Pedagang mitra UMKM Bank Raya melayani pembeli yang membayar menggunakan fasilitas pindai QRIS. (Sumber foto: JIBI/Hypeabis.id/Himawan L Nugraha)

Catat! Ini Daftar Negara yang Bisa Belanja Pakai QRIS

13 September 2025   |   10:26 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS kini sudah bisa digunakan tak hanya di Indonesia, tetapi di sejumlah negara lainnya. Dengan begitu, masyarakat yang melancong ke luar negeri cukup bawa dompet digital atau mobile banking Indonesia, lalu scan atau tap untuk berbagai kebutuhan transaksi.
 
Dilansir dari situs resmi QRIS, secara garis besar, penggunaan QRIS lintas negara bekerja dengan dua model. Pertama, Merchant Presented Mode (MPM). Merchant di luar negeri menampilkan QR standar lokal, misalnya PromptPay Thailand, DuitNow Malaysia, SGQR Singapura, JPQR Jepang. 
 
Lalu, fitur QRIS Indonesia menyadari kode tersebut kompatibel dan mengeksekusi pembayaran dalam rupiah yang otomatis dikonversi ke mata uang setempat. Konektivitas ini dibangun lewat perjanjian antara otoritas dan switching lintas negara.
 
Kedua, Consumer Presented Mode (CPM)/NFC (QRIS Tap). Pengguna menampilkan token pembayaran (kode/kredensial) dari fitur QRIS Indonesia untuk "ditangkap" reader merchant lokal di luar negeri. Adapun, kedua model tersebut berjalan dengan standarisasi keamanan, konversi rate yang transparan serta jaminan perlindungan konsumen. 

Baca juga: QRIS Bisa Digunakan di Jepang & China Mulai 17 Agustus 2025 
 
Dengan adanya QRIS antarnegara, para wisatawan dari Indonesia yang melancong ke luar negeri cukup scan QR lokal di toko-toko lokal menggunakan aplikasi bank/dompet digital Indonesia, tanpa perlu menukar uang tunai atau memasang aplikasi negara setempat. Sehingga, transaksi di luar negeri jadi lebih mudah dan cepat. 
 
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan penggunaan QRIS lintas negara menjadi langkah penting dalam sejarah sistem pembayaran nasional. Menurutnya, sejak diluncurkan enam tahun lalu pada 2019, QRIS telah menjadi game changer bagi ekosistem pembayaran digital dan memperkuat ekosistem ekonomi Indonesia, yang kini telah mencapai 57 juta pengguna. 
 
Pengembangan inovasi fitur QRIS secara berkelanjutan, papar Perry, terus dilakukan untuk memperluas akseptasi serta mendukung inklusi ekonomi dan keuangan digital. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah QRIS Antarnegara. 
 
"Inisiasi ini menjadi bukti komitmen Bank Indonesia dan industri sistem pembayaran Indonesia untuk terus memperluas jaringan pembayaran digital di kancah internasional," katanya dikutip dari situs resmi Bank Indonesia


Daftar Negara yang Bisa Belanja Pakai QRIS

Berdasarkan informasi yang dihimpun Hypeabis.id dari laman resmi Bank Indonesia, penggunaan QRIS lintas negara sampai saat ini sudah bisa digunakan di 4 negara Asia, yakni sebagai berikut. 
  • Malaysia
  • Singapura
  • Thailand
  • Jepang
Di Jepang, masyarakat Indonesia dapat menggunakan QRIS di 35 merchant di Negeri Sakura dengan mengiklankan JPQR Global menggunakan aplikasi pembayaran domestik.

Perry mengatakan perluasan QRIS ini merupakan sinergi Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), yang diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan efisiensi transaksi bagi masyarakat, serta meningkatkan hubungan ekonomi Indonesia dan Jepang.
 
"Kedepannya, jangkauan merchant di Jepang akan terus dibangun sehingga masyarakat Indonesia semakin mudah bertransaksi di Jepang menggunakan QRIS. Selanjutnya, implementasi juga akan diterapkan pada merchant di Indonesia sehingga masyarakat Jepang dapat bertransaksi di Indonesia dengan mengikuti QRIS menggunakan aplikasi pembayaran dari negaranya," jelas Perry.
 
Sementara itu, menurut data Bank Indonesia hingga Juni 2025, implementasi QRIS antarnegara telah menunjukkan hasil yang memuaskan. Kerjasama QRIS Antarnegara dengan Thailand tercatat mencapai 994.890 transaksi dengan nominal sebesar Rp437,54 miliar sejak diluncurkan Agustus 2022. 
 
Sementara volume transaksi QRIS Antarnegara Indonesia-Malaysia mencapai 4,31 juta transaksi dengan nominal sebesar Rp1,15 triliun sejak diluncurkan Mei 2023. Adapun, QRIS Antarnegara dengan Singapura yang diluncurkan pada 17 November 2023 pun telah mencatatkan 238.216 transaksi dengan nominal sebesar Rp77,06 miliar. 
 

Kerja Sama China, India, Korea Selatan & Arab Saudi 

Bank Indonesia juga diketahui tengah menjajaki kerja sama QRIS lintas negara dengan beberapa negara lain seperti China, India, Korea Selatan, dan Arab Saudi. Perry menjelaskan Bank Indonesia dan People's Bank of China (PBoC) mulai melakukan uji coba interkoneksi QRIS Indonesia dan China.
 
Perluasan QRIS ke China diharapkan dapat diwujudkan setelah seluruh proses uji coba dan kesiapannya dapat berjalan dengan baik. Adapun, uji coba akan melibatkan ASPI, UnionPay International (UPI), dan perwakilan penyelenggara jasa sistem pembayaran.
 
Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta menambahkan untuk rencana penggunaan QRIS di India, prosesnya masih berada pada tahap pembahasan teknis antara ASPI dan NPCI International India.
 
Sementara itu, untuk Korea Selatan, masih dilakukan kajian dan finalisasi kerja sama di level industri antara ASPI dengan otoritas keuangan di Negeri Gingseng. "Kalau dari sisi antarotoritas di bank sentral, ini sudah kita lakukan. Saat ini, sampai ke level industri, antara ASPI dengan Korean Financial Telecommunication and Clearings Institute," paparnya, beberapa waktu lalu dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur BI di kanal YouTube Bank Indonesia Channel.
 
Sedangkan untuk di Arab Saudi, BI telah melakukan diskusi dengan Otoritas Moneter Arab Saudi. Filianingsih menyebut Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umroh juga tengah mendorong program digitalisasi pembayaran bagi jemaah haji dan umroh, terutama dari negara dengan jumlah jemaah besar seperti Indonesia.
 
"Mudah-mudahan nanti dengan kita akan lanjut diskusi secara intensif dengan Kementerian Haji dan Umroh dari Saudi Arabia,” tambahnya. 

Baca juga: Digdaya QRIS di Tanah Air, Pakar Ungkap Keunggulan & Kelemahannya 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News
Editor:

SEBELUMNYA

Mau Melancong ke Semarang? Hotel Ini Bisa Jadi Pilihan Akomodasi

BERIKUTNYA

Diskon 50% Tambah Daya Listrik PLN September 2025, Cek Harga & Cara Dapat Promonya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga