MediaTek Dimensity 9500 Meluncur, Chip Ponsel Flagship yang Bawa Kemampuan AI & Efisiensi Daya
23 September 2025 |
06:00 WIB
MediaTek kembali meluncurkan platform seluler untuk ponsel pintar kelas flagship 5G, MediaTek Dimensity 9500. System-on-Chip (SoC) ini digadang-gadang membawa standar baru teknologi kecerdasan buatan (AI) pada perangkat, gaming kelas konsol, dan hemat daya.
JC Hsu, Corporate Senior Vice President dan General Manager of Wireless Communication Business Unit di MediaTek, mengatakan, saat ini AI menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Para konsumen pun menginginkan perangkat yang terasa lebih pintar, lebih cepat, dan lebih personal tanpa mengorbankan masa pakai baterai.
Baca juga: Infinix GT 30 Rilis di Indonesia 24 September 2025, Usung AI Gaming Phone Terbaru
“MediaTek Dimensity 9500 memberikan terobosan AI pada perangkat, performa, dan hemat daya tingkat atas, serta serangkaian pengalaman premium terbaik yang dapat diterapkan oleh mitra kami kepada penggunanya di seluruh dunia,” ujarnya, Senin (22/9/2025).
Lebih terperinci JC Hsu menerangkan, MediaTek Dimensity 9500 mengadopsi desain CPU All Big Core generasi ketiga, menggabungkan satu ultra core 4,21GHz, tiga premium core, dan empat performance core, dengan penyimpanan empat saluran UFS 4.1. Desain ini membuat performa single-core mencapai 29 pesen lebih tinggi dan multi-core menjadi 16 persen lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya.
Sementara itu, performa ultra core juga mencapai konsumsi daya hingga 55 persen lebih hemat pada performa puncak, memberikan pengguna masa pakai baterai lebih lama dan produktivitas yang memuaskan. Dengan arsitektur cache dan memori baru pada platform ini, termasuk dukungan pertama di industri untuk 4-saluran UFS4.1, kecepatan baca/tulis pun telah digandakan sehingga mempercepat pemuatan model AI besar hingga 40 persen.
Dimensity scheduler generasi kedua telah disiapkan untuk mengelola kekuatan mentah (raw power) agar tingkat responsivitasnya lebih lancar dan hemat daya yang berkelanjutan meski perangkat dalam kondisi kerja berat.
Mengintegrasikan GPU Arm G1-Ultra, MediaTek Dimensity 9500 juga memberikan performa puncak hingga 33 persen lebih tinggi dan hemat daya yang ditingkatkan sebesar 42 persen, serta memperkenalkan interpolasi frame rate ganda hingga 120FPS. Dengan demikian, para gamer dapat menikmati raytracing di tingkat konsol.
Kolaborasi MediaTek dengan studio terkemuka, ditambah dukungan untuk MegaLights di Unreal Engine 5.6 dan Nanite di Unreal Engine 5.5, memungkinkan rendering secara real-time di level AAA dan efek pencahayaan yang imersif.
MediaTek Dimensity 9500 juga memberikan pengalaman pengguna AI UX yang agentic dengan fitur AI yang proaktif, personal, kolaboratif, dan terus berkembang, serta fitur AI yang aman. Mengintegrasikan MediaTek NPU 990 generasi kesembilan dengan Generative AI Engine 2.0 menggandakan daya komputasi dan memperkenalkan pemrosesan model besar BitNet 1-bit, mengurangi konsumsi daya hingga 25 persen.
NPU yang sangat efisien ini katanya memungkinkan model kecil yang selalu aktif, memangkas konsumsi daya hingga lebih dari 40 persen. Pengguna bisa mendapatkan manfaat dari output LLM 3 miliar parameter 100 persen lebih cepat, pemrosesan teks panjang 128K token, dan pembuatan gambar resolusi ultra-high 4k pertama di industri.
Kemudian, dengan MediaTek Imagiq 1190, MediaTek Dimensity 9500 juga mendukung pra-pemrosesan domain RAW, pengambilan hingga 200MP, dan fokus yang dibantu NPU, sambil memungkinkan video potret sinematik 4K 60FPS. Rangkaian konektivitas platform ini mencakup tampilan adaptif MiraVision, peningkatan panggilan Bluetooth yang digerakkan oleh AI, transfer cepat Wi-Fi, dan kecerdasan multi-network untuk panggilan dan data secara mulus.
Teknologi komunikasi bertenaga AI juga memberikan daya hingga 10 persen lebih rendah dalam skenario 5G dan 20 persen lebih rendah dalam skenario Wi-Fi, sedangkan 5CC carrier aggregationmeningkatkan bandwidth sebesar 15 persen.
Teknologi pemosisian dan pemilihan jaringan AI pun menawarkan akurasi 20 persen lebih tinggi dan hambatan latensi jaringan 50 persen lebih rendah dibandingkan teknologi sejenis milik kompetitor.
