Ilustrasi wanita dengan rambut rontok. (Sumber gambar: Freepik)

Risiko Rambut Rontok Meningkat Akibat Minuman Manis, Begini Cara Mencegahnya

09 September 2025   |   20:22 WIB
Image
Aisyah Putri Maulidina Mahasiswa Universitas Padjadjaran

Menjaga kesehatan rambut tidak sekadar potong atau membersihkannya dengan sampo. Menurut penelitian, kesehatan rambut dimulai dengan pola makan yang bergizi. Dilansir dari Healthline, sebuah studi menunjukkan pertumbuhan, kekuatan, hingga kerontokan rambut seseorang dapat dipengaruhi oleh jenis makanan yang dikonsumsi. 

Sementara itu, minuman manis telah dikaitkan dengan risiko rambut rontok yang lebih tinggi menurut sejumlah penelitian. Akan tetapi, hal tersebut nyatanya tetap dapat dicegah dengan nutrisi tertentu, mulai dari vitamin, mineral, dan beberapa kiat yang dapat mendukung kesehatan rambut. 

Beberapa penelitian telah meninjau efek diet dan nutrisi terhadap kerontokan rambut. Mereka menelusuri tiga basis data ilmiah besar PubMed, Web of Science, dan Scopus. Peneliti pun menemukan cara mencegah risiko rambut rontok akibat minuman manis, sebagai berikut. 

Baca juga: Kenali Ciri-ciri Rambut Rontok yang Normal atau Berisiko Kebotakan 
 

1. Penggunaan vitamin D dan zat besi

Di antara jenis nutrisi yang diteliti, Vitamin D muncul sebagai nutrisi yang dapat mencegah kerontokan rambut. Peneliti menemukan bahwa vitamin D punya status yang lebih tinggi untuk melindungi gangguan kerontokan rambut. 

Zat besi merupakan nutrisi lain yang memiliki dampak positif terhadap kesehatan rambut. Penelitian menunjukkan bahwa suplementasi zat besi (tablet 100 mg) meningkatkan pertumbuhan rambut pada wanita, zat besi menjadi pendukung dalam metabolisme folikel rambut dan proliferasi sel. 
 

2. Perhatikan konsumsi makanan dan suplemen  

Sebuah studi studi telah mengkaji bahwa konsumsi produk kedelai dan sayuran dapat mengurangi kerontokan rambut, hal ini disebabkan oleh kandungan fitokimia antioksidan dan anti-inflamasi seperti isoflavon dan karotenoid. 

Beberapa jenis suplementasi oral dengan membran kulit telur terhidrolisis dan ekstrak daun kesemek, juga dapat berkaitan dengan peningkatan kepadatan dan ketebalan rambut. 

Selain itu, kajian terhadap efek konsumsi minuman manis dalam jumlah banyak ditemukan berkaitan dengan meningkatnya kerontokan rambut. Temuan ini menunjukkan pilihan makanan tertentu dapat memperburuk atau meringankan masalah kesehatan rambut. 
 

3. Diet untuk rambut sehat 

Seorang dokter kulit bersertifikat, Marie Jhin, mengatakan bahwa folikel rambut aktif secara metabolik sehingga bergantung dengan pasokan nutrisi yang stabil. Dikutip dari Healthline, dia menyarankan konsumsi makanan kaya protein dan rendah lemak, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijian utuh untuk menjaga kualitas rambut. 

Marie juga menekankan bahwa zat besi, vitamin D, dan lemak omega-3 dapat ditemukan dengan mengonsumsi ikan, rami, dan kenari. Selain itu, jika ingin mengonsumsi suplemen tertentu untuk menjaga kesehatan rambut, Marie menyarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. 
 

4. Menjaga kesehatan tubuh dengan menyeluruh

Jika mengonsumsi berbagai nutrisi saja tidak cukup, seorang dokter kulit dari The Ohio State University, Susan Massick, menyarankan untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Hal ini dapat dilakukan dengan menghindari stres, konsumsi makanan yang sehat dan seimbang, istirahat yang cukup, hingga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. 

Baca juga: Rambut Genhype Mudah Patah dan Kusam? Bisa Jadi Kurang Vitamin 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor:

SEBELUMNYA

Lagu dan Music Video "Rich Man" dari Aespa Meluncur, Disambut Positif Para Penggemar

BERIKUTNYA

CIJAGO, Catatan Sejarah Pembangunan Jalan Tol dari Pinggiran Jakarta

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga