Lady Gaga Mencuri Perhatian di VMA 2025 dengan Gaun Marc Jacobs
09 September 2025 |
08:30 WIB
Lady Gaga kembali menjadikan panggung MTV Video Music Awards (VMA) sebagai ajang fashion moment bersejarah. Penampilannya pada Minggu (7/9/2025) di UBS Arena, Elmont, New York, memang singkat, tapi cukup untuk meninggalkan kesan mendalam.
Sang superstar berusia 39 tahun hadir untuk menerima penghargaan bergengsi Artist of the Year sebelum buru-buru kembali ke Madison Square Garden, tempat ia menggelar konser Mayhem Ball di malam yang sama.
Menurut People, Gaga mengenakan look no. 18 dari koleksi Fall/Winter 2025 rancangan Marc Jacobs: sebuah gaun hitam dramatis dengan siluet mermaid, lengan bervolume, dan bordiran renda floral yang rumit. Penampilannya dipertegas dengan tatanan rambut berhias headpiece bunga merah, baby bangs, alis diputihkan, dan bibir merah bold—sebuah perpaduan teatrikal sekaligus elegan.
Momen ini menjadi kejutan manis bagi penggemar. Meski ia sudah merekam performa panggungnya sehari sebelumnya di MSG (6/9), Gaga tetap menyempatkan diri hadir langsung ke ajang penghargaan. “Aku akan naik panggung jam 9:30,” tulisnya di Instagram Story, memberi isyarat pada penonton konser bahwa jadwalnya akan sedikit mundur demi tampil di VMA.
Sorak sorai membahana saat ia menerima piala Moon Person untuk Artist of the Year. Dalam pidatonya yang penuh semangat, Gaga menekankan arti disiplin dan tanggung jawab sebagai seorang seniman.
“Menjadi seorang artis adalah disiplin, sebuah kerajinan untuk menyentuh hati orang lain dan mengingatkan mereka untuk bermimpi. Ini tanggung jawab untuk membuat audiens tersenyum, menari, menangis, dan melepaskan emosi mereka,” ucapnya.
“Saya dedikasikan penghargaan ini untuk penonton. Kalian layak mendapatkan panggung untuk bersinar. Terima kasih, little monsters, karena selalu mendukung saya dan sisi monster dalam diri saya.”
Tak lama setelah itu, ia menutup pidatonya dengan ucapan singkat: “Aku harap bisa tetap menonton semua penampilan luar biasa malam ini, tapi aku harus kembali ke Madison Square Garden.”
Gaga menjadi artis dengan nominasi terbanyak di VMA 2025, total 12 kategori. Lewat lagu kolaborasinya bersama Bruno Mars, Die With a Smile, ia masuk nominasi Video of the Year, Song of the Year, Best Pop, dan Best Collaboration.
Sementara itu, visual untuk single Abracadabra meraih enam nominasi sekaligus: Best Direction (Gaga, Bethany Vargas, dan Parris Goebel), Best Art Direction (Wesley Goodrich), Best Cinematography (Xiaolong Liu), Best Editing (Sofia Kerpan), Best Choreography (Goebel), dan Best Visual Effects (Yeap Crew, Yura Karikh, dan Igor Eyth).
Tak berhenti di situ, Gaga juga masuk nominasi Artist of the Year serta Best Album untuk Mayhem.
Meski hanya sebentar, kehadiran Gaga di VMA 2025 sukses menjadi sorotan global. Tagar #LadyGagaVMA2025 sempat trending, dipenuhi komentar yang memuji konsistensinya menyulap setiap momen menjadi spektakel fashion. Gaun Marc Jacobs yang ia kenakan pun segera disebut sebagai salah satu highlight visual ajang tahun ini.
Gaga saat ini tengah menjalani tur untuk mempromosikan album terbarunya, Mayhem, yang dirilis pada Maret lalu dengan rangkaian konser di New York, Los Angeles, Las Vegas, Chicago, serta sejumlah kota besar di Eropa.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Sang superstar berusia 39 tahun hadir untuk menerima penghargaan bergengsi Artist of the Year sebelum buru-buru kembali ke Madison Square Garden, tempat ia menggelar konser Mayhem Ball di malam yang sama.
Menurut People, Gaga mengenakan look no. 18 dari koleksi Fall/Winter 2025 rancangan Marc Jacobs: sebuah gaun hitam dramatis dengan siluet mermaid, lengan bervolume, dan bordiran renda floral yang rumit. Penampilannya dipertegas dengan tatanan rambut berhias headpiece bunga merah, baby bangs, alis diputihkan, dan bibir merah bold—sebuah perpaduan teatrikal sekaligus elegan.
Momen ini menjadi kejutan manis bagi penggemar. Meski ia sudah merekam performa panggungnya sehari sebelumnya di MSG (6/9), Gaga tetap menyempatkan diri hadir langsung ke ajang penghargaan. “Aku akan naik panggung jam 9:30,” tulisnya di Instagram Story, memberi isyarat pada penonton konser bahwa jadwalnya akan sedikit mundur demi tampil di VMA.
Sorak sorai membahana saat ia menerima piala Moon Person untuk Artist of the Year. Dalam pidatonya yang penuh semangat, Gaga menekankan arti disiplin dan tanggung jawab sebagai seorang seniman.
“Menjadi seorang artis adalah disiplin, sebuah kerajinan untuk menyentuh hati orang lain dan mengingatkan mereka untuk bermimpi. Ini tanggung jawab untuk membuat audiens tersenyum, menari, menangis, dan melepaskan emosi mereka,” ucapnya.
“Saya dedikasikan penghargaan ini untuk penonton. Kalian layak mendapatkan panggung untuk bersinar. Terima kasih, little monsters, karena selalu mendukung saya dan sisi monster dalam diri saya.”
Tak lama setelah itu, ia menutup pidatonya dengan ucapan singkat: “Aku harap bisa tetap menonton semua penampilan luar biasa malam ini, tapi aku harus kembali ke Madison Square Garden.”
Gaga menjadi artis dengan nominasi terbanyak di VMA 2025, total 12 kategori. Lewat lagu kolaborasinya bersama Bruno Mars, Die With a Smile, ia masuk nominasi Video of the Year, Song of the Year, Best Pop, dan Best Collaboration.
Sementara itu, visual untuk single Abracadabra meraih enam nominasi sekaligus: Best Direction (Gaga, Bethany Vargas, dan Parris Goebel), Best Art Direction (Wesley Goodrich), Best Cinematography (Xiaolong Liu), Best Editing (Sofia Kerpan), Best Choreography (Goebel), dan Best Visual Effects (Yeap Crew, Yura Karikh, dan Igor Eyth).
Tak berhenti di situ, Gaga juga masuk nominasi Artist of the Year serta Best Album untuk Mayhem.
Meski hanya sebentar, kehadiran Gaga di VMA 2025 sukses menjadi sorotan global. Tagar #LadyGagaVMA2025 sempat trending, dipenuhi komentar yang memuji konsistensinya menyulap setiap momen menjadi spektakel fashion. Gaun Marc Jacobs yang ia kenakan pun segera disebut sebagai salah satu highlight visual ajang tahun ini.
Gaga saat ini tengah menjalani tur untuk mempromosikan album terbarunya, Mayhem, yang dirilis pada Maret lalu dengan rangkaian konser di New York, Los Angeles, Las Vegas, Chicago, serta sejumlah kota besar di Eropa.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.