Sebagai pemasok SoC ponsel pintar terbesar di dunia, MediaTek katanya terus mendorong transformasi industri melalui inovasi dan kolaborasi.
JC Hsu, Corporate Senior Vice President dan General Manager of Wireless Communication Business Unit di MediaTek, mengatakan, saat ini AI menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Para konsumen pun menginginkan perangkat yang terasa lebih pintar, lebih cepat, dan lebih personal tanpa mengorbankan masa pakai baterai.
Baca juga: Infinix GT 30 Rilis di Indonesia 24 September 2025, Usung AI Gaming Phone Terbaru
“MediaTek Dimensity 9500 memberikan terobosan AI pada perangkat, performa, dan hemat daya tingkat atas, serta serangkaian pengalaman premium terbaik yang dapat diterapkan oleh mitra kami kepada penggunanya di seluruh dunia,” ujarnya, Senin (22/9/2025).
Lebih terperinci JC Hsu menerangkan, MediaTek Dimensity 9500 mengadopsi desain CPU All Big Core generasi ketiga, menggabungkan satu ultra core 4,21GHz, tiga premium core, dan empat performance core, dengan penyimpanan empat saluran UFS 4.1. Desain ini membuat performa single-core mencapai 29 pesen lebih tinggi dan multi-core menjadi 16 persen lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya.
Sementara itu, performa ultra core juga mencapai konsumsi daya hingga 55 persen lebih hemat pada performa puncak, memberikan pengguna masa pakai baterai lebih lama dan produktivitas yang memuaskan. Dengan arsitektur cache dan memori baru pada platform ini, termasuk dukungan pertama di industri untuk 4-saluran UFS4.1, kecepatan baca/tulis pun telah digandakan sehingga mempercepat pemuatan model AI besar hingga 40 persen.
Dimensity scheduler generasi kedua telah disiapkan untuk mengelola kekuatan mentah (raw power) agar tingkat responsivitasnya lebih lancar dan hemat daya yang berkelanjutan meski perangkat dalam kondisi kerja berat.
Mengintegrasikan GPU Arm G1-Ultra, MediaTek Dimensity 9500 juga memberikan performa puncak hingga 33 persen lebih tinggi dan hemat daya yang ditingkatkan sebesar 42 persen, serta memperkenalkan interpolasi frame rate ganda hingga 120FPS. Dengan demikian, para gamer dapat menikmati raytracing di tingkat konsol.
Kolaborasi MediaTek dengan studio terkemuka, ditambah dukungan untuk MegaLights di Unreal Engine 5.6 dan Nanite di Unreal Engine 5.5, memungkinkan rendering secara real-time di level AAA dan efek pencahayaan yang imersif.
MediaTek Dimensity 9500 juga memberikan pengalaman pengguna AI UX yang agentic dengan fitur AI yang proaktif, personal, kolaboratif, dan terus berkembang, serta fitur AI yang aman. Mengintegrasikan MediaTek NPU 990 generasi kesembilan dengan Generative AI Engine 2.0 menggandakan daya komputasi dan memperkenalkan pemrosesan model besar BitNet 1-bit, mengurangi konsumsi daya hingga 25 persen.
NPU yang sangat efisien ini katanya memungkinkan model kecil yang selalu aktif, memangkas konsumsi daya hingga lebih dari 40 persen. Pengguna bisa mendapatkan manfaat dari output LLM 3 miliar parameter 100 persen lebih cepat, pemrosesan teks panjang 128K token, dan pembuatan gambar resolusi ultra-high 4k pertama di industri.
Kemudian, dengan MediaTek Imagiq 1190, MediaTek Dimensity 9500 juga mendukung pra-pemrosesan domain RAW, pengambilan hingga 200MP, dan fokus yang dibantu NPU, sambil memungkinkan video potret sinematik 4K 60FPS. Rangkaian konektivitas platform ini mencakup tampilan adaptif MiraVision, peningkatan panggilan Bluetooth yang digerakkan oleh AI, transfer cepat Wi-Fi, dan kecerdasan multi-network untuk panggilan dan data secara mulus.
Teknologi komunikasi bertenaga AI juga memberikan daya hingga 10 persen lebih rendah dalam skenario 5G dan 20 persen lebih rendah dalam skenario Wi-Fi, sedangkan 5CC carrier aggregationmeningkatkan bandwidth sebesar 15 persen.
Teknologi pemosisian dan pemilihan jaringan AI pun menawarkan akurasi 20 persen lebih tinggi dan hambatan latensi jaringan 50 persen lebih rendah dibandingkan teknologi sejenis milik kompetitor.
Sebagai pemasok SoC ponsel pintar terbesar di dunia, MediaTek katanya terus mendorong transformasi industri melalui inovasi dan kolaborasi.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.