BTS Film Pangku (Sumber gambar: dok PH Gambar Gerak)

Tiket 3 Sesi Pemutaran Film Pangku di BIFF 2025 Terjual Habis

18 September 2025   |   21:45 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Like
Film Pangku yang menandai debut penyutradaraan aktor Reza Rahadian sukses mencuri perhatian di Busan International Film Festival (BIFF) 2025. Antusiasme penonton begitu tinggi hingga tiga sesi pemutaran film tersebut dikabarkan telah habis terjual. Capaian ini menjadi sinyal positif bagi karya perdana Reza di balik kamera.

Di BIFF, film diproduksi Gambar Gerak ini juga akan berkompetisi di segmen Vision, program bergengsi yang kerap menjadi barometer film independen inovatif dari Asia dan Korea. 

Baca juga: Cerita Mengharukan & Promosi Kreatif, Resep Sukses Film Panggil Aku Ayah Gaet Penonton

“Kami merasa bangga karena film Pangku mendapat sambutan yang meriah dan hangat di Busan. Hal ini bisa dilihat dari sudah terjual habis tiket Pangku di tiga sesi penayangan, dari total empat sesi penayangan yang tersedia selama festival," ujar produser Arya Ibrahim.
 

BTS Film Pangku (Sumber gambar: dok PH Gambar Gerak)

BTS Film Pangku (Sumber gambar: dok PH Gambar Gerak)


Pemutaran perdana (world premiere) film Pangku dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 20 September 2025 di Lotte Cinema Centum City 5, Busan. Setelah itu, film garapan Reza tersebut akan kembali diputar dalam beberapa sesi lanjutan pada 21 hingga 25 September 2025.

Arya berharap kehadiran Pangku di BIFF menjadi langkah awal yang manis bagi perjalanan film debut Reza tersebut. Di luar itu, dia juga menekankan bahwa pencapaian ini juga diharapkan mampu membawa kebanggaan tersendiri bagi dunia perfilman Indonesia.

Sementara itu, Reza Rahadian mengungkapkan rasa gembiranya bisa kembali hadir di Busan International Film Festival. Baginya, kesempatan merayakan sinema Asia bersama para sineas dari berbagai negara selalu menjadi pengalaman yang unik dan berharga.

Namun, lebih dari itu, penyelenggaraan BIFF ke-30 tahun ini memang terasa lebih istimewa untuknya. Pasalnya, kali ini dirinya datang ke BIFF sebagai sutradara, bukan sebagai pemain. Film yang disutradarainya pun berhasil menembus program kompetisi Vision

Reza berharap filmnya dapat diapresiasi oleh penonton Korea maupun audiens global lain yang menyaksikan filmnya di festival nanti. Sebab, filmnya mengangkat nilai-nilai universal tentang ibu yang berjuang untuk anaknya. Namun, kali ini dia ingin membawa perspektif bagaimana orang Indonesia terhadap nilai-nilai tersebut.

"Nilai universal yang dibawa film Pangku bagi saya akan beresonansi dengan penonton global, tentang perjuangan seorang ibu untuk anaknya,” katanya.

Reza mengatakan di Busan dia tak hanya datang bersama produsernya, Arya Ibrahim. Sejumlah pemain film Pangku, dari Claresta Taufan, Fedi Nuril, dan Devano Danendra pun turut hadir merayakan hasil kerja kreatif mereka selama syuting.

Film Pangku mengisahkan perjalanan Sartika, tokoh yang diperankan Claresta Taufan. Sartika adalah seorang perempuan muda yang tengah mengandung dan harus berjuang keras untuk bertahan hidup. Dia diceritakan meninggalkan kampung halamannya demi dapat memberikan masa depan lebih baik bagi anaknya.

Dalam perjalanannya, Sartika berjumpa dengan Maya, pemilik kedai kopi di kawasan Pantura yang diperankan Christine Hakim. Maya menolong Sartika saat melahirkan, lalu mengajaknya bekerja menyuguhkan kopi dengan cara yang tidak biasa, yakni sambil dipangku.

Cerita berlanjut ketika Sartika bertemu Hadi, seorang sopir truk distributor ikan yang diperankan Fedi Nuril. Pertemuan itu menumbuhkan benih cinta, tetapi juga menyisakan pertanyaan, apakah Sartika akhirnya bisa meraih kebahagiaan yang dia dambakan dengan laki-laki itu?
 

Film Pangku telah melalui proses pengembangan panjang sekaligus meraih sejumlah penghargaan bergengsi. Pada 2024, proyek ini memenangkan White Light Post-Production Award di JAFF Future Project (JFP), kemudian terpilih untuk dipresentasikan dalam Hong Kong – Asia Film Financing Forum ke-23 (HAF23). 

Perjalanan tersebut berlanjut saat Pangku masuk sebagai salah satu dari lima proyek film pemenang HAF Goes to Cannes Program, yang membawanya tampil di Marché du Film atau Cannes Film Market dalam rangkaian Cannes Film Festival 2025. Tidak berhenti di situ, Pangku juga berhasil masuk seleksi Far East in Progress, Focus Asia 2025 di Far East Film Festival. 

Selain itu, film ini mendapat dukungan pendanaan dari Red Sea Fund for Post-Production yang diselenggarakan oleh Red Sea Film Foundation, yang semakin memperkuat langkahnya menuju panggung internasional.

SEBELUMNYA

Lee Jae-wook dan Shin Ye-eun Bakal Beradu Akting di Drakor Baru The Persevering Doctor

BERIKUTNYA

5 Nasihat Elon Musk untuk Anak Muda agar Lebih Sukses

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga