dan melayang. Bagian bawahnya berupa rok asimetris dengan lipatan dan draperi yang kompleks, terbuat dari kain berkilau untuk menambah sentuhan elegan.
Baca juga: Indonesia Bicara Keberlanjutan di Forum BRICS+ Fashion Summit
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.