Suasana pengunjung di IIBF 2025. (Sumber gambar: Hypeabis.id/Luke Andaresta)

IIBF 2025 Diserbu Pembaca, Antusiasme Literasi Tak Surut

27 September 2025   |   15:37 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Minat masyarakat terhadap buku masih besar. Hal itu setidaknya tampak di ajang Indonesia International Book Fair (IIBF) yang digelar pada 24-28 September 2025 di Assembly Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Ribuan orang memadati area pameran untuk menikmati ragam acara menarik seputar buku.
 
Berdasarkan pantauan Hypeabis.id, di hari keempat gelarannya yakni pada Sabtu (27/9/2025), pengunjung IIBF 2025 tampak ramai. Hal ini tidak terlepas dari banyaknya masyarakat yang memilih untuk menghabiskan momen akhir pekan dengan mengunjungi pameran buku.

Baca juga: 7 Penerbit Beri Diskon Spesial di IIBF 2025, Balai Pustaka hingga Kinokuniya
 
Nyaris hampir semua booth baik penerbit maupun toko buku yang berpartisipasi di IIBF 2025 dipadati pengunjung. Salah satu area yang paling ramai yakni Zona Kalap yang dibuat oleh penerbit Mizan, Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) dan penyelenggara IIBF.
 
Area Zona Kalap diburu karena menghadirkan ribuan buku dengan beragam genre yang dibanderol dengan harga terjangkau plus promo-promo menarik, seperti diskon hingga 70 persen, membeli 3 buku hanya Rp50.000 hingga publik bisa mendapat 14 buku hanya dengan harga Rp100.000.
 
Di area ini, pengunjung bisa berburu bacaan menarik seperti buku fiksi, nonfiksi, dan buku anak. Lantaran antusias publik sangat besar, tampak terjadi antrean yang cukup panjang di area kasir, diisi orang-orang yang ingin membayar sembari menenteng buku-buku pilihannya.
 

Suasana pengunjung di IIBF 2025. (Sumber gambar: Hypeabis.id/Luke Andaresta)

Suasana pengunjung di IIBF 2025. (Sumber gambar: Hypeabis.id/Luke Andaresta)


Spot lain yang juga paling menyita perhatian publik yakni Meet Your Next Reads yang dibuat oleh Water Lily Literary, buku-buku internasional terkurasi yang dibuat oleh Gramedia. Di area ini, publik tampak antusias memburu buku-buku terbitan penerbit internasional terkenal seperti Bloomsbury, Penguin Random House, dan Harper Collins Publishers.
 
Adapun, penerbit-penerbit lokal lainnya yang juga berpartisipasi di IIBF 2025 yakni Balai Pustaka, Yayasan Pustaka Obor Indonesia, dan Penerbit Erlangga, hingga penerbit-penerbit independen seperti Komunitas Bambu, Marjin Kiri, dan Penerbit Gorga.
 
Selain dari dalam negeri, ada juga sejumlah penerbit internasional dari berbagai negara seperti Jerman, Hong Kong, China, hingga Turki. Kehadiran penerbit-penerbit ini tentunya bisa menjadi wadah bagi pengunjung untuk bisa memperluas wawasan mereka khususnya di bidang perbukuan.
 
IIBF 2025 juga semakin seru lantaran diramaikan dengan sejumlah agenda menarik seperti diskusi dan peluncuran buku buru. Banyak juga aktivitas menarik untuk anak-anak seperti mendengarkan dongeng, mewarnai, membaca bersama hingga mengikuti workshop yang mengasah kreativitas.
 

Suasana pengunjung di IIBF 2025. (Sumber gambar: Hypeabis.id/Luke Andaresta)

Suasana pengunjung di IIBF 2025. (Sumber gambar: Hypeabis.id/Luke Andaresta)

Di beberapa sudut juga terlihat sejumlah anak muda tidak segan membuat lingkaran untuk menggelar acara membaca sekaligus berdikusi buku bersama, membuat gelaran IIBF 2025 semakin terasa hidup. Tak sekadar pameran buku, IIBF menjelma menjadi ruang menyenangkan bagi para pencinta buku mulai dari anak-anak, orang dewasa hingga lansia.

Fenita (25), salah satu pengunjung IIBF, mengaku dirinya tertarik untuk berkunjung ke IIBF lantaran pamerannya yang berskala internasional. Sebagai pembaca, dia mengaku lebih tertarik dengan buku-buku mancanegara khususnya genre fiksi.
 
Di IIBF 2025, dia membeli beberapa buku dari booth Water Lily Literary. Perempuan asal Depok itu mengaku senang karena bisa mendapatkan beberapa buku incarannya dengan harga lebih murah. "Menarik banget tadi di Kinokuniya dapet diskon 70 persen," katanya saat ditemui Hypeabis.id di JICC Senayan, Sabtu (27/9/2025).
 

Salah satu area anak-anak di IIBF 2025. (Sumber gambar: Hypeabis.id/Luke Andaresta)

Salah satu area anak-anak di IIBF 2025. (Sumber gambar: Hypeabis.id/Luke Andaresta)

Hampir senada, Putri (26), pengunjung IIBF yang lain, mengaku tertarik untuk datang ke IIBF tahun ini karena ingin membeli buku-buku bacaan impor yang dikurasi oleh Water Lily Literary. Meski, dia mengaku ada beberapa buku incarannya yang ternyata tidak ada di IIBF 2025.
 
"Mungkin aku expect-nya lebih banyak porsi buku impornya khususnya fiksi. Mungkin kalau orang yang suka buku filosofi atau mungkin histori atau kaya non-fiksi, kaya religi gitu banyak ya, jadi emang tergantung preferensi orangnya aja," ucapnya.
 
Perempuan asal Bekasi itu juga mengaku bahwa sebenarnya dia tertarik untuk mendatangi beberapa booth yang dibuat dari penerbit luar negeri. Namun, dia merasa bingung lantaran tidak adanya aktivasi dari booth-booth itu dengan komunitas lokal yang berkaitan sehingga bisa lebih menarik bagi pengunjung.

"Jadi booth yang dari Abu Dhabi pake bahasa Arab semua, yang dari Turki juga pakai bahasa Turki. Jadi enggak bisa baca. Mungkin perlu ada mitra gitu yang misalnya emang tertarik dengan budaya Timur Tengah untuk bisa menjangkau pengunjung," imbuhnya.
 
Sementara itu, Farika (25), pengunjung IIBF lainnya menyarankan agar ke depan panitia IIBF bisa membuat semacam katalog yang berisi daftar buku apa saja yang dihadirkan di pameran. Dengan begitu, bisa memudahkan pengunjung untuk bisa menemukan buku yang mereka cari.
 
"Saran mungkin disediakan katalog buku, jadi kalau mau cari judul langsung tinggal searching, oh di stand ini langsung kesana gitu," ucapnya.
 

Suasana pengunjung di IIBF 2025. (Sumber gambar: Hypeabis.id/Luke Andaresta)

Suasana pengunjung di IIBF 2025. (Sumber gambar: Hypeabis.id/Luke Andaresta)

Menjadi edisi ke-45, IIBF 2025 mengusung tema “Exploring Content, Enlightening Mind” dengan menghadirkan ragam program literasi, bisnis, hingga hiburan. Tahun ini, IIBF menghadirkan lebih dari 500.000 buku yang dibawa oleh 125 penerbit dari dalam maupun luar negeri, serta 150 acara literasi dengan melibatkan 160 narasumber.
 
Sebanyak 20 negara turut serta dalam pameran yang menjadi ajang penting pertemuan intelektual, budaya, sekaligus bisnis kreatif ini.
 
Selama lima hari gelarannya, publik bisa menikmati ragam acara menarik di IIBF 2025 mulai dari pameran dan bursa ilustrasi; diskusi, seminar dan temu penulis; program anak dan wisata literasi; cosplay carnival; pertunjukan musik hingga berburu buku beragam genre dengan harga terjangkau.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Kenal Lebih Dekat dengan 3 Maskot Baru Piala Dunia 2026 dari AS, Meksiko, dan Kanada

BERIKUTNYA

Nada Puspita Perkenalkan Livy Bag, Tas Kulit yang Elegan dan Timeless

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga