Andien Rilis Lagu Baru "Ujung-Ujungnya Kamu," Hadirkan Nuansa Sophisti-Pop 90-an
29 September 2025 |
19:30 WIB
Penyanyi Andien kembali merilis karya terbaru berjudul Ujung-Ujungnya Kamu, sebuah lagu yang lahir dari kolaborasi bersama penulis lagu Clara Riva dan kolektif produser musik SEEK. Single ini menghadirkan nuansa segar dengan balutan sophisti-pop ala 90-an dan sentuhan acid jazz, menjadikannya terasa elegan namun tetap fun.
Sophisti-pop adalah sebutan untuk gaya musik pop yang digarap dengan sentuhan elegan, dewasa, dan berkelas (sophisticated). Genre ini sebenarnya lahir di akhir 1980-an hingga awal 1990-an, dipengaruhi oleh jazz, soul, dan pop dengan aransemen yang halus, penggunaan instrumen akustik maupun elektronik yang refined, serta produksi yang rapi.
SEEK sendiri dikenal sebagai grup produser dengan latar belakang para musisi band yang telah menggarap musik untuk nama besar seperti Raisa, Adrian Khalif, hingga Bernadya. Dalam proyek ini, Clara Riva berperan sebagai pencipta lagu, sementara SEEK sebagai produser musik.
Baca Juga: 25 Tahun Berkarya, Andien Umumkan Konser Spesial Suarasmara
Menurut Andien, kolaborasi ini merupakan pengalaman yang sangat berkesan. Sejak awal, dia sendiri memang ingin bekerja sama dengan Clara Riva karena bakatnya dalam menciptakan lirik.
"Aku meminta sebuah lagu easy listening dengan nuansa yang tetap ‘Andien’, dekat dengan perjalanan pribadi namun bisa dirasakan banyak orang,” ungkapnya, melalui keterangan resminya.
Lebih lanjut, dia menambahkan, SEEK juga menjadi pilihan tepat untuk memproduseri lagunya karena mampu memberikan sentuhan muda, groovy, hingga warna instrumen tiup yang terinspirasi dari musik era 90-an.
Hasilnya adalah lagu dengan vibe yang seksi namun santai, berpadu dengan aransemen penuh energi. Perpaduan ini menciptakan warna musik yang segar, sekaligus mempertegas identitas musikal Andien yang terus berevolusi.
Tak hanya pada sisi musik, Ujung-Ujungnya Kamu juga hadir dengan video musik garapan Niamo Studio bersama sutradara Gilbert March. Visualnya menampilkan nuansa ringan, modern, namun tetap cantik.
“Aku suka banget karya Gilbert yang muda, berkonsep, dan selalu menghadirkan visual yang light namun tetap cantik,” papar Andien.
Menariknya, MV ini turut menghadirkan pasangan publik figur Hanggini dan Lutfi, yang dipilih langsung oleh Andien karena dinilai mampu merepresentasikan kisah lagu secara natural.
“Hubungan mereka yang sudah lama, penuh kegemasan, dan disukai banyak orang sangat pas untuk divisualisasikan,” kata Andien.
Lagu ini sendiri sedikit banyak mencerminkan kisah cinta pribadi sang penyanyi dengan suaminya, yang sudah dia kenal sejak 2002 sebelum akhirnya menikah. Lewat musik video tersebut, narasi cinta yang ujung-ujungnya kembali pada orang lama digambarkan hangat, ringan, dan relatable bagi banyak orang.
Adapun Andien, yang memiliki nama lengkap Andini Aisyah Haryadi merupakan seorang penyanyi berbakat Indonesia. Lahir di Jakarta pada 25 Agustus 1985, sejak kecil dia sudah menunjukkan bakatnya dalam bernyanyi.
Pada usia tiga tahun Andien mulai menyanyi, lalu sering mengikuti berbagai festival musik di lingkungannya. Melihat potensi tersebut, ibunya kemudian mendaftarkannya ke Elfa Music Studio (EMS) di bawah bimbingan Elfa Secioria, yang menjadi titik awal perjalanan musiknya.
Karier profesional Andien dimulai pada usia remaja, ketika dia merilis album debut Bisikan Hati pada 2000. Album itu langsung memperkenalkan dirinya sebagai salah satu talenta muda berbakat di industri musik Indonesia.
Setelah itu, Andien terus merilis album-album hit yang kian menegaskan warna musiknya, mulai dari Kinanti (2002), Gemintang (2005), Kirana (2010), #Andien (2013), Let It Be My Way (2014), hingga Metamorfosa (2017). Setiap albumnya menampilkan perjalanan musikal yang berbeda, namun tetap konsisten membawa warna pop dengan akar jazz, soul, dan R&B yang menjadi ciri khasnya.
Baca Juga: Jackson Wang Rilis Single Let Loose, Rekam Video Musik dengan iPhone 17 Pro
Sophisti-pop adalah sebutan untuk gaya musik pop yang digarap dengan sentuhan elegan, dewasa, dan berkelas (sophisticated). Genre ini sebenarnya lahir di akhir 1980-an hingga awal 1990-an, dipengaruhi oleh jazz, soul, dan pop dengan aransemen yang halus, penggunaan instrumen akustik maupun elektronik yang refined, serta produksi yang rapi.
SEEK sendiri dikenal sebagai grup produser dengan latar belakang para musisi band yang telah menggarap musik untuk nama besar seperti Raisa, Adrian Khalif, hingga Bernadya. Dalam proyek ini, Clara Riva berperan sebagai pencipta lagu, sementara SEEK sebagai produser musik.
Baca Juga: 25 Tahun Berkarya, Andien Umumkan Konser Spesial Suarasmara
Menurut Andien, kolaborasi ini merupakan pengalaman yang sangat berkesan. Sejak awal, dia sendiri memang ingin bekerja sama dengan Clara Riva karena bakatnya dalam menciptakan lirik.
"Aku meminta sebuah lagu easy listening dengan nuansa yang tetap ‘Andien’, dekat dengan perjalanan pribadi namun bisa dirasakan banyak orang,” ungkapnya, melalui keterangan resminya.
Lebih lanjut, dia menambahkan, SEEK juga menjadi pilihan tepat untuk memproduseri lagunya karena mampu memberikan sentuhan muda, groovy, hingga warna instrumen tiup yang terinspirasi dari musik era 90-an.
Hasilnya adalah lagu dengan vibe yang seksi namun santai, berpadu dengan aransemen penuh energi. Perpaduan ini menciptakan warna musik yang segar, sekaligus mempertegas identitas musikal Andien yang terus berevolusi.
Tak hanya pada sisi musik, Ujung-Ujungnya Kamu juga hadir dengan video musik garapan Niamo Studio bersama sutradara Gilbert March. Visualnya menampilkan nuansa ringan, modern, namun tetap cantik.
“Aku suka banget karya Gilbert yang muda, berkonsep, dan selalu menghadirkan visual yang light namun tetap cantik,” papar Andien.
Menariknya, MV ini turut menghadirkan pasangan publik figur Hanggini dan Lutfi, yang dipilih langsung oleh Andien karena dinilai mampu merepresentasikan kisah lagu secara natural.
“Hubungan mereka yang sudah lama, penuh kegemasan, dan disukai banyak orang sangat pas untuk divisualisasikan,” kata Andien.
Adapun Andien, yang memiliki nama lengkap Andini Aisyah Haryadi merupakan seorang penyanyi berbakat Indonesia. Lahir di Jakarta pada 25 Agustus 1985, sejak kecil dia sudah menunjukkan bakatnya dalam bernyanyi.
Pada usia tiga tahun Andien mulai menyanyi, lalu sering mengikuti berbagai festival musik di lingkungannya. Melihat potensi tersebut, ibunya kemudian mendaftarkannya ke Elfa Music Studio (EMS) di bawah bimbingan Elfa Secioria, yang menjadi titik awal perjalanan musiknya.
Karier profesional Andien dimulai pada usia remaja, ketika dia merilis album debut Bisikan Hati pada 2000. Album itu langsung memperkenalkan dirinya sebagai salah satu talenta muda berbakat di industri musik Indonesia.
Setelah itu, Andien terus merilis album-album hit yang kian menegaskan warna musiknya, mulai dari Kinanti (2002), Gemintang (2005), Kirana (2010), #Andien (2013), Let It Be My Way (2014), hingga Metamorfosa (2017). Setiap albumnya menampilkan perjalanan musikal yang berbeda, namun tetap konsisten membawa warna pop dengan akar jazz, soul, dan R&B yang menjadi ciri khasnya.
Baca Juga: Jackson Wang Rilis Single Let Loose, Rekam Video Musik dengan iPhone 17 Pro
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.