Calvin Verdonk (Sumber gambar: Instagram/calvinverdonk)

Debut Calvin Verdonk di Ligue 1: Masuk Sebagai Pengganti Saat Lille Tumbang 0-3

21 September 2025   |   16:00 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Like
Calvin Verdonk menjalani debut di Ligue 1 Prancis. Bek berdarah Aceh ini tercatat sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di kasta tertinggi sepak bola Prancis saat dipercaya memperkuat Lille menghadapi RC Lens dalam Derby du Nord di Stade Bollaert-Delelis, Sabtu (20/9/2025), waktu setempat.

Pemain berusia 28 tahun baru bergabung dengan Lille pada awal September lalu. Namun, kurang dari satu bulan bergabung, kesempatan tampil akhirnya datang ketika dia masuk ke lapangan pada menit ke-18 menggantikan Romain Perraud yang harus ditarik keluar karena cedera engkel.

Baca juga: Calvin Verdonk Gabung Klub LOSC Lille, Orang Indonesia Pertama di Ligue 1 Prancis

Sayangnya, debut Verdonk kali ini memang tidak berjalan mulus. Hanya sepuluh menit setelah masuk, gawang Lille kebobolan melalui gol Wesley Said dari situasi tendangan sudut. Pada menit ke-36, dia juga menerima kartu kuning perdananya usai melakukan pelanggaran terhadap Mamadou Sangare.

Tekanan semakin bertambah ketika Lens menambah keunggulan melalui Florian Thauvin pada menit ke-43. Rayan Fofana kemudian melengkapi kemenangan tuan rumah lewat gol di awal babak kedua, membuat Lille harus menelan kekalahan telak 0-3 pada laga penuh gengsi itu.

Meski timnya kalah, penampilan Verdonk tetap dianggap bersejarah. Dia resmi menjadi pemain Indonesia pertama yang merasakan atmosfer Ligue 1 serta pemain asal kawasan ASEAN pertama yang tampil di level elite sepak bola Prancis.

Langkah Verdonk diyakini membuka peluang lebih besar bagi pesepak bola Indonesia maupun ASEAN untuk meniti karier di Eropa Barat. Saat ini Lille sendiri masih bertahan di posisi ketiga klasemen dengan 10 poin, hanya sedikit lebih baik dibanding Lens yang berada tepat di bawahnya.

Dengan absennya Perraud akibat cedera, Verdonk memiliki kans besar menempati posisi reguler di tim utama pada laga-laga berikutnya. Dia bahkan berpotensi dipercaya tampil sejak menit pertama dalam laga perdana fase grup Liga Europa melawan SK Brann pada Kamis (25/9/2025) di Stade Pierre-Mauroy.
 

Calvin Verdonk (Sumber gambar: Instagram/losclive)

Calvin Verdonk (Sumber gambar: Instagram/losclive)


Secara individu, Verdonk menampilkan performa yang patut diapresiasi meski timnya kalah. Menurut catatan Fotmob, dia kerap membantu menjaga lini pertahanan Lille sekaligus aktif dalam membangun serangan dari sisi kiri.

Dalam 72 menit penampilannya, Verdonk memperoleh rating 7,2 yang merupakan nilai tertinggi di antara seluruh pemain Lille di pertandingan tersebut. Dengan formasi 4-2-3-1, dia bermain sebagai bek kiri. Di laga ini, dia sempat melakukan satu tembakan ke gawang dan cukup agresif saat tim menyerang.

Kontribusinya di lini belakang pun signifikan. Dia mencatat dua tekel sukses, satu sapuan bola, serta satu sundulan defensif. Selain itu, dia juga memenangi 50 persen dari total duel dan 80 persen duel udara, menandakan debutnya meski berat tetap bernilai positif bagi perjalanan kariernya di Eropa.


Profil Calvin Verdonk

Calvin Verdonk lahir di Belanda pada 26 April 1997. Bakat sepak bolanya tercium sejak dini hingga akhirnya direkrut oleh Feyenoord Rotterdam ketika baru berusia delapan tahun. Dia pun diminta bergabung dengan akademi muda klub tersebut.

Sebelum bergabung dengan Feyenoord, Verdonk sempat memulai langkah awalnya bersama SC Amstelwijck dan kemudian pindah ke VV Wieldrecht. Dari sana, perkembangan pesepakbola kidal ini makin terlihat hingga akhirnya debut di level profesional pada 2015 saat masih berusia 18 tahun.

Kariernya kemudian berlanjut dengan dipinjamkan ke PEC Zwolle selama musim 2016–2017. Setelah itu, dia juga menjalani masa peminjaman di NEC Nijmegen pada periode 2017–2018, sebelum kembali memperkuat Feyenoord pada musim berikutnya.

Bersama Feyenoord, Verdonk mencicipi atmosfer kompetisi Eropa pada musim 2018–2019 sekaligus meraih gelar Piala Super Belanda. Namun, perjalanan kariernya belum berhenti di sana karena dia kembali dipinjamkan, kali ini ke FC Twente pada musim 2019–2020.

Setelah petualangannya di Belanda, Verdonk sempat mencoba peruntungan di luar negeri dengan bergabung ke FC Famalicão di Portugal pada musim 2020–2021. Namun, hanya semusim di sana, dia kembali ke Eredivisie bersama NEC Nijmegen pada musim berikutnya dan tampil semakin matang.

Di level internasional, Verdonk pernah menjadi bagian dari skuad muda Belanda. Dia tercatat memperkuat tim nasional dari kelompok U-15 hingga U-23, termasuk tampil di ajang European Championships U-17 pada 2014 dan U-19 pada 2016.

Perjalanan karier internasionalnya kemudian mengambil arah baru pada 2024. Verdonk resmi memilih untuk membela tim nasional Indonesia, tanah leluhurnya dari Aceh. Bersama skuad Garuda, dia kini berada di bawah asuhan Patrick Kluivert, sosok legendaris Belanda yang juga sempat memperkuat klub Prancis, LOSC Lille. 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

VISI: Judical Review UU Hak Cipta di MK Tinggal Menunggu Putusan

BERIKUTNYA

57% Masyarakat Punya Masalah Gigi & Mulut, Ini Penyebab & Cara Mencegahnya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga