Still photo Gen V Season 2. (Sumber gambar: Prime Video)

5 Alasan Serial Gen V Season 2 Menarik Ditonton

18 September 2025   |   17:30 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Serial superhero satire Amerika Gen V kembali dengan musim kedua membawa kisah yang lebih kelam, emosional, dan penuh aksi kejutan. Menjadi seri ketiga dalam waralaba The Boys, alur cerita Gen V Season 2 masih diadaptasi dari buku komik We Gotta Go Now (2008) karya Garth Ennis dan Darick Robertson.
 
Kisah sekuel serial Gen V bermula ketika Sekolah Pemberantasan Kejahatan Universitas Godolkin kembali dimulai, namun suasana di sekolah tersebut semakin mencekam di bawah kepemimpinan dekan baru yang misterius. 
Konflik terjadi antara manusia dan para pahlawan super muda (supes), baik di dalam maupun di luar kampus yang mengubah para supes menjadi tentara. Di ambang perang antara manusia dan para supes, tersimpan program rahasia yang bermula sejak didirikannya Universitas Godolkin. 
 

Poster Gen V Season 2. (Sumber gambar: Prime Video)

Poster Gen V Season 2. (Sumber gambar: Prime Video)

Gen V Season 2 kembali dibintangi oleh Jaz Sinclair, Lizze Broadway, Maddie Phillips, London Thor, Derek Luh, dan Asa Germann, serta Hamish Linklater yang bergabung dalam ansambel pemain. Dengan latar cerita yang lebih kompleks, ini lah 5 alasan mengapa Gen V Season 2 menarik untuk ditonton. 


1. Marie Moreau kembali dengan kisah lebih intens

Di musim kedua, Marie Moreau (diperankan oleh Jaz Sinclair) menghadapi tantangan yang lebih berat dari sekadar bertahan hidup. Aktris Jaz Sinclair mengatakan atmosfer yang lebih kelam di Universitas Godolkin dalam sekuel Gen V memberi warna berbeda bagi karakternya. 
 
“Memerankan Marie dan kembali ke Godolkin terasa menyenangkan dan berbeda karena suasana di dunia The Boys juga ikut berubah. Saat situasi dengan Homelander di The Boys semakin memanas, dampaknya langsung memengaruhi suasana di kampus. Semuanya terasa lebih mencekam dan suram, namun juga memberi saya banyak ruang untuk bereksplorasi,” ungkapnya dalam siaran pers yang Hypeabis.id terima.
 

Still photo Gen V Season 2. (Sumber gambar: Prime Video)

Still photo Gen V Season 2. (Sumber gambar: Prime Video)


2. Munculnya Dekan misterius "Cipher"

Musim ini memperkenalkan Dean Cipher (Hamish Linklater), sosok dekan baru yang membawa ketidakpastian besar di kampus. Dengan hadirnya dekan baru, muncul pula filosofi baru tentang apa yang terbaik bagi generasi pahlawan berikutnya. 
 
“Kita tidak tahu apa kekuatannya, apa latar belakangnya, meski sejak awal sudah terasa jelas kalau latar belakang itu penuh niat jahat. Kita selalu berharap sang dekan di sebuah universitas superhero akan berpihak pada para mahasiswanya," ungkap Hamish Linklater.
 
Sementara itu, menurut Sean Patrick Thomas yang kembali berperan sebagai Polarity, sang dekan memiliki semacam mandat di musim kedua Gen V bahwa para mahasiswa tidak boleh merasa seperti orang biasa. Mereka harus menerima bahwa mereka lebih unggul. "Dan dari sana, dia memelintir gagasan itu menjadi motif yang jauh lebih gelap," kata Patrick.
 

Still photo Gen V Season 2. (Sumber gambar: Prime Video)
 

3. Aksi & stunt yang makin ciamik

Aksi di Gen V musim kedua lebih dari sekadar tontonan penuh efek, tapi juga emosional dan mendorong para pemeran ke level baru. Menurut John Koyama selaku Stunt Choreographer tujuan di musim kedua ini adalah menaikkan standar serial dengan mendorong aksi dan penceritaan dalam adegan stunt ke level berikutnya.
 
Hal itu pun diamini Jaz Sinclair yang menyebut bahwa adegan-adegan aksi dalam musim ini luar biasa yang membuat serialnya berkembang ke level berikutnya. “Bisa bekerja dengan John Koyama adalah sebuah kehormatan besar, dan mendorong kami untuk berani melampaui batas, dan membuat seri ini terasa jauh lebih kuat dan berkelas," ujarnya.
 

4. Musik yang menghidupkan karakter

Musik di serial Gen V tidak sekadar latar, tetapi menjadi cermin perjalanan karakter. Vokal perempuan membawa kekuatan dan keindahan pada adegan-adegan Marie, sementara tema karakter Cipher diperkaya sentuhan klasik yang terinspirasi dari preferensi musiknya sendiri.
 
Christopher Lennertz selaku komposer dari Gen V mengatakan di musim kedua ini pihaknya ditantang untuk mengembangkan sonic palette yang sudah dibangun di musim pertama, sekaligus tetap berpadu dengan semesta diabolical The Boys, tempat cerita ini berada.
 
"Alur cerita di musim terbaru memberi kami ruang untuk memperluas tema yang sudah ada bagi karakter-karakter sebelumnya, sekaligus meningkatkan intensitas lewat hadirnya tokoh baru seperti Dean Cipher dan pendiri Godolkin University sendiri, Thomas Godolkin,” jelasnya.

 
 

5. Ungkap rahasia kelam Universitas Godolkin

Di balik reputasinya yang gemerlap, Universitas Godolkin menyimpan sejarah kelam dan sebuah program rahasia yang sudah ada sejak awal berdirinya sekolah tersebut. Hal ini pun bisa berdampak luas bagi semua orang, dan entah bagaimana, Marie menjadi bagian dari semua itu. 
 
“Saya senang bahwa di musim ini kami dapat mengeksplorasi hal baru, termasuk pilihan-pilihan salah yang diambil sepanjang perjalanan. Saya juga selalu menyukai momen-momen lucu di seri ini dan bagaimana hal tersebut memberi ritme yang khas pada keseluruhan cerita," kata Jaz Sinclair.
 
Adapun, kisah para supes muda Godolkin menghadapi kekuatan, pilihan, dan kegelapan yang semakin dalam di Gen V Season 2 sudah tayang di Prime Video.
 

SEBELUMNYA

Torch Masuk Daftar Forbes Asia 100 to Watch 2025, Makin Banyak Dilirik Investor

BERIKUTNYA

Riset ASTRO Ungkap Belanja Cepat Jadi Kebiasaan Warga Kota

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga