Matematika menjadi pelajaran yang digemari oleh Atharizi (Sumber gambar/ilustrasi: Pexels/ RF._.studio _)

Keren, Siswa SD Asal Surabaya Raih Medali Perak di International Mathematics Contest Singapura

22 September 2025   |   12:56 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Indonesia kembali mencatat prestasi membanggakan di kancah internasional. Siswa kelas 5 Sekolah Dasar (SD) asal Surabaya, Jawa Timur, yakni Atharizi, sukses meraih medali perak dalam ajang International Mathematics Contest (IMC) di Singapura. Raihan ini menambah deretan prestasinya di kancah dunia.

Bagi sebagian anak, matematika adalah pelajaran yang rumit dan menegangkan, sehingga menjadi “momok” yang menakutkan. Akan tetapi, tidak untuk Atharizi. Pelajar kelas 5 SD asal Surabaya, Jawa Timur, itu menganggap angka-angka justru merupakan sesuatu yang mengasyikkan. Dia menyebut setiap soal matematika ibarat permainan logika yang memancing rasa penasaran.

“Soal Matematika itu membuat aku bisa berpikir menggunakan logika dan biarpun sulit pasti ada caranya dan itu menarik jika sudah ketemu cara menyelesaikannya ada perasaan menyenangkan dan bila belum ketemu suka penasaran untuk cari caranya,” katanya dalam siaran pers yang diterima oleh Hypeabis.id, Senin (22/9/2025). 

Baca juga: 6 Program Prioritas Pendidikan dari Kemendikdasmen, Ada Belajar Matematika dan Sains Sejak Dini

Ketertarikan Atharizi terhadap matematika sudah tumbuh sejak kecil, yakni saat duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK). Sang ibu, Breyliana, mengungkapkan bahwa sang anak cepat mengenal angka dan konsep hitungan sederhana lewat metode bermain saat masih kecil.

Saat melihat video permainan atau simulasi matematika, Atharizi kecil lebih tertarik lagi. Dia pun kian semangat untuk belajar. Rasa tertariknya terhadap matematika mengantarkannya ke berbagai kompetisi nasional dan internasional dan mendapatkan berbagai medali. Di World Mathematics and Science Competition (WMSC), dia memperoleh Merit Awards.

Dia memperoleh medali silver dan emas di ajang International Kangaroo Mathematics Contest (IKMC). Sementara itu, dalam Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR), dia menjadi Finalis. Adapun, di International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) mencapai babak semifinal.

Dia juga tercatat pernah mengikuti International Talent Mathematics Contest (ITMC). Terbaru, di ajang International Mathematics Contest (IMC), Singapura, medali perak berhasil dibawa pulang. Peraihan medali ini di luar dugaannya mengingat target yang dipasang sebelum berangkat adalah medali perunggu. 

Untuk mengikuti kompetisi tersebut yang dihadiri oleh 623 peserta dari 9 negara itu, Atharizi melakukan berbagai persiapan, dari latihan soal-soal tahun lalu, diskusi dengan guru, dan juga ikut pelatihan. “Ternyata hasilnya melebihi ekspektasi,” katanya.

Saat ini, di sekolah, matematika merupakan Pelajaran favorit Atharizi. Dia merasa dapat menggunakan logika berpikir secara maksimal ketika mengerjakan soal-soal yang ada dalam mata pelajaran tersebut. 

Baca juga: Studi: Game Bikin Pelajaran Matematika & Statistik Lebih Mudah Dipahami  

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor:

SEBELUMNYA

Review Film A Big Bold Beautiful Journey: Mengingatkan Kita pada Kesempatan Kedua

BERIKUTNYA

Profil Lamine Yamal, Pemain Muda Barcelona, Kandidat Kuat Peraih Ballon d’Or 2025

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